BERITA TERKAIT

Recurring Income 71%, Paradise Indonesia Tebar Dividen Rp50,32 Miliar

Pendapatan berulang menjadi penopang kinerja Paradise Indonesia hingga semester I 2026. Selain mencatat laba Rp141,98 miliar, EBITDA perseroan tumbuh 11% menjadi Rp265,12 miliar.

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia membagikan dividen interim sebesar Rp50,32 miliar untuk tahun buku 2026. Pembagian dividen tersebut berlangsung ketika kontribusi recurring income perseroan telah mencapai 71% dari pendapatan.

Kinerja hingga semester I 2026 juga menunjukkan fundamental yang tetap positif. Paradise Indonesia membukukan laba sebesar Rp141,98 miliar, sementara EBITDA mencapai Rp265,12 miliar, tumbuh 11% secara tahunan.

Baca Juga: Ekspansi Paradise Indonesia ke Luar Jakarta Perkuat Recurring Income

Recurring income yang dominan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam menjaga kestabilan bisnis di tengah dinamika industri properti.

Recurring Income Paradise Indonesia Capai 71%

Porsi recurring income Paradise Indonesia mencapai 71% hingga semester I 2026. Perusahaan menyebut angka tersebut sebagai salah satu level tertinggi di industri properti Indonesia.

Pendapatan berulang tersebut ditopang portofolio bisnis yang terdiversifikasi, termasuk hotel, pusat perbelanjaan, dan serviced apartment. Model bisnis ini membuat perusahaan memiliki sumber pendapatan dari pengoperasian dan pengelolaan aset, selain aktivitas pengembangan properti.

Paradise Indonesia menargetkan kontribusi recurring income tetap berada di kisaran 70% ke depan.

Baca Juga: Orchard Road Punya Hotel Baru, The Hari Singapore Hadir 2027

Wakil Presiden Direktur & CFO Paradise Indonesia, Surina, mengatakan keputusan membagikan dividen interim merupakan bentuk apresiasi kepada pemegang saham sekaligus mencerminkan kinerja perusahaan.

“Keputusan dividen interim ini merupakan bentuk apresiasi kami atas kepercayaan pemegang saham, sekaligus bukti nyata kinerja solid Perseroan. Strategi diversifikasi serta efisiensi operasional yang kami jalankan terbukti tepat sasaran, mampu mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 11% secara tahunan,” ujar Surina.

EBITDA Tumbuh 11% Jadi Rp265,12 Miliar

Selain recurring income, efisiensi operasional turut memberikan kontribusi terhadap kinerja Paradise Indonesia.

Hingga semester I 2026, EBITDA perseroan tercatat Rp265,12 miliar, naik 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Mengurai Teknologi EcoStruxure Schneider Electric: Strategi Gedung Komersial Pangkas Biaya Listrik 30 Persen

Sementara itu, laba positif yang dibukukan mencapai Rp141,98 miliar. Menurut perusahaan, kinerja tersebut didukung kontribusi positif dari seluruh lini bisnis, portofolio yang terdiversifikasi, serta pengelolaan aset yang berkelanjutan.

Kombinasi antara pendapatan berulang, diversifikasi aset, dan efisiensi operasional menjadi fondasi yang digunakan Paradise Indonesia untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang.

Dividen Interim Paradise Indonesia Rp50,32 Miliar

Atas kinerja tersebut, Paradise Indonesia membagikan dividen interim dengan total nilai Rp50,32 miliar, setara Rp4,5 per saham.

Keputusan pembagian dividen telah memperoleh persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris pada 7 Agustus 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 10 September 2026.

Baca Juga: Biaya Office Fit-Out Asia Pasifik Naik, Jakarta Masih Lebih Kompetitif

Adapun pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 24 Agustus 2026.

Untuk perdagangan saham, cum dividend di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi berlangsung pada 20 Agustus 2026, dengan ex dividend pada 21 Agustus 2026.

Sementara itu, cum dividend di Pasar Tunai ditetapkan pada 24 Agustus 2026 dan ex dividend pada 26 Agustus 2026.

Pembagian dividen interim tersebut selanjutnya akan diperhitungkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2026.

Baca Juga: Beda Lokasi, Beda Kebutuhan: Mengenal Tiga Produk The Finest Commercial Selection Paramount Gading Serpong

23 Semarang dan 88 Plaza Perkuat Bisnis Komersial

Untuk mempertahankan recurring income di sekitar 70%, Paradise Indonesia terus memperkuat bisnis yang menghasilkan pendapatan berulang, terutama melalui segmen hospitality dan komersial.

Salah satu langkah yang telah direalisasikan adalah pengoperasian 23 Semarang Shopping Center pada 2026.

Kehadiran pusat perbelanjaan tersebut memperluas portofolio komersial Paradise Indonesia di Semarang sekaligus menambah aset yang berorientasi pada pendapatan berulang.

Perseroan juga menyiapkan ekspansi melalui 88 Plaza di Balikpapan. Proyek ini dikembangkan sebagai kawasan komersial gaya hidup dengan konsep low-density.

Baca Juga: Edenhaus Serpong Hadir, Rumah Garden Home Mulai Rp1,2 Miliar

Dua proyek tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan portofolio Paradise Indonesia untuk memperkuat bisnis hospitality dan komersial dalam jangka panjang.

Pefindo Pertahankan Peringkat INPP di Level idA-

Kinerja dan struktur pendapatan Paradise Indonesia juga mendapat pengakuan dari lembaga pemeringkat.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat INPP pada level idA- dengan prospek stabil.

Menurut Paradise Indonesia, peringkat tersebut mencerminkan kuatnya kontribusi recurring income, posisi pasar yang baik, kualitas aset yang solid, serta kekuatan jaringan dan merek hotel yang dikelola perseroan.

Bagi perusahaan, penguatan recurring income menjadi salah satu elemen penting dalam membangun bisnis yang lebih resilien dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga: Nasabah Tembus 35 Juta, SeaBank Bukukan Laba Rp749 Miliar

Portofolio Paradise Indonesia

transformasi 88 plaza balikpapan
Kawasan 88 Plaza Balikpapan yang dikembangkan dengan konsep low-density dan mixed-use untuk membangun ekosistem ekonomi terintegrasi. (Dok. Paradise Indonesia)

Paradise Indonesia merupakan grup perusahaan yang berdiri sejak 2002 dan bergerak dalam pengembangan serta pengelolaan properti destinasi gaya hidup di sejumlah kota utama Indonesia.

Dalam siaran persnya, perseroan menyebut saat ini memiliki 13 hotel yang tersebar di Jakarta, Bali, Batam, Yogyakarta, dan Makassar. Portofolio tersebut mencakup segmen hotel bisnis hingga luxury hospitality.

Selain hotel, Paradise Indonesia memiliki dua serviced apartment di Jakarta dan Bali serta tujuh pusat perbelanjaan di Jakarta, Bandung, Bali, dan Semarang.

Baca Juga: Penjualan BLES Naik 33% pada Semester I-2026, Efisiensi Jadi Mesin Pertumbuhan

Portofolio yang tersebar di berbagai segmen tersebut menjadi basis strategi diversifikasi perusahaan. Dengan mempertahankan kontribusi recurring income sekitar 70%, Paradise Indonesia menempatkan pengelolaan aset dan pendapatan berulang sebagai salah satu fondasi utama pertumbuhan bisnisnya.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page