PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kontribusi 23 Paskal Shopping Center mulai terlihat dalam kinerja PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia pada semester I 2026.
Perluasan pusat perbelanjaan di Bandung yang mulai beroperasi sejak kuartal III 2025 menjadi salah satu pendorong pertumbuhan segmen komersial, sekaligus meningkatkan porsi recurring income perusahaan hingga mencapai 71 persen dari total pendapatan.
Baca Juga: Ekspansi Paradise Indonesia ke Luar Jakarta Perkuat Recurring Income
Kinerja tersebut turut menopang pendapatan Paradise Indonesia yang mencapai Rp858,14 miliar sepanjang enam bulan pertama tahun ini, dengan laba bersih sebesar Rp141,98 miliar.
Perseroan juga tetap mempertahankan target pertumbuhan konservatif sekitar 5–10 persen sepanjang 2026, yang akan didukung oleh optimalisasi aset eksisting dan mulai beroperasinya 23 Semarang Shopping Center.
Wakil Presiden Direktur & CFO Paradise Indonesia, Surina, mengatakan perusahaan bersyukur dapat mempertahankan kinerja yang positif di tengah dinamika industri properti.
“Kami bersyukur pada periode ini INPP mencatatkan performa yang solid, yang tercermin dari perolehan laba yang positif. Kontribusi dari proyek baru yang mulai beroperasi turut memperkuat kinerja portofolio aset yang telah ada,” ujar Surina dikutip dari siaran pers, Jumat (31/7/2026).
Segmen Komersial Tumbuh 23 Persen
Paradise Indonesia mencatat pertumbuhan segmen komersial sebesar 23 persen secara tahunan (year-on-year) pada semester I 2026. Kenaikan tersebut terutama berasal dari tambahan kontribusi 23 Paskal Shopping Center yang telah beroperasi penuh setelah proses perluasan selesai pada tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut sekaligus memperbesar porsi recurring income menjadi 71 persen. Bagi pengembang properti, pendapatan berulang dari aset komersial seperti pusat perbelanjaan, hotel, dan serviced apartment menjadi indikator penting karena menghasilkan arus kas yang lebih stabil dibanding hanya mengandalkan penjualan properti.
Surina mengatakan perusahaan tetap memprioritaskan kualitas pendapatan sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
“Fokus kami tidak hanya pada pertumbuhan, tetapi juga pada kualitas pendapatan. Oleh karena itu, kami menargetkan recurring income tetap berkontribusi sekitar 70% sepanjang 2026,” katanya.
Baca Juga: Bidik Pertumbuhan 10%, Paradise Indonesia Tetap Andalkan Pendapatan Berulang
Selain pertumbuhan pendapatan, berbagai langkah efisiensi operasional juga memberikan hasil positif. Hal itu tercermin dari EBITDA yang meningkat 11 persen secara tahunan menjadi Rp265,12 miliar, mencerminkan efektivitas strategi operasional yang dijalankan perusahaan.
Ekspansi 23 Paskal Shopping Center Mulai Berbuah
Kontribusi 23 Paskal Shopping Center terhadap recurring income sejalan dengan strategi ekspansi yang dijalankan Paradise Indonesia sejak 2025.
Saat meresmikan 23 Paskal Shopping Center Extension pada September tahun lalu, perusahaan menambah sekitar 20 persen ruang komersial sehingga luas area bersih meningkat menjadi 47.000 meter persegi.
Baca Juga: 23 Paskal Extention Bandung Dorong Bandung Jadi Kota Global
Jumlah tenant juga bertambah dari sekitar 220 menjadi lebih dari 270 gerai, memberikan ruang bagi merek-merek yang sebelumnya masuk dalam daftar tunggu.
Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, saat itu mengatakan perluasan dilakukan untuk menjawab tingginya permintaan tenant sekaligus memperkuat portofolio komersial perusahaan.
“Permintaan tenant yang terus meningkat menjadi indikator bahwa pasar ritel modern di Bandung masih sangat potensial. Kehadiran 23 Paskal Extension diharapkan memperluas tenant mix, menarik lebih banyak pengunjung, sekaligus meningkatkan recurring income perusahaan secara berkelanjutan,” kata Anthony yang kini menjabat sebagai Presiden Komisaris Paradise Indonesia.
Kehadiran beragam fasilitas baru, termasuk Skyward Rooftop Outdoor Theme Park juga menjadi daya tarik baru yang diharapkan meningkatkan frekuensi kunjungan dan memperkuat pendapatan berulang dari aset tersebut.
Diversifikasi Bisnis Jadi Strategi Utama
Paradise Indonesia menilai ketahanan bisnis juga ditopang oleh strategi diversifikasi melalui portofolio mixed-use yang mencakup hotel, pusat perbelanjaan, serviced apartment, hingga kawasan komersial.
Dengan komposisi tersebut, perusahaan tidak bergantung pada satu lini usaha dalam menghasilkan pendapatan.

Di saat yang sama, Perseroan terus menjalankan revitalisasi aset untuk meningkatkan nilai properti yang telah beroperasi, sembari mengembangkan proyek baru di sejumlah kota potensial.
Strategi tersebut dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah perubahan pasar.
Saat ini Paradise Indonesia mengelola 13 hotel, 2 serviced apartment, serta 7 pusat perbelanjaan di berbagai kota besar.
Keberhasilan ekspansi 23 Paskal Shopping Center kini dilengkapi dengan beroperasinya 23 Semarang Shopping Center, yang menjadi salah satu motor pertumbuhan baru Paradise Indonesia.
Baca Juga: Era Bangun Mal Baru Mulai Berakhir? Colliers Beberkan Arah Baru Pasar Ritel Jakarta
Di sisi lain, perusahaan terus melanjutkan pengembangan 88 Plaza di Balikpapan untuk memperkuat portofolio properti komersialnya.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





