PropertiTerkini.com, (BERLIN) — Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence) kini semakin memosisikan diri sebagai elemen inti dalam pembangunan properti modern dan gaya hidup urban. Pada ajang IFA 2026 di Berlin, pabrikan peralatan rumah tangga global Haier resmi meluncurkan ekosistem teknologi smart home AI terbaru bertajuk “Home of Intelligent Possibilities”.
Inovasi ini menggeser paradigma rumah pintar konvensional yang selama ini bergantung pada instruksi manual atau perintah suara sederhana.
Baca Juga: Haier Luncurkan TV H100M96GUX 100 Inci, Bidik Tren Home Entertainment Premium
Melalui integrasi sensor presisi dan pemrosesan data secara real-time, ekosistem pintar buatan Haier dirancang untuk merespons dinamika lingkungan, memahami preferensi penghuni, serta memprediksi rutinitas harian secara otomatis.
Langkah strategis ini sejalan dengan meningkatnya preferensi konsumen global—termasuk pasar properti menengah ke atas di Indonesia—terhadap hunian yang efisien, hemat energi, dan terkoneksi secara seamless.
Otomatisasi Perangkat Dapur dan Area Servis
Salah satu sorotan utama dalam pameran ini terletak pada penerapan kecerdasan buatan pada perangkat kebutuhan domestik harian.
Mesin cuci Vision 15, misalnya, dilengkapi pemindai kamera internal serta sensor berat untuk mendeteksi volume, keseimbangan beban, hingga kadar busa deterjen. Sistem kemudian menyesuaikan siklus putaran dan penggunaan air secara otomatis guna mengoptimalkan konsumsi energi.
Baca Juga: Solusi Pencahayaan Pintar Signify Dorong Eco-City dan Smart Building
Di area penyimpanan dan pengolahan makanan, Haier memperkenalkan sistem AI Food Care 2.0 yang terintegrasi pada prototipe kulkas Maestro. Fitur ini memantau kualitas kesegaran bahan makanan sekaligus memberikan rekomendasi penyimpanan yang presisi.
Sementara di sektor peralatan memasak, oven ID Ultimate Series 6 memanfaatkan pemantauan visual pintar untuk menghentikan proses pemanggangan secara otomatis saat tingkat kematangan masakan telah optimal.
Seluruh fungsi perangkat rumah pintar tersebut saling terhubung melalui satu platform digital, yakni aplikasi hOn, yang mengkoordinasikan komunikasi antarperangkat agar berjalan beriringan dengan aktivitas penghuni rumah.
Integrasi Robotika dan Ekspansi Ekosistem Pintar
Tidak hanya berfokus pada peralatan elektronik statis, pengembangan teknologi smart home AI ini turut merambah ranah embodied intelligence atau interaksi fisik.
Baca Juga: Samsung Rilis Kulkas Bespoke AI untuk Ekosistem Smart Home
Haier turut memperagakan unit robot humanoid yang mampu beroperasi bersama perangkat rumah tangga, robot pembersih dengan navigasi deteksi kotoran tingkat tinggi, hingga perangkat Haier Exoskeleton yang membantu mobilitas fisik penggunanya.
Langkah ekspansif ini didukung kekuatan riset dan pengembangan berkonsep terbuka “10+N”. Berdasarkan data IPRdaily pada semester pertama 2026, Haier mempertahankan posisi puncak dalam pendaftaran paten invensi rumah pintar secara global untuk ke-15 kalinya secara berturut-turut.
Guna memperkuat kepemimpinan di sektor ini, perusahaan mengalokasikan rencana investasi tidak kurang dari EUR 13 miliar selama lima tahun mendatang. Fokus pendanaan difokuskan pada penguatan riset dasar, pengembangan semikonduktor, hingga keamanan sistem Internet of Things (IoT).
Kehadiran ekosistem pintar terpadu ini diproyeksikan menjadi standar baru bagi para pengembang properti dalam menghadirkan nilai tambah pada unit hunian berkonsep smart living masa kini.
Baca Juga:
Haier Smart Home Resmi Akuisisi Carrier Commercial Refrigeration
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel





