PropertiTerkini.com, (CIKARANG) — Pertumbuhan kawasan industri koridor timur Jakarta kembali mencatatkan milestone penting melalui penguatan investasi manufaktur berskala global. Midea Electronics Indonesia merayakan pencapaian produksi 3 juta unit sekaligus meresmikan perluasan pabrik barunya di Cikarang, Jawa Barat.
Langkah strategis ini menandai komitmen jangka panjang perusahaan dalam memperkokoh ekosistem manufaktur nasional, sekaligus memperkuat rantai pasok peralatan elektronik rumah tangga (home appliances) untuk mendukung sektor properti dan hunian di Indonesia.
Baca Juga: Midea Bangun Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia, Karawang Jadi Basis Produksi Regional
Selain prosesi peresmian, rangkaian acara juga diisi dengan tur fasilitas produksi Air Conditioner (AC) untuk meninjau secara langsung proses manufaktur Midea, serta prosesi simbolis pencapaian kapasitas produksi Midea Electronics Indonesia.
Dihadiri Pemangku Kebijakan Sektor Industri
Agenda peresmian yang berlangsung pada pabrik Residential Air Conditioner Midea di Cikarang tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi pemerintah dan jajaran anggota legislatif.
Hadir di lokasi acara antara lain Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza; Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto; serta Plt. Direktur Industri Elektronika dan Telematika (IET) Kemenperin Rifqi Ansari.
Sementara dari jajaran pimpinan Midea, hadir President Director Midea Electronics Indonesia Jack Ding; President Residential Air Conditioner PT Jaya Refrigeration Equipment Ma Kai; President Washing Machine PT Jaya Refrigeration Equipment Wang Lei; serta President Refrigerator PT Jaya Refrigeration Equipment Ye Tao.
“Pencapaian 3 juta unit merupakan milestone penting dalam perjalanan manufaktur Midea di Indonesia. Kami akan terus berinvestasi, memperkuat produksi lokal, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri manufaktur Indonesia,” tegas President Director Midea Electronics Indonesia, Jack Ding.
Baca Juga: Kulkas Side by Side Midea Hadir Sebagai Solusi Hemat untuk Dapur Elegan
Rincian Perluasan Pabrik di Cikarang dan Karawang
Sejak tahun 2023, Midea terus menggenjot perluasan investasi manufakturnya secara signifikan di tanah air. Fasilitas pabrik Residential Air Conditioner di Cikarang berdiri di atas lahan seluas 51.405 meter persegi.
Area bangunannya diproyeksikan mengalami perluasan besar-besaran dari semula sekitar 13.000 meter persegi menjadi 43.000 meter persegi.
Tidak berhenti pada segmen penyejuk udara, pada tahun 2024 Midea juga mengembangkan lini produksi mesin cuci tipe Twin Tub di atas lahan seluas 17.000 meter persegi.
Ke depan, area tersebut disiapkan untuk memperluas cakupan produksi ke kategori mesin cuci bukaan atas (top loading).
Sementara itu, untuk kategori mesin pendingin (refrigerator), Midea membangun fasilitas pabrik modern di Karawang di atas lahan seluas lebih dari 150.000 meter persegi.
Pabrik ini dirancang untuk memproduksi beragam varian lemari es, mulai dari tipe side-by-side, double door, single door, hingga chest freezer.
Dengan integrasi seluruh fasilitas tersebut, Midea resmi mengoperasikan kompleks manufaktur elektronik terbesar di Indonesia dengan total luas lahan mencapai 218.405 meter persegi.
Baca Juga: Pabrik Pintu Baja FORTRESS MFG Beroperasi di Tangerang, JBS Perkasa Perkuat Manufaktur Lokal
Detail Rincian Produksi dan Kinerja Ekspor
Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, memberikan apresiasi tinggi terhadap ekspansi skala besar yang direalisasikan oleh Midea.
“Pada kesempatan hari ini, kita menyaksikan bersama pencapaian produksi 3 juta unit produk, yang terdiri atas 2,25 juta unit produk air conditioner (AC), 1 juta unit produk refrigerator, dan 367.500 unit produk mesin cuci, sekaligus acara peresmian pabrik Midea Indonesia untuk Air Conditioner dan Refrigerator,” papar Faisol Riza.
Faisol Riza menekankan bahwa capaian tersebut mencerminkan menguatnya kapasitas industri elektronika nasional dalam memenuhi pasar dalam negeri maupun global.
Terlebih, kinerja ekspor Midea Electronics Indonesia telah menembus angka sekitar 2 juta unit ke berbagai negara di wilayah ASEAN dan Amerika Utara.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga iklim usaha yang kondusif melalui regulasi Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib serta pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Pemerintah berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar penyerapan, melainkan basis produksi strategis Midea untuk jaringan pasokan regional dan internasional.
Baca Juga: Sharp AIREST, AC Split Pertama di Dunia Berfilter MERV 14 Resmi Meluncur
Penguatan Rantai Pasok dan Layanan Purna Jual

Dari sisi operasional, President Residential Air Conditioner PT Jaya Refrigeration Equipment, Ma Kai, menyatakan komitmen Midea untuk terus meningkatkan penggunaan komponen dari pemasok lokal serta menjalankan operasional bisnis yang aman dan berkelanjutan.
“Kami akan terus memperkuat investasi dan produksi lokal, meningkatkan penggunaan pemasok dalam negeri, serta menjalankan operasional yang aman, patuh terhadap regulasi, dan berkelanjutan untuk memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” terang Ma Kai.
Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, turut menambahkan bahwa masuknya investasi manufaktur secara konsisten berpotensi meningkatkan daya saing produk dalam negeri serta memberi nilai tambah pada ekosistem industri nasional.
Hadir di Indonesia sejak 2010 sebagai bagian dari Midea Group, Midea kini ditopang oleh lebih dari 300 area layanan servis dan 500 teknisi profesional di seluruh Indonesia.
Layanan purna jualnya mencakup garansi hingga 10 tahun untuk produk AC, gratis biaya servis dan suku cadang, hingga opsi penggantian produk baru untuk tipe tertentu guna menjamin kenyamanan konsumen hunian di Indonesia.
Baca Juga:
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel





