PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Orchard Road, Singapura, akan memiliki hotel luxury lifestyle baru pada 2027. The Hari Singapore, Vignette Collection dijadwalkan hadir melalui konversi Holiday Inn Singapore Orchard City Centre, hotel 324 kamar yang telah beroperasi sejak 1985.
Transformasi tersebut menjadi bagian dari kesepakatan IHG Hotels & Resorts dan Harilela Group untuk membawa tiga hotel The Hari ke dalam jaringan Vignette Collection. Selain Singapura, The Hari London dan The Hari Hong Kong juga akan bergabung dengan brand Luxury & Lifestyle IHG tersebut pada 2026.
Baca Juga: 130 Kamar Hotel Indigo Bali Ubud Siap Sambut Tamu pada 2027
Bagi Vignette Collection, proyek ini sekaligus menandai debut brand tersebut di Singapura. Lokasinya pun berada di salah satu koridor paling dikenal di kota tersebut, yakni Orchard Road.
The Hari Singapore Hadir di Orchard Road pada 2027
The Hari Singapore akan menempati bangunan Holiday Inn Singapore Orchard City Centre yang saat ini tengah menjalani transformasi besar.
Hotel tersebut merupakan properti IHG dengan masa operasional paling panjang di Singapura. Setelah dibuka pada 1985, hotel ini akan memasuki babak baru dengan identitas The Hari Singapore, Vignette Collection.
Desain hotel ditangani desainer Inggris Tara Bernerd. Ia sebelumnya mengerjakan desain The Hari London dan The Hari Hong Kong.
Dari sisi lokasi, hotel berada di jantung Orchard Road dan tidak jauh dari Emerald Hill, kawasan bersejarah Singapura. Lokasinya juga memberikan akses menuju sejumlah kawasan penting seperti Marina Bay, Civic District, serta Bandara Changi.
Posisi tersebut menjadi salah satu faktor penting bagi hotel yang menyasar wisatawan rekreasi regional, pembelanja dengan pengeluaran tinggi, hingga tamu internasional yang membutuhkan akomodasi untuk masa inap panjang.
The Hari Singapore dijadwalkan mulai menyambut tamu pada 2027.
Wisatawan Indonesia Jadi Pasar Penting Singapura
Kehadiran The Hari Singapore berlangsung ketika perjalanan internasional masyarakat Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip IHG mencatat masyarakat Indonesia melakukan 9,17 juta perjalanan ke luar negeri pada 2025. Jumlah tersebut naik 2,5 persen secara tahunan dan menjadi angka tertinggi dalam enam tahun terakhir.
Baca Juga: Perkantoran hingga Hotel Bergerak Positif, Colliers Petakan Tren Pasar Properti Q2 2026
Singapura menjadi salah satu destinasi utama wisatawan Indonesia. Pada 2025, sekitar 2,4 juta wisatawan asal Indonesia tercatat berkunjung ke Singapura.
Indonesia juga menjadi pasar sumber wisatawan internasional terbesar kedua bagi Singapura.
Sementara itu, Hong Kong mencatat pertumbuhan kunjungan wisatawan dari Indonesia sebesar 4 persen secara tahunan pada 2025.
Data tersebut menjadi konteks penting bagi ekspansi The Hari Hotels ke Singapura dan Hong Kong, dua destinasi yang memiliki hubungan perjalanan cukup kuat dengan pasar Indonesia.
Tiga Hotel The Hari Masuk Vignette Collection
Kesepakatan IHG dengan Harilela Group mencakup tiga hotel The Hari.
The Hari Singapore akan menjadi hasil konversi Holiday Inn Singapore Orchard City Centre dengan 324 kamar. Sementara itu, The Hari London memiliki 85 kamar dan The Hari Hong Kong sebanyak 210 kamar.
Baca Juga: Pemesanan Hotel Indonesia Diproyeksikan Pulih pada September, Wisatawan Asing Jadi Penopang
Ketiganya akan bergabung dengan Vignette Collection, brand koleksi IHG yang berada dalam portofolio Luxury & Lifestyle.
Kerja sama tersebut sekaligus memperpanjang hubungan IHG dan Harilela Group yang telah berlangsung lebih dari lima dekade. Kedua perusahaan kini bekerja sama dalam enam hotel.
Portofolio tersebut juga mencakup Holiday Inn Golden Mile di Hong Kong, Holiday Inn Express Changzhou Center, dan Holiday Inn Bangkok Silom.
Rajit Sukumaran, Senior Vice President dan Managing Director, East Asia & Pacific, IHG, mengatakan karakter The Hari Hotels dinilai sesuai dengan konsep Vignette Collection.
“The Hari Hotels dikenal dengan pengalaman menginap mewah yang khas dan understated, sehingga sangat sesuai dengan Vignette Collection,” katanya.
Menurut dia, kesepakatan tersebut memperluas portofolio kerja sama dengan Harilela Group menjadi enam hotel di lima destinasi perjalanan kelas dunia.
Baca Juga: Pajak Properti Singapura Naik 60%, Batam dan Johor Jadi Opsi Alternatif
The Hari London dan Hong Kong Perluas Jejak Global
Selain The Hari Singapore, dua hotel The Hari lainnya akan masuk Vignette Collection pada 2026.
The Hari London memiliki 85 kamar dan berada di Belgravia, salah satu kawasan prestisius di London. Hotel ini berdekatan dengan Knightsbridge, Sloane Street, dan Hyde Park.
Konsepnya mengusung pengalaman menginap bergaya residensial dengan karakter yang lebih intim, tetapi tetap dekat dengan kawasan ritel, budaya, dan hiburan utama London.
Di Hong Kong, The Hari Hong Kong memiliki 210 kamar dan berada di Wan Chai. Kawasan tersebut menghubungkan Causeway Bay dan Admiralty serta berada dekat dengan pusat komersial, area kuliner, rekreasi, dan tepi laut.
Lokasi tersebut membuat hotel menyasar wisatawan bisnis sekaligus rekreasi internasional.
Baca Juga: Investasi Properti Komersial Asia Pasifik Tembus Rekor US$47 Miliar
Aron Harilela, Chairman dan CEO Harilela Group, mengatakan ekspansi The Hari merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk memperluas brand tersebut ke berbagai destinasi internasional utama.
“The Hari Hotels menghadirkan elegansi yang santai dengan sentuhan eksentrik, kecerdasan, budaya, dan keramahan yang tulus,” ujarnya.
Ia menambahkan, masuknya tiga hotel The Hari ke Vignette Collection memberikan platform untuk menggabungkan karakter masing-masing hotel dengan skala, jangkauan global, dan kekuatan komersial IHG.
Vignette Collection Perkuat Segmen Luxury Lifestyle

Masuknya The Hari Singapore juga memperkuat ekspansi Vignette Collection di segmen hotel luxury lifestyle.
Diluncurkan pada 2021, Vignette Collection merupakan brand koleksi pertama IHG. Konsepnya dirancang untuk mengakomodasi hotel-hotel dengan karakter independen, sekaligus memberikan akses terhadap jaringan dan kemampuan komersial IHG.
Baca Juga: 10 Destinasi Favorit Singapura 2026, Universal Studios Tetap Teratas
Hotel yang masuk dalam koleksi ini tetap mempertahankan identitas, gaya, serta karakter masing-masing. Di sisi lain, terdapat visi bersama melalui konsep Memorable Rituals dan A Means For Good.
Salah satu contoh inisiatif yang disebut IHG adalah The Hari Art Prize.
Vignette Collection kini memiliki lebih dari 80 hotel yang telah beroperasi dan berada dalam pipeline secara global. Sejumlah properti terbaru yang masuk dalam ekspansi brand ini antara lain The One Shanghai Downtown, Palm Springs Hotel Chengdu, dan CIEL Dubai Marina.
Dengan hadirnya The Hari Singapore, jaringan tersebut mendapatkan pijakan baru di Singapura, salah satu destinasi bisnis, pariwisata, dan ritel utama Asia.
Baca Juga: Proyek Baru Las Vegas Sands Gandeng Woh Hup Bangun Ikon Ultra-Mewah Senilai Rp136 Triliun
Bagi pasar hospitality, transformasi hotel lama menjadi brand luxury lifestyle juga memperlihatkan bagaimana koridor seperti Orchard Road terus menjadi lokasi strategis untuk pengembangan dan reposisi properti hotel.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





