BERITA TERKAIT

Nasabah Tembus 35 Juta, SeaBank Bukukan Laba Rp749 Miliar

Jumlah nasabah SeaBank mencapai 35 juta hingga akhir Semester I-2026. Di periode yang sama, laba bersih setelah pajak tercatat Rp749,26 miliar, sementara penyaluran kredit tumbuh 53,1% menjadi Rp39,81 triliun.

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — Jumlah nasabah SeaBank menembus 35 juta hingga akhir Semester I-2026. Pertumbuhan basis pengguna tersebut berjalan seiring dengan penguatan kinerja keuangan, yang ditandai dengan laba bersih setelah pajak sebesar Rp749,26 miliar selama enam bulan pertama tahun ini.

PT Bank Seabank Indonesia juga mencatat pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 53,1% secara tahunan (YoY) menjadi Rp39,81 triliun. Pada periode yang sama, total aset SeaBank mencapai Rp52,97 triliun.

Baca Juga: Rekor Baru Laba SeaBank 2025 Mencapai Rp678,4 Miliar di Tengah Ketatnya Persaingan Bank Digital

Pertumbuhan kredit tersebut dilakukan melalui kombinasi direct lending, kolaborasi ekosistem digital, dan kemitraan strategis. Di tengah ekspansi itu, SeaBank mencatatkan rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross sebesar 1,65%.

Angka tersebut menunjukkan kualitas kredit tetap dijaga ketika penyaluran pembiayaan mengalami pertumbuhan cukup tinggi.

Nasabah SeaBank Tembus 35 Juta

Besarnya basis nasabah menjadi salah satu indikator penting dalam perkembangan bisnis SeaBank sebagai bank digital.

Hingga akhir Semester I-2026, jumlah nasabah mencapai 35 juta. Aktivitas transaksi juga cukup tinggi, dengan rata-rata lebih dari 16,8 juta transaksi per hari.

Sementara itu, volume perputaran uang harian mencapai Rp7,1 triliun pada Juni 2026.

Baca Juga: 2 Cara Jitu Kelola Keuangan Gen Z di 2026 ala SeaBank agar Tetap Bisa Ngopi

Dalam dokumen perusahaan, tingginya aktivitas tersebut antara lain tercermin dari penggunaan aplikasi untuk kebutuhan transaksi sehari-hari, seperti transfer, pembayaran QRIS, dan pembayaran tagihan rutin.

Pertumbuhan pengguna digital tersebut juga dibarengi dengan perluasan akses layanan secara fisik. Pada Mei 2026, SeaBank meresmikan Kantor Cabang (KC) Medan, Sumatera Utara.

KC Medan menjadi kantor cabang ke-9 SeaBank di Indonesia. Kehadiran kantor tersebut ditujukan untuk memperluas jangkauan layanan, termasuk kepada masyarakat yang belum terlayani layanan perbankan atau unbanked, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Utara.

Direktur Utama SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, mengatakan perluasan tersebut merupakan bagian dari upaya menjangkau masyarakat melalui layanan perbankan digital.

Baca Juga: Belajar dari Gempa Flores: Ini 7 Jenis Struktur Rumah Tahan Gempa yang Terbukti Aman dari Guncangan

“Inisiatif ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menjangkau masyarakat luas melalui inovasi perbankan digital yang praktis dan aman. Kami memposisikan KC Medan sebagai jembatan inklusi yang akan mendorong taraf hidup serta produktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Sumatera Utara,” ujar Sasmaya.

Laba SeaBank Semester I 2026 Capai Rp749,26 Miliar

Di sisi kinerja keuangan, SeaBank membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp749,26 miliar pada Semester I-2026.

Pertumbuhan profitabilitas tersebut didukung oleh peningkatan aset yang mencapai Rp52,97 triliun, ekspansi kredit, serta pengelolaan biaya dana.

SeaBank mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp41,80 triliun, tumbuh 47,6% YoY.

Dari jumlah tersebut, dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) mencapai Rp29,10 triliun atau sekitar 69,6% dari total DPK.

Baca Juga: Cap Rate Asia Pasifik Stabil, Investor Makin Selektif Pilih Aset

Komposisi CASA yang dominan turut mendukung efisiensi operasional. SeaBank mencatat Cost to Income Ratio (CIR) sebesar 21,1% serta Return on Assets (ROA) sebesar 3,9%.

Menurut Sasmaya, capaian tersebut menunjukkan strategi bisnis SeaBank yang diarahkan pada kebutuhan pengguna dan pengembangan ekosistem digital.

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang terus diberikan oleh nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. Hasil positif sepanjang Semester I 2026 ini membuktikan bahwa strategi berkesinambungan kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan aman berada di jalur yang tepat,” jelasnya.

Ke depan, SeaBank akan melanjutkan pengembangan fitur transaksi, memperkuat infrastruktur keamanan siber, serta mendorong inklusi keuangan digital.

Baca Juga: Interior Modern Minimalis Kian Diminati, Renovasi Rumah Fokus pada Kenyamanan

Penyaluran Kredit SeaBank Tumbuh 53,1%

Pertumbuhan kredit menjadi bagian penting dari kinerja SeaBank sepanjang Semester I-2026.

Penyaluran kredit meningkat 53,1% YoY menjadi Rp39,81 triliun. Pertumbuhan tersebut berasal dari sejumlah kanal, termasuk direct lending, kolaborasi ekosistem digital, dan kemitraan strategis.

Namun, ekspansi kredit tetap disertai penerapan prinsip kehati-hatian atau prudential banking. Hal itu tercermin dari NPL Gross yang berada pada level 1,65%, masih di bawah batas maksimum 5% yang ditetapkan regulator.

Kombinasi pertumbuhan kredit dan pengendalian kualitas aset menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam melihat kinerja bank digital.

Baca Juga: Properti Komersial Gading Serpong Makin Jadi Magnet Bisnis

Pertumbuhan penyaluran pembiayaan tidak berdiri sendiri, tetapi perlu dibaca bersama dengan kualitas kredit dan kemampuan bank mengelola pendanaan.

SeaBank Masuk World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

Selain mencatat pertumbuhan bisnis, SeaBank pada 2026 juga masuk dalam daftar World’s Best Banks 2026 versi Forbes.

SeaBank terpilih bersama 17 bank asal Indonesia lainnya dalam daftar 410 bank terbaik dunia.

Pengakuan tersebut berasal dari survei independen Forbes bersama lembaga riset pasar Statista terhadap lebih dari 54.000 nasabah di 34 negara. Survei dilakukan pada Oktober–November 2025.

Penilaian menggunakan lima kriteria utama, yakni tingkat kepercayaan nasabah (trustworthiness), kemudahan layanan digital, kualitas layanan pelanggan, transparansi biaya dan ketentuan, serta konsultasi keuangan.

Baca Juga: Jejak Perjalanan Anak Senen: Chandra Leonardi dan Asa CVIG Menembus Pasar Properti Sydney

Bagi SeaBank, pencapaian tersebut melengkapi pertumbuhan jumlah pengguna dan kinerja keuangan yang dibukukan sepanjang Semester I-2026.

Dengan 35 juta nasabah, rata-rata lebih dari 16,8 juta transaksi per hari, serta laba bersih Rp749,26 miliar, SeaBank memasuki paruh kedua 2026 dengan fokus pada penguatan layanan digital, keamanan siber, dan perluasan akses keuangan.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page