BERITA TERKAIT

Jejak Perjalanan Anak Senen: Chandra Leonardi dan Asa CVIG Menembus Pasar Properti Sydney

Berawal dari kenangan masa kecil di Bungur Senen tanpa pernah ke luar negeri, Chandra Leonardi menembus krisis budaya di Sydney hingga sukses membangun Capital Value International Group (CVIG).

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — Perjalanan hidup sering kali membawa seseorang melintasi batas-batas yang tak terduga. Bagi Chandra Leonardi, jalinan takdir membawanya melangkah jauh dari jejak masa kecilnya di kawasan Bungur Senen, Jakarta Pusat, hingga kini berdiri kokoh memimpin Capital Value International Group (CVIG) di panggung properti Sydney, Australia.

Tumbuh besar di riuhnya area Proyek Senen, Chandra kecil tidak pernah sekalipun menginjakkan kaki di luar negeri. Namun, memasuki usia 15 tahun, niatnya semakin kuat menyusul sang kakak yang telah lebih dahulu berada di Sydney. Berbekal izin dari sang ayah, Chandra akhirnya mendarat di Sydney pada Februari 2004.

Baca Juga: Siasat CVIG Garap Pasar Properti Indonesia di Tengah Kelangkaan Hunian Sydney

Kepindahan tersebut menjadi babak baru yang diwarnai kejutan budaya (culture shock). Dari iklim tropis Jakarta menuju cuaca Sydney yang terasa dingin meski di musim panas, hingga adaptasi tinggal di apartemen.

Kendati demikian, tantangan awal itu justru menempa ketahanannya di perantauan.

Dari Akuntan Pajak di Firma Global hingga Panggilan Karier

Pria yang telah berdomisili selama lebih dari 20 tahun di Sydney ini awalnya tidak langsung berkarier di bidang properti.

Usai menuntaskan pendidikan di University of Technology Sydney (UTS) dengan spesialisasi Accounting and Finance, Chandra langsung mengamankan posisi sebagai Tax Accountant di State Street Corporation pada 2007—salah satu perusahaan kustodian raksasa asal Boston, Amerika Serikat.

Meski kariernya terbilang cemerlang dengan promosi jabatan dan peningkatan finansial rutin hingga 2011, Chandra merasakan dorongan kuat di dalam dirinya untuk berkembang lebih dari sekadar pekerjaan di balik meja.

Baca Juga: Iwan Sunito Bawa World Roadshow ke Indonesia, Bahas Peluang Bisnis dan Properti Australia

Lewat bimbingan konseling profil kepribadian (DISC) bersama sosok mentor spiritualnya dari Salatiga, mata Chandra kian terbuka lebar.

Pada April 2011, ia membuat keputusan berani untuk berpindah haluan memasuki industri real estate melalui jejaring relasi yang terbuka. Sebuah keputusan penting yang tidak pernah ia sesali hingga kini.

Chandra Leonardi: Membangun CVIG dan Khittah ‘One-Stop Shop’

Pengalaman dan keberanian tersebut membuahkan hasil saat Chandra mendirikan Capital Value International Group (CVIG) pada 2013 sebagai agensi properti independen.

Tak butuh waktu lama, pada Agustus 2013, CVIG langsung meraih penghargaan dari pengembang terkemuka Australia, Payce Australia, atas kinerja pemasarannya.

Baca Juga: Iwan Sunito Gandeng Koichi Takada Bangun Five Dock, Proyek Mixed-Use Rp25 Triliun di Sydney

Ekspansi bisnis CVIG makin solid saat Chandra membuka kantor operasional di Jakarta pada 2014 untuk menjembatani investor Indonesia.

Keberhasilan CVIG juga didukung oleh tim internal yang solid, termasuk Julie Kwan yang juga menjabat sebagai Account Executive CVIG. Bersama sang suami mereka memperkuat manajemen CVIG dalam mengawal eksekusi proyek dan layanan klien secara personal.

Secara akumulatif, CVIG telah menangani pemasaran di 69 titik proyek di Sydney hingga Brisbane dengan nilai transaksi (sales volume) menembus AUD 500 juta (setara sekitar Rp5 triliun), serta menyabet predikat top sales agency di Australia pada 2017.

Pada 2019, Chandra membawa CVIG bertransformasi menjadi pengembang (developer) spesialis hunian tapak (landed house). Proyek pertamanya yang bernilai investasi awal AUD 2,1 juta kini telah melipatgandakan valuasinya hingga menyentuh sekitar AUD 4 juta.

CVIG menerapkan konsep one-stop shop dengan mengintegrasikan perancangan, pengembangan, penjualan, hingga pengelolaan sewa di bawah satu atap.

“Kami mengerti seluruh prosesnya dari hilir ke hulu. Investor dari Jakarta yang mempercayakan unitnya kepada kami tidak perlu risau mencari pengelola sewa, karena kami bantu dicarikan penyewa (tenant) bahkan sebelum proses pelunasan (settlement) selesai,” ujar Chandra kepada media di Jakarta, medio Agustus 2026.

Baca Juga: Investasi Properti Asia Pasifik Tembus US$105 Miliar, Indonesia Berpeluang Tarik Arus Modal Baru

Siasat ‘Blue Ocean’ dan Sentuhan Arsitektur Premium

Di tengah lanskap Sydney yang mengalami defisit hingga 187.000 unit rumah, Chandra menerapkan strategi blue ocean lewat proyek terbarunya di kawasan Roselands—sekitar 16 km dari pusat kota (Central Business District/CBD) Sydney.

CVIG menghadirkan 7 unit townhouse eksklusif dua lantai yang menawarkan porsi kepemilikan tanah (land component) besar serta potensi pertumbuhan modal (capital gain) jangka panjang.

Tampak depan eksterior dan area masuk proyek townhouse Roselands Sydney garapan pengembang Capital Value International Group (CVIG).
Fasad eksterior proyek townhouse Roselands di Sydney, Australia yang dikembangkan oleh Capital Value International Group (CVIG). (Foto: Dok. CVIG)

Guna memastikan tiap sudut bangunan memiliki kualitas estetika tinggi, Chandra menggandeng firma arsitektur kenamaan M.A.R.S Architecture & Interior Design Australia.

“Nilai investasi properti jangka panjang sangat ditentukan oleh proporsi kepemilikan tanah (land component), kualitas gaya hidup, serta akses jalan utama. Karena itu, kolaborasi dengan arsitek papan atas menjadi langkah strategis kami dalam menjamin pertumbuhan nilai aset para pemodal secara berkelanjutan,” tegas Chandra.

Baca Juga: Pasar Industri Greater Jakarta Tetap Tangguh, Investasi Selektif

Dari Bungur Senen hingga panggung properti Sydney, rekam jejak Chandra Leonardi bersama CVIG menjadi bukti bahwa integritas, keberanian melompat, dan visi yang tajam mampu menembus batas negara sekaligus membukakan jalan bagi investor Indonesia di pasar internasional.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page