BERITA TERKAIT

Air dari Water Heater Berbahaya bagi Kulit jika Jarang Dikuras, Kini #KurasSendiriAja dengan Electrolux

Riset membuktikan air pemanas tanpa perawatan rutin menyimpan penumpukan zat besi dan mangan tinggi yang mengancam kesehatan kulit, kini diatasi secara praktis lewat teknologi kuras mandiri Electrolux.

PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — Fasilitas mandi air hangat telah menjadi standar kenyamanan pada banyak hunian modern di Indonesia. Namun, di balik kenyamanan tersebut, terdapat potensi risiko kesehatan yang sering terabaikan oleh pemilik rumah, yakni kondisi tangki penampungan air yang tidak pernah dibersihkan. Penelitian kualitas air membuktikan bahwa air dari water heater berbahaya bagi kulit jika jarang dikuras akibat akumulasi endapan kotoran, senyawa karat, hingga penumpukan mineral logam berat dalam durasi panjang.

Kondisi tersebut dipicu oleh karakteristik air tanah maupun suplai pemipaan perkotaan yang secara alami membawa kandungan mineral seperti besi dan mangan. Ketika proses pemanasan berulang terjadi di dalam tangki yang tertutup rapat, mineral-mineral tersebut mengendap dan membentuk lapisan sedimen di dasar penampungan.

Tanpa proses pengurasan secara berkala, endapan kotoran ini akan terlarut kembali bersama aliran air hangat yang membasahi tubuh pengguna.

Dampak dari abainya pemeliharaan sanitasi alat pemanas ini mencakup dua kerugian sekaligus, yakni ancaman kesehatan kulit penghuni serta penurunan efisiensi energi listrik yang cukup signifikan.

Penumpukan Logam Berat dan Dampaknya pada Kulit

Meskipun air hangat yang keluar dari kran secara kasat mata terlihat jernih pada pandangan pertama, hasil pengujian laboratorium menunjukkan fakta sebaliknya. Tangki pemanas yang ditinggalkan tanpa perawatan selama bertahun-tahun mencatatkan lonjakan konsentrasi zat besi (Fe) dan mangan (Mn) hingga puluhan bahkan ribuan kali lipat di atas batas aman.

Paparan zat besi dan mangan berlebih pada air mandi berdampak langsung pada lapisan pelindung alami kulit (skin barrier). Penggunaan air yang terkontaminasi endapan mineral secara terus-menerus dapat memicu kulit menjadi sangat kering, gatal, ruam merah, rambut kusam, serta memperburuk gejala eksim sensitif pada anak-anak maupun orang dewasa, hingga risiko gangguan sistem saraf akibat menghirup uap air mangan.

Presiden Direktur & Country General Manager Electrolux Indonesia, Iffan Suryanto, menekankan pentingnya kesadaran publik terhadap titik balik sanitasi air di dalam rumah.

“Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan air mandi kerap berhenti pada sumber air utama, padahal penampungan di dalam alat pemanas justru menjadi titik krusial terkumpulnya sedimen. Pengurasan rutin merupakan kunci mutlak agar kualitas air tetap aman bagi kesehatan kulit seluruh anggota keluarga,” ujar Iffan di sela peluncuran Water Heater Ultimate Home Series di Mitra10, QBig BSD City, Tangerang, Rabu (30/9/2026).

Penampakan tumpukan kerak kotoran sedimen dan karat di dalam tangki pemanas air akibat tidak pernah dikuras
Tumpukan kerak karat, kapur, dan sedimen kotoran di dalam tangki pemanas air yang jarang dikuras secara rutin, yang berisiko mencemari air mandi serta memicu iritasi kulit. (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Selain merusak kesehatan jaringan kulit, tingginya kandungan endapan logam juga membuat pembilasan sabun atau pembersih tubuh menjadi kurang efektif, meninggalkan residu yang menempel di permukaan kulit.

Efisiensi Energi Terganggu dan Tagihan Membengkak

Masalah dari kotornya tangki penampungan tidak berhenti pada sektor kesehatan saja. Secara teknikal, tumpukan kerak kotoran dan kapur yang mengendap akan membungkus elemen pemanas internal. Lapisan kerak ini bertindak sebagai isolator termal yang menghalangi penyebaran panas secara optimal ke dalam air.

Kondisi tersebut memaksa pemanas air bekerja ekstra keras dalam durasi yang lebih lama untuk mencapai temperatur panas yang diinginkan. Dampak langsung yang dirasakan oleh pemilik rumah adalah pembengkakan tagihan listrik bulanan serta percepatan masa pakai mesin akibat korosi tangki.

Head of Product Line Wellbeing Category Electrolux Indonesia, Rino Nainggolan, memaparkan bagaimana gangguan mekanis terjadi saat endapan dibiarkan menumpuk.

“Endapan mineral yang melingkupi elemen pemanas memaksa mesin bekerja ekstra keras melampaui batas efisiensi standarnya. Pengurasan tangki secara berkala terbukti mampu mengembalikan kinerja optimal alat sekaligus mencegah borosnya konsumsi daya listrik rumah tangga,” ungkap Rino, dalam kesempatan yang sama.

Manajemen Electrolux Indonesia dan Mitra10 saat peluncuran lini pemanas air Electrolux UltimateHome Series di Mitra10 QBig BSD City Tangerang
(Kiri-Kanan): Rani (Consumer Representative), Indra Gunawan (Direktur Mitra10), Iffan Suryanto (Presiden Direktur & Country General Manager Electrolux Indonesia), dan Rino Nainggolan (Product Manager Electrolux Indonesia) berfoto bersama saat peluncuran lini pemanas air Electrolux UltimateHome Series di gerai Mitra10, QBig BSD City, Tangerang, Rabu (30/9/2026). (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Solusi Praktis Berkemudahan Lewat Inovasi #KurasSendiriAja

Penyebab utama banyaknya pemilik hunian enggan melakukan pengurasan rutin adalah rumitnya prosedur perawatan pemanas air konvensional. Umumnya, proses pembersihan mewajibkan pemanggilan teknisi profesional dengan biaya tambahan berkisar Rp150.000 hingga Rp250.000 per kunjungan, atau membongkar pipa yang berisiko merusak instalasi dinding kamar mandi.

Menjawab tantangan sanitasi tersebut, Electrolux Indonesia menginisiasi gerakan dan inovasi #KurasSendiriAja melalui jajaran pemanas air UltimateHome Series. Seri ini dilengkapi dengan sistem pembuangan pintar seperti Easy Drain dan Self Drain yang dirancang khusus agar proses perawatan dapat dilakukan secara mandiri oleh pengguna rumah tanpa perlu mengandalkan alat pertukangan khusus atau memanggil teknisi.

Rino memaparkan bagaimana inovasi ini memberikan efisiensi nyata dari segi biaya maupun waktu pemeliharaan.

“Melalui gerakan #KurasSendiriAja dan teknologi UltimateHome Series, kami membuat biaya pengurasan menjadi GRATIS karena dapat dilakukan sendiri di rumah dengan sangat mudah. Pengguna tidak lagi membutuhkan jasa teknisi untuk pengurasan rutin, dan maintenance keseluruhan oleh teknisi cukup dilakukan dua tahun sekali saja,” tegas Rino.

Melalui fitur Easy Drain, penghuni rumah cukup membuka kran pembuangan khusus yang terintegrasi di bagian bawah unit untuk mengeluarkan seluruh endapan sedimen dan air kotor secara langsung. Sementara itu, dukungan pelapis pemanas BlueTech serta sistem proteksi antibakteri SilverIon+ turut memastikan ketersediaan air hangat yang higienis, aman bagi kulit, dan hemat daya energi.

Display deretan lini produk pemanas air Electrolux UltimateHome Series Seri 300 500 dan 700 dengan fitur Easy Drain
Rangkaian lini pemanas air Electrolux UltimateHome Series (Seri 300, 500, dan 700) yang dilengkapi teknologi katup pembuangan terintegrasi untuk kemudahan pengurasan tangki secara mandiri. (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Untuk menjaga kualitas air mandi tetap higienis dan bebas dari tumpukan sedimen kotoran, Electrolux merekomendasikan pembersihan atau pengurasan tangki pemanas air secara rutin setiap 2 bulan sekali.

Penerapan sanitasi air yang komprehensif melalui perawatan mandiri berkala menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan hunian yang sehat. Dengan kepraktisan teknologi terkini, menjaga kebersihan air pemanas kini dapat dilakukan secara rutin, efisien, dan memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh keluarga

***
Ingin tahu lebih mendalam mengenai perbedaan spesifikasi teknis, fitur Easy Drain, serta perbandingan tipe Seri 300, 500, dan 700? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel lanjutan: Bedah Fitur dan Spesifikasi Electrolux UltimateHome Series di Sini.

BACA JUGA: 

Mengenal Rumah Pasif yang Jadi Solusi Hemat Biaya Listrik Hingga 95 Persen

***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0877 8386 2018
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page