BERITA TERKAIT

Sinar Mas Land Masuk Fortune Indonesia 100, Bukti Ketangguhan Bisnis Properti Nasional

Konsistensi portofolio kawasan terintegrasi dan kontribusi ekonomi nasional kembali mengantarkan Sinar Mas Land ke jajaran 100 perusahaan berpendapatan terbesar di Indonesia.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Sinar Mas Land masuk Fortune Indonesia 100 edisi 2026 sebagai bukti ketangguhan bisnis properti nasional di tengah dinamika perekonomian domestik.

Keberhasilan mempertahankan posisi dalam jajaran 100 korporasi berpendapatan terbesar di Indonesia ini mencerminkan skala usaha yang solid serta kontribusi nyata pengembang terhadap pertumbuhan ekonomi tanah air.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Founder & Chief Operating Officer IDN, William Utomo, kepada Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, dalam seremoni resmi di Hotel Mulia, Jakarta.

Pemeringkatan Fortune Indonesia 100 edisi 2026 disusun berdasarkan pendapatan tahunan (topline revenue) hasil kinerja fiskal 2025. Pada edisi kali ini, batas minimum pendapatan untuk dapat menembus daftar berada di angka Rp12,31 triliun, naik dibanding edisi sebelumnya sebesar Rp11,42 triliun.

Secara akumulatif, 100 perusahaan dalam daftar ini membukukan total pendapatan Rp6.224,01 triliun, atau berkontribusi hingga 26,1 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nominal Indonesia.

Ekosistem Kawasan Terintegrasi Jadi Kunci Kinerja

Capaian positif yang diraih pengembang tidak lepas dari strategi penguatan portofolio proyek terpadu yang mencakup berbagai segmen.

Diversifikasi produk mulai dari hunian residensial, kawasan komersial, gedung perkantoran, hingga penyediaan fasilitas pendidikan, kesehatan, rekreasi, dan gaya hidup menjadi tumpuan utama kinerja keuangan korporasi.

Herry Hendarta mengutarakan bahwa konsistensi masuk dalam Fortune Indonesia 100 merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran perusahaan dan para pemangku kepentingan.

“Pencapaian ini merupakan bagian dari perjalanan perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat peran di sektor properti. Ke depan, kami akan terus beradaptasi dan mengembangkan kawasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Herry.

Ia menambahkan bahwa fokus perusahaan bertumpu pada pengembangan kawasan yang relevan dengan kebutuhan zaman, mengintegrasikan fungsi hunian, bisnis, dan gaya hidup berbasis teknologi.

Konsep ini tefleksikan secara konsisten melalui jajaran kota mandiri dan kawasan unggulan seperti BSD City, Kota Deltamas, Kota Wisata Cibubur, Grand Wisata Bekasi, Rancamaya, Harvest City, hingga Grand City Balikpapan.

Pendorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sebagai salah satu pilar utama di industri real estat, kehadiran kawasan terpadu skala besar yang digarap Sinar Mas Land tidak hanya memperkokoh fundamental internal perusahaan.

Pengembangan kota mandiri terbukti menciptakan ekosistem bisnis baru yang mendorong masuknya arus investasi, pertumbuhan sektor usaha pendukung, serta penyerapan lapangan kerja di daerah.

Strategi berkesinambungan ini tefokus pada proyek bernilai tambah tinggi, salah satunya penggarapan D-HUB SEZ seluas 60 hektare di BSD City.

Area ini menjadi satu-satunya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jabodetabek yang berpusat pada pengembangan sektor pendidikan, kesehatan, teknologi, dan ekonomi kreatif.

Langkah ini sejalan dengan pengembangan Digital Hub sebagai pusat inovasi yang mempertemukan ekosistem startup hingga perusahaan teknologi multinasional.

Di pasar modal, kekuatan korporasi ditopang oleh empat entitas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, yaitu PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), dan PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM).

Kemitraan strategis dengan pemain global seperti Sojitz Japan, Mitsubishi Corporation, Hongkong Land, hingga Hankyu Hanshin Properties semakin menegaskan posisi Sinar Mas Land dalam menggerakkan industri properti berstandar internasional.

BACA JUGA:

Investasi Properti Makkah: RUA AlHaram Raih Kesepakatan SAR 30,7 Miliar

***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0877 8386 2018
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page