PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Efisiensi energi HVAC bangunan komersial menjadi fokus utama pengelola fasilitas di tengah tren bangunan hijau dan penekanan emisi karbon global.
Sektor properti komersial kini merespons tantangan tersebut melalui adopsi teknologi penggerak motor dan filtrasi harmonik terintegrasi yang mampu menekan konsumsi daya secara signifikan.
Aktivitas pemanasan dan pendinginan ruangan secara global menyumbang lebih dari 5 miliar ton emisi karbon dioksida setiap tahun, atau mencakup hampir 15 persen dari total konsumsi energi primer.
Penggunaan penggerak kecepatan variabel (variable speed drive) dipadukan sistem kontrol cerdas terbukti mampu memangkas kebutuhan energi hingga 30 persen, tergantung pada karakteristik operasional gedung.
Teknologi Altivar HVAC ATH600 dan Mitigasi Beban
Schneider Electric menghadirkan Altivar HVAC ATH600 dengan rentang daya 0,75 hingga 250 kW yang dirancang untuk mengatur kecepatan motor pada kompresor, kipas, serta pompa secara otomatis berdasarkan fluktuasi beban riil.
Perangkat ini dilengkapi konektivitas bawaan untuk integrasi dengan platform manajemen gedung seperti EcoStruxure Building Operation guna mendukung pemantauan real-time serta keamanan siber bersertifikasi IEC 62443-4-2 Security Level 1.
Business Vice President Industrial Automation Schneider Electric Indonesia, Tonny Hendro Kusumo, menyatakan bahwa integrasi teknologi pada sistem tata udara penting untuk menyelaraskan efisiensi daya, kualitas kelistrikan, dan kontinuitas operasional. Pendekatan tersebut membantu pengelola fasilitas melindungi aset investasi sekaligus memitigasi risiko gangguan teknis.
“Kami terus berkomitmen untuk mendukung transformasi bangunan yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan. Penerapan teknologi yang terintegrasi pada sistem heating, ventilation, and air conditioning (HVAC) penting untuk menyelaraskan efisiensi energi, kualitas daya, dan kontinuitas operasional. Pendekatan ini dapat membantu pengelola bangunan melindungi aset, mengurangi risiko gangguan, serta mempersiapkan infrastruktur dalam menghadapi tantangan kebutuhan energi dan operasional yang terus berkembang,” ujar Tonny.
Peran EasyLogic Active Harmonic Filters Jaga Kualitas Daya
Peningkatan penggunaan penggerak kecepatan variabel pada sistem tata udara berpotensi memunculkan arus harmonik dari beban non-linier yang memengaruhi stabilitas jaringan listrik gedung.
Guna mengatasi masalah tersebut, EasyLogic APF Active Harmonic Filters diterapkan untuk mengompensasi lonjakan arus, memperbaiki faktor daya di atas 0,99, serta menekan distorsi arus di bawah 5 persen.
Co-Founder BAP Electrifications, Reza Andriana, menjelaskan bahwa penurunan kecepatan motor pompa atau kipas sentrifugal hingga 80 persen berdasarkan hukum afinitas mampu memangkas kebutuhan daya hingga sekitar 51 persen. Potensi penghematan tersebut dimaksimalkan melalui penggabungan penggerak motor dengan filter harmonik aktif untuk menciptakan ekosistem kelistrikan yang stabil dan andal.
“Kami melihat kebutuhan pelanggan secara menyeluruh, mulai dari aplikasi motor, sistem kontrol dan komunikasi, hingga kualitas daya dan pemeliharaan. Pada aplikasi pompa dan kipas sentrifugal, berdasarkan prinsip affinity laws, penurunan kecepatan motor menjadi 80% secara teoritis dapat menurunkan kebutuhan daya hingga sekitar 51%. Potensi efisiensi ini dapat dioptimalkan melalui penggunaan Altivar HVAC ATH600, yang kemudian diintegrasikan dengan EasyLogic APF Active Harmonic Filter untuk mengendalikan harmonisa, sehingga menghasilkan sistem yang lebih efisien, andal, dan memiliki kualitas daya yang lebih baik,” ungkap Reza.
Penerapan teknologi tata udara modern menuntut perencanaan menyeluruh mulai dari tahap kajian teknis, desain penentuan kapasitas (sizing), hingga layanan purnajual.
Langkah ini krusial bagi pengelola gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik dalam menekan biaya operasional jangka panjang sekaligus memenuhi standar sertifikasi bangunan hijau di Indonesia.
Solusi Pencahayaan Pintar Signify Dorong Eco-City dan Smart Building
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel





