PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Langkah progresif dalam menekan emisi karbon kembali ditunjukkan oleh pengelola gedung perkantoran di ibu kota. Menara Astra resmi menjadi gedung perkantoran pertama di Jakarta yang mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk optimasi sistem Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC).
Inisiatif pionir ini terwujud melalui kerja sama strategis antara PT Menara Astra (bagian dari Astra Property) dan Colliers Indonesia. Melalui integrasi teknologi AI BTune, pengelola gedung menargetkan penurunan konsumsi energi sekaligus pengurangan emisi karbon secara signifikan tanpa membutuhkan belanja modal awal (zero capex).
Baca Juga: Inovasi HVAC Terbaru dari Johnson Controls-Hitachi, Transformasi Positif Sektor Perhotelan Indonesia
Sistem AI ini terhubung langsung dengan Building Management System (BMS) yang sudah beroperasi di Menara Astra. Pengaturan suhu udara kini dilakukan secara real-time dan otomatis, sehingga efisiensi energi dapat ditingkatkan tanpa mengorbankan kenyamanan para penghuni gedung.
Efisiensi Energi Berbasis AI Tanpa Beban Investasi Awal
Penerapan AI HVAC di Menara Astra tidak memerlukan perombakan infrastruktur maupun penggantian perangkat pendingin udara yang sudah ada. Teknologi ini bekerja di atas sistem otomasi gedung yang ada, sehingga proses transisi berlangsung cepat dan minim gangguan terhadap kegiatan operasional harian.
Skema kerja sama yang diterapkan mengusung model performance-linked savings. Melalui model ini, biaya implementasi didasarkan pada besaran penghematan energi yang benar-benar tercapai, memberikan solusi yang sangat efisien dari segi finansial bagi pengelola gedung.
President Director PT Menara Astra, Wibowo Muljono, menegaskan bahwa penggunaan daya pada sistem HVAC mencakup porsi terbesar dari total konsumsi listrik gedung komersial. Karena itu, pengoperasian pendingin udara secara efisien menjadi prioritas utama perusahaan.
“Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan kami, kami terus berfokus pada pengurangan jejak karbon sekaligus meningkatkan kinerja operasional dan kenyamanan penghuni. Penerapan BTune mencerminkan komitmen kami dalam memanfaatkan teknologi yang praktis dan inovatif,” ungkap Wibowo.
Baca Juga: Arsitektur IoT Bangunan Cerdas Schneider Electric: Solusi Efisiensi Energi Properti
Standar Baru Manajemen Gedung Berbasis ESG di Jakarta
Colliers Indonesia menjadi pihak yang memperkenalkan konsep optimasi HVAC otomatis berbasis AI ini kepada Menara Astra. Langkah ini sejalan dengan tren manajemen gedung berbasis data (data-driven building management) yang kini menjadi perhatian utama para investor dan penyewa properti komersial.
Managing Director Colliers Indonesia, Mike Broomell, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi tolok ukur baru bagi industri properti komersial di Jakarta. Gedung perkantoran modern terbukti mampu meningkatkan efisiensi energi dan menekan emisi karbon secara nyata melalui pendekatan teknologi cerdas.
“Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi sektor properti komersial Jakarta. Gedung perkantoran modern seperti Menara Astra membuktikan bahwa teknologi cerdas dapat meningkatkan efisiensi energi tanpa mengorbankan kenyamanan penghuni,” tegas Mike.
Baca Juga: Green Space Jadi Senjata Baru Mal Jakarta, Okupansi 94%
Berdasarkan estimasi awal, penerapan teknologi ini diproyeksikan mampu menghemat konsumsi energi rata-rata sebesar 10 hingga 20 persen di Menara Astra.
Selain menghemat daya, pemanfaatan AI juga mempercepat identifikasi masalah operasional HVAC hingga 30–50 persen. Secara global, pemanfaatan sistem sejenis mampu menurunkan total konsumsi energi bangunan hingga 18 persen secara konsisten.
Dengan adopsi teknologi ramah lingkungan ini, Menara Astra semakin memperkuat posisinya sebagai gedung perkantoran berstandar hijau yang siap memenuhi kriteria Environmental, Social, and Governance (ESG) di pasar real estat Indonesia.
Baca Juga:
Harga Properti Spanyol Melonjak 12,2%, Krisis Hunian Picu Protes di Madrid
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel





