PropertiTerkini.com, (BSD CITY) — Sinar Mas Land meluncurkan West Lakeside, produk komersial terbaru di BSD City yang mengusung konsep panorama tepi danau.
Pengembangan ini berada di kawasan West Village Business District seluas 10,5 hektare dan menjadi produk komersial pertama di BSD City bagian barat yang mengadopsi konsep kawasan tepi danau.
Peluncuran tersebut dilakukan di tengah tren permintaan ruang usaha yang terus meningkat di BSD City. Berdasarkan laporan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), lebih dari 500 unit produk komersial berhasil terjual dalam satu tahun terakhir.
Banyaknya bisnis ritel yang telah beroperasi di kawasan tersebut juga mencerminkan tingginya aktivitas komersial dan kepercayaan pasar terhadap BSD City.
West Lakeside dirancang untuk memadukan fungsi bisnis dan gaya hidup dalam satu kawasan. Lokasinya berada di area yang telah didukung ekosistem hunian, pusat bisnis, komunitas, serta berbagai destinasi lifestyle di BSD City.
Konsep Komersial Tepi Danau di BSD City
Berbeda dari pengembangan ruko konvensional, West Lakeside BSD City mengusung desain multi-facade pada seluruh unit sehingga visibilitas usaha dapat diperoleh dari berbagai arah.
Baca Juga: BSD Urbanatura Eco Urban Park, Ruang Hijau Baru BSD City Perkuat Konsep Kota Berkelanjutan
Beberapa unit yang menghadap danau juga dilengkapi private lakeview balcony untuk menciptakan pengalaman yang lebih eksklusif bagi tenant maupun pengunjung.
Kawasan ini terdiri atas bangunan dua lantai dengan tiga pilihan tipe unit:
- Tipe 4 x 10 m²
- Tipe 4,5 x 10 m²
- Tipe 5 x 10 m²
CEO Commercial BSD Sinar Mas Land, Anna Budiman, mengatakan bahwa pengembangan produk komersial saat ini tidak lagi hanya mempertimbangkan fungsi ruang usaha, tetapi juga pengalaman pelanggan yang tercipta dari lingkungan sekitarnya.
“Pelaku usaha saat ini semakin mengutamakan lokasi yang tidak hanya mendukung aktivitas bisnis, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman yang lebih menarik bagi pelanggan. Melalui West Lakeside, kami ingin menyediakan ruang usaha yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha dalam jangka panjang,” ujar Anna, dikutip dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).
Baca Juga: Menguak Potensi Investasi Wander Alley Walk di Kawasan TOD BSD City
Penjualan tahap pertama West Lakeside dijadwalkan dimulai pada minggu keempat Agustus 2026 dengan harga mulai dari Rp2 miliar.
Fasilitas Ruang Publik dan Potensi Bisnis
West Lakeside mengintegrasikan area komersial dengan ruang publik melalui sejumlah fasilitas pendukung, antara lain:
- Lakeside Social Deck di tepi danau,
- Alfresco Dining Area untuk konsep makan semi-terbuka,
- Walkable Promenade dengan jalur pedestrian yang nyaman.
Konsep ini membuat kawasan tersebut dapat mengakomodasi berbagai jenis usaha, mulai dari kafe, restoran, salon, beauty clinic, butik, bakery, lembaga pendidikan non-formal, perkantoran, hingga bisnis ritel lainnya.
Baca Juga: Bali Tak Lagi Cukup dengan Hotel, Ecoverse Bidik Pasar Tinggal Jangka Menengah
Dari sisi operasional, kawasan ini dilengkapi two-way driveway dengan lebar jalan 16–24 meter, sistem keamanan 24 jam, serta area parkir mobil yang luas.
Dikelilingi Kawasan Residensial Premium BSD City
Sebagai area shophouse, West Lakeside memiliki pasar potensial yang berasal dari kawasan hunian di sekitarnya.
Pengembangan ini berada dekat dengan sejumlah klaster residensial BSD City seperti EONNA, Terravia, The Armont Residence, The Zora, Vanya Park, Tabebuya, Tanakayu, dan Greenwich Park.
Selain itu, kawasan ini juga berdekatan dengan berbagai fasilitas komersial dan institusi pendidikan, di antaranya:
- AEON Mall BSD City
- QBig BSD City
- ICE BSD
- The Breeze BSD City
- Eastvara Mall
- GrandLucky
- Genesis Global Community School
- ACS Jakarta
Baca Juga: Lautan Luas dan Greenvolt Power Indonesia Perkuat Transisi Energi Terintegrasi
Kombinasi antara kawasan hunian premium, pusat perbelanjaan, perkantoran, dan fasilitas pendidikan dinilai menjadi faktor penting yang mendukung potensi aktivitas bisnis di West Lakeside.
Akses Tol dan Transportasi Umum Terintegrasi
Salah satu keunggulan utama West Lakeside BSD City adalah konektivitasnya. Kawasan ini diapit oleh dua jalan penghubung utama antara BSD City dan Gading Serpong, sehingga memiliki akses yang relatif fleksibel dari berbagai arah.
Dari jaringan jalan tol, kawasan ini terhubung dengan:
- Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A dan 1B
- Tol Jakarta–Serpong
- JORR 1 dan JORR 2
- koridor menuju Tol Jakarta–Cikampek (Japek) dan Tol Jagorawi
Baca Juga: GWK Cultural Park Kian Dilirik sebagai Destinasi Wellness Outdoor di Bali

Konektivitas tersebut memperkuat akses menuju Bandara Soekarno-Hatta maupun berbagai kawasan utama di Jabodetabek.
Mobilitas kawasan juga didukung oleh transportasi umum seperti BSD Link, feeder bus BSD City, serta layanan commuter line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake.
Selain itu, hadirnya Bus TransJakarta rute S11 yang menghubungkan Terminal BSD – Kebayoran Lama – Jelambar dan terintegrasi dengan Koridor 13 (Ciledug–Tendean) semakin memperluas pilihan transportasi menuju kawasan BSD City.
Baca Juga: Perkuat Modal Usaha, APLN Lepas Sebagian Saham Bukit Podomoro Jakarta ke Hankyu Hanshin
Dengan kombinasi konsep tepi danau, fasilitas ruang publik, serta jaringan akses yang terintegrasi, West Lakeside menjadi bagian dari strategi Sinar Mas Land dalam memperkuat portofolio kawasan komersial BSD City yang menyasar kebutuhan bisnis sekaligus aktivitas lifestyle perkotaan.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





