PropertiTerkini.com, (BSD CITY) — Pengembangan ruang terbuka hijau kini menjadi bagian penting dalam pembangunan kawasan perkotaan modern. Tidak lagi sekadar menghadirkan taman kota, ruang hijau mulai diposisikan sebagai infrastruktur yang mendukung kualitas lingkungan, mobilitas, hingga kesehatan masyarakat.
Pendekatan tersebut diwujudkan Sinar Mas Land melalui BSD Urbanatura Eco Urban Park, ruang terbuka hijau multifungsi yang dikembangkan di kawasan barat BSD City.
Baca Juga: Green Living di BSD City Diperkuat, Wujudkan Kota Modern Berkelanjutan di Indonesia
Proyek seluas sekitar 120.000 meter persegi ini menjadi transformasi dari Green Pathway menjadi kawasan publik yang mengintegrasikan lanskap alami, koridor sungai, serta fasilitas rekreasi dalam satu kawasan.
Mengusung jalur sungai sepanjang sekitar 1,5 kilometer yang dikelilingi vegetasi tropis, BSD Urbanatura dirancang untuk menjadi ruang publik yang mendukung aktivitas warga sekaligus memperkuat prinsip pembangunan kota berkelanjutan.
Nama Urbanatura sendiri berasal dari perpaduan kata urban dan natura. Konsep tersebut merepresentasikan upaya mengharmonikan kehidupan kota dengan keberadaan alam melalui ruang publik yang lebih inklusif dan mudah diakses.
Infrastruktur Hijau Menjadi Fondasi Kawasan
Berbeda dengan taman kota konvensional, BSD Urbanatura mengadopsi pendekatan blue-green infrastructure, yaitu konsep perencanaan kota yang mengintegrasikan elemen air dan vegetasi ke dalam sistem infrastruktur kawasan.
Baca Juga: The Armont Residences BSD City Luncurkan Klaster Monard, Unit Terbatas Mulai Rp4 Miliar
Melalui pendekatan tersebut, kawasan ini dilengkapi lahan basah, kolam retensi, koridor hijau, hingga sistem pengelolaan air yang dirancang untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus membantu mengurangi risiko banjir. Seluruh elemen tersebut dipadukan dalam kawasan yang dilalui Sungai Cijantra di bagian barat BSD City.
Dalam beberapa tahun terakhir, konsep blue-green infrastructure semakin banyak diterapkan di berbagai kota dunia karena dinilai mampu menjawab tantangan urbanisasi sekaligus meningkatkan kualitas ruang hidup masyarakat.
Dirancang Bersama Konsultan Lanskap Singapura
Pengembangan BSD Urbanatura dilakukan bersama SIURA Studio Pte Ltd, firma perencanaan perkotaan dan arsitektur lanskap asal Singapura yang dikenal melalui sejumlah proyek ruang publik, termasuk Tebet Eco Park di Jakarta.
Melalui pendekatan landscape-led urban design, desain kawasan menempatkan lanskap sebagai elemen utama yang menghubungkan manusia, ruang, serta ekosistem alami.
Herry Hendarta, Deputy Group CEO Strategic Development & Assets Sinar Mas Land, mengatakan kawasan tersebut tidak hanya dirancang sebagai taman kota, melainkan ruang hidup yang menghubungkan aktivitas masyarakat dengan lingkungan.
“Melalui kehadiran BSD Urbanatura Eco Urban Park, kami tidak sekadar menghadirkan taman kota, tapi sebuah ruang hidup yang memadukan ekosistem, gaya hidup aktif, serta koneksi antarwarga di BSD City,” ujar Herry.
Menurutnya, keberadaan amphitheater, river walk, area rekreasi, dan ruang komunitas diharapkan dapat mendorong aktivitas luar ruang sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.
Dukung Gaya Hidup Sehat, Terintegrasi dengan Kawasan Residensial
Selain menjadi paru-paru hijau kawasan, BSD Urbanatura juga dilengkapi jalur pedestrian dan jalur sepeda yang menghubungkan berbagai zona hijau.
Tersedia pula taman air, ruang terbuka, serta area komunitas yang dirancang sebagai tempat berkumpul, berolahraga, maupun menyelenggarakan berbagai aktivitas sosial.
Keberadaan ruang terbuka seperti ini semakin relevan di kawasan perkotaan yang berkembang pesat, mengingat akses terhadap ruang hijau menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi kualitas hidup masyarakat.
Lokasi BSD Urbanatura juga berada berdampingan dengan Eastvara Mall, pusat gaya hidup semi-outdoor yang mengusung konsep “The Light of Asia”.
Kawasan hijau ini juga melengkapi fasilitas bagi sejumlah proyek hunian premium Sinar Mas Land, seperti Eonna, Terravia, dan The Armont.
Baca Juga: Paramount Petals Perkuat Konsep Kota Hijau Lewat Optimalisasi RTH
Integrasi tersebut memungkinkan penghuni maupun pengunjung kawasan komersial menikmati ruang terbuka hijau hanya dengan berjalan kaki.
Akses Semakin Mudah dari Berbagai Wilayah Jabodetabek
Dari sisi konektivitas, BSD Urbanatura dapat dijangkau melalui Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja), Tol Jakarta–Serpong yang terhubung dengan JORR 1 dan JORR 2, serta memiliki akses menuju Tol Jakarta-Cikampek dan Jagorawi.
Pilihan transportasi umum juga tersedia melalui feeder bus BSD City, shuttle BSD Link, hingga KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake.
Kondisi tersebut memperkuat posisi BSD City sebagai kawasan terpadu yang mengedepankan kemudahan mobilitas sekaligus kualitas ruang publik.
Baca Juga: KEK ETKI Banten di BSD City Raup Investasi Rp1,4 Triliun
Dengan hadirnya BSD Urbanatura Eco Urban Park, pengembangan BSD City tidak hanya berfokus pada pembangunan kawasan residensial dan komersial, tetapi juga memperluas investasi pada ruang terbuka hijau yang menjadi bagian penting dalam menciptakan kota yang lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





