BERITA TERKAIT

GWK Cultural Park Kian Dilirik sebagai Destinasi Wellness Outdoor di Bali

GWK Cultural Park di Bali semakin diminati sebagai destinasi wellness outdoor dengan aktivitas pilates, meditasi, dan sunset yoga berlatar Patung Garuda Wisnu Kencana.

PropertiTerkini.com(BALI) — Tren gaya hidup sehat mendorong perubahan cara masyarakat memilih lokasi aktivitas kebugaran. Jika sebelumnya yoga, pilates, dan meditasi identik dengan studio tertutup, kini ruang terbuka dengan suasana alami semakin diminati karena dinilai mampu menghadirkan pengalaman yang lebih menyeluruh bagi kesehatan fisik maupun mental.

Perkembangan tersebut terlihat di GWK Cultural Park, Badung, Bali, yang dalam beberapa waktu terakhir semakin sering digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan wellness outdoor. Kawasan budaya yang dikenal melalui ikon Patung Garuda Wisnu Kencana itu mulai berkembang menjadi ruang terbuka yang menggabungkan unsur rekreasi, budaya, dan kebugaran.

Baca Juga: GWK Cultural Park Gelar Pesta Rakyat 2026, Hadirkan Festival Kemerdekaan dengan Budaya, Kuliner, dan Konser Musik

Salah satu kegiatan yang baru-baru ini digelar adalah Morning Mat Pilates bersama SAIA Pilates di Plaza Wisnu. Sesi yang berlangsung pada pagi hari tersebut memanfaatkan udara segar dan suasana kawasan yang relatif tenang sebelum aktivitas wisata dimulai.

Perpaduan gerakan pilates dengan panorama Patung Garuda Wisnu Kencana memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kelas kebugaran di dalam ruangan. Pendekatan ini sejalan dengan meningkatnya minat terhadap wellness outdoor yang mengutamakan koneksi antara aktivitas fisik dan lingkungan sekitar.

Menurut informasi yang disampaikan GWK Cultural Park, pemanfaatan area terbuka untuk kegiatan berbasis wellness telah berlangsung sejak 2025. Sejumlah brand dan komunitas seperti Earth Love Life, A Plus, dan SAIA Pilates telah menyelenggarakan berbagai program kebugaran dan meditasi di kawasan tersebut.

Rangkaian kegiatan itu menunjukkan bahwa ruang terbuka GWK tidak hanya berfungsi sebagai area wisata budaya, tetapi juga mampu mengakomodasi aktivitas yang berfokus pada kesehatan, kebugaran, dan pengembangan diri.

Baca Juga: Ecoverse Resmi Beroperasi, Tawarkan 51 Unit Hunian Fully Furnished di Nuanu Bali

GWK juga dijadwalkan menjadi lokasi penyelenggaraan “The Sacred Sunset”, sebuah sesi Sunset Yoga yang diinisiasi oleh Micro Mindfulness pada September mendatang. Program ini memanfaatkan suasana matahari terbenam di kawasan GWK sebagai bagian dari pengalaman meditasi dan yoga yang ditawarkan kepada peserta.

Ruang Terbuka Multifungsi di Kawasan Budaya Bali

Di tengah berkembangnya tren wellness tourism dan urban wellness lifestyle, keberadaan ruang terbuka yang mampu menampung berbagai aktivitas komunitas menjadi semakin penting.

GWK Cultural Park melihat peluang tersebut dengan membuka kolaborasi bagi komunitas maupun penyelenggara program yang ingin memanfaatkan kawasan ini.

Tidak terbatas pada aktivitas wellness, area GWK juga dapat digunakan untuk kegiatan olahraga, seni, budaya, edukasi, maupun aktivitas kreatif lainnya yang melibatkan masyarakat. Karakter ruang terbuka yang luas memungkinkan penyelenggaraan program dengan skala dan konsep yang beragam.

Baca Juga: Tren Home Wellness Naik, Rumah Kini Jadi Pusat Gaya Hidup Sehat

Pendekatan ini memperlihatkan perubahan fungsi kawasan wisata modern yang tidak lagi hanya berorientasi pada kunjungan rekreatif, tetapi juga pada penciptaan community engagement dan pengalaman berbasis gaya hidup.

Bali dan Tren Wellness Tourism

Bali selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi utama wellness tourism di Asia Tenggara. Kombinasi alam tropis, budaya lokal, serta berkembangnya komunitas yoga dan mindfulness menjadikan pulau ini memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang mencari pengalaman kesehatan holistik.

Kehadiran program-program wellness di GWK memperlihatkan bagaimana kawasan budaya dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang terus berubah.

Integrasi antara destinasi budaya, ruang publik terbuka, dan aktivitas kebugaran berpotensi memperluas segmen pengunjung sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata berbasis pengalaman di Bali.

Baca Juga: Paramount Petals Dorong Lingkungan Sehat melalui Layanan Kesehatan dan Kebun PKK

Bagi industri properti dan pariwisata, tren ini juga mencerminkan meningkatnya nilai kawasan yang memiliki akses ruang terbuka berkualitas, lingkungan yang mendukung aktivitas sehat, serta kemampuan mengakomodasi berbagai program komunitas.

Faktor-faktor tersebut semakin diperhitungkan dalam pengembangan destinasi wisata maupun kawasan hunian berbasis wellness living.

GWK Cultural Park sendiri menegaskan komitmennya untuk terus membuka peluang kolaborasi dengan komunitas dan brand yang ingin menyelenggarakan program di kawasan tersebut.

Dengan karakter ruang terbuka yang dimiliki, GWK menghadirkan berbagai kemungkinan bagi komunitas untuk menciptakan pengalaman yang selaras dengan kebutuhan dan minat pengunjung.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page