PropertiTerkini.com, (BALI) — Ecoverse resmi beroperasi di kawasan Nuanu Creative City, Bali, dengan menghadirkan 51 unit hunian fully furnished yang dapat digunakan untuk masa tinggal jangka pendek maupun jangka panjang. Proyek yang dikembangkan oleh NPG ini mulai memasuki tahap operasional pada Rabu, 12 Agustus 2026 dan pengelolaannya dipercayakan kepada OXO Hospitality Management.
Peresmian tersebut dilakukan setelah pelaksanaan upacara adat Bali Melaspas, yang menandai selesainya pembangunan sekaligus dimulainya operasional penuh Ecoverse. Berbeda dengan banyak proyek properti yang berhenti pada tahap serah terima bangunan, Nuanu menempatkan momen ini sebagai awal ketika sebuah kawasan mulai benar-benar berfungsi sebagai lingkungan hidup sehari-hari.
Baca Juga: Luna Residences Tawarkan Leasehold 60 Tahun, Pembayaran Bertahap Mulai DP 25 Persen
Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City, mengatakan bahwa pengoperasian Ecoverse menjadi tonggak penting dalam perjalanan Nuanu sebagai kota kreatif.
“Pada akhirnya, sebuah kota tidak dinilai dari bagaimana tampilannya di atas masterplan, tetapi dari seberapa baik kawasan tersebut berfungsi ketika orang mulai tinggal di dalamnya. Ecoverse menjadi momen penting bagi Nuanu karena membawa kami semakin dekat pada visi tersebut,” ujar Lev.
Dalam sesi media gathering, Lev menambahkan bahwa selama ini Nuanu dikenal sebagai kawasan dengan berbagai fasilitas seni, budaya, pendidikan, dan wellness, namun tantangan berikutnya adalah memastikan orang dapat tinggal, bekerja, membangun hubungan, dan merasa menjadi bagian dari ekosistem yang terus berkembang.
Pasar Bali Bergerak ke Hunian Berlayanan
Pengoperasian Ecoverse hadir di tengah perubahan perilaku pasar properti Bali. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Bali mencatat 6,94 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025, meningkat sekitar 9,72 persen dibanding tahun sebelumnya. Kunjungan wisatawan domestik juga mencapai sekitar 9,3 juta perjalanan.
Baca Juga: Nuanu Creative City Bangun Kembali Rumah Warga Tabanan, Perkuat Dampak Sosial di Bali
Perubahan tersebut tidak hanya meningkatkan permintaan akomodasi wisata, tetapi juga mendorong kebutuhan akan hunian yang dapat digunakan untuk tinggal lebih lama.
Diana Akchurina, CEO OXO Hospitality Management, menjelaskan bahwa pengalaman OXO menunjukkan banyak tamu yang awalnya datang hanya beberapa hari kemudian memperpanjang masa tinggal hingga beberapa minggu atau bahkan satu bulan.
“Orang-orang telah datang ke Bali sejak lama untuk mengubah sesuatu dalam hidup mereka. Yang selama ini belum ada adalah sebuah tempat yang dibangun untuk benar-benar menanggapi niat tersebut dengan serius. Bali tidak membutuhkan hotel lagi; Bali membutuhkan jawaban yang lebih baik tentang bagaimana orang benar-benar hidup di sini saat ini,” kata Diana Akchurina.
Lebih lanjut Diana mengungkapkan bahwa tamu OXO sebelumnya sering meminta bantuan mencari dokter, pelatih kebugaran, tempat makan favorit, hingga ruang kerja, sehingga kebutuhan mereka sudah melampaui fungsi hotel konvensional.
“Orang tidak lagi hanya mencari kamar yang bagus. Mereka mencari cara untuk tinggal dan menjalani hidup di Bali untuk sementara waktu,” tegasnya.
Komposisi 51 Unit dan Fasilitas Pendukung

Ecoverse berdiri di atas lahan sekitar 7.260 meter persegi dan terdiri atas:
- 29 unit suite berukuran 46–69 m²,
- 6 unit apartemen satu dan dua kamar tidur,
- 16 unit townhouse dua, tiga, dan empat kamar tidur.
Seluruh unit diserahkan dalam kondisi fully furnished, sehingga dapat langsung ditempati atau dimasukkan ke dalam program rental yang dikelola OXO.
Fasilitas yang tersedia meliputi kolam renang 25 meter, pusat kebugaran, restoran, co-working space, serta parkir bawah tanah dengan stasiun pengisian kendaraan listrik. Kawasan ini juga terhubung dengan berbagai fasilitas Nuanu melalui layanan electric buggy berbasis kendaraan listrik.
Baca Juga: RISE Bangun VASA Ubud Bali Senilai Rp1 Triliun, Perkuat Bisnis Resort Mewah
Sustainability dan Neo-Luxury Jadi Fondasi Pengalaman Tinggal
Salah satu topik yang paling banyak mendapat perhatian media adalah pendekatan keberlanjutan proyek.
Evgeny Obolentsev, CEO Ecoverse menjelaskan bahwa Ecoverse dilengkapi dengan panel surya, sistem pengelolaan dan penyaringan air, serta bangunan dengan efisiensi energi yang dirancang untuk menekan konsumsi listrik.
“Kami sangat memperhatikan pengelolaan air, pengolahan air limbah, dan efisiensi energi bangunan. Ketika penggunaan energi bisa ditekan, itu juga menjadi bagian dari kontribusi keberlanjutan,” ujar Eugene.
Namun pembahasan tidak berhenti pada aspek teknis bangunan. Johannes Weissenbaeck, CEO of OXO Group Indonesia menekankan bahwa jejak lingkungan terbesar sebuah properti justru sering berasal dari operasional hariannya.
“Ketika orang berbicara tentang sustainability, fokusnya sering pada material dan konstruksi. Padahal operasional memiliki jejak yang sangat besar. Hal-hal sederhana seperti pemilahan sampah, mematikan lampu dan AC saat tidak digunakan, serta edukasi staf adalah bagian yang sangat penting,” terang Jo, sapaan akrab Johannes Weissenbaeck.
Baca Juga: Luna Residences Tawarkan Pengalaman Tinggal Terintegrasi, Bukan Sekadar Hunian Premium di Bali
OXO juga memiliki sustainability manager khusus dan sedang menjalani proses menuju sertifikasi B Corp, yang berfokus pada tata kelola operasional, dampak lingkungan, dan kontribusi sosial perusahaan.

Lebih dari itu, Ecoverse juga mengusung pendekatan neo-luxury, yaitu kemewahan yang tidak bertumpu pada material mahal atau elemen visual yang berlebihan.
“Neo-luxury bagi kami bukan marmer atau emas. Yang penting adalah nilai personal dan pengalaman penghuni. Kemewahan hari ini adalah ketenangan, privasi, layanan yang responsif, dan ruang yang benar-benar relevan dengan cara orang hidup saat ini,” tambah Johannes.
Menurut Jo, desain Ecoverse sengaja dibuat sederhana namun fungsional, dengan fokus pada pengalaman tinggal yang dapat bertahan dalam jangka panjang meskipun tren desain terus berubah.
Baca Juga: Rebranding Hotel Makin Marak, Jakarta dan Bali Berebut Pasar Wisata Premium
Skema Kepemilikan dan Program Rental
Ecoverse ditawarkan dengan skema hak sewa selama 25 tahun, disertai jaminan struktur bangunan selama masa sewa serta hak prioritas untuk memperpanjang selama 30 tahun berikutnya.
Anastasia Sinberg, Direktur Nuanu Real Estate, mengatakan bahwa nilai sebuah proyek properti justru diuji setelah proses penjualan selesai.
“Sebuah proyek mungkin terlihat menarik di atas kertas, tetapi nilai sebenarnya dibuktikan melalui bagaimana properti tersebut diserahkan, dikelola, dan memberikan pengalaman kepemilikan dalam jangka panjang,” jelas Anastasia.
Pemilik unit dapat menggunakan properti secara pribadi atau mengikuti program rental eksklusif yang dikelola OXO.
Baca Juga: The Pavilions, Wellness Living Pertama di Bali Siap Diluncurkan: OXO Hadirkan 24 Vila Mewah dan Unik
Operator akan menangani housekeeping, pemeliharaan properti, layanan penghuni, komunikasi dengan tamu, serta pengelolaan masa tinggal jangka pendek maupun bulanan.
Nuanu Memasuki Fase Operasional Kota Kreatif

Ecoverse juga disebut sebagai “halaman baru” bagi Nuanu Creative City. Menurut Lev Kroll, fokus pengembangan kini mulai bergeser dari pembangunan fisik menuju pengalaman hidup di dalam kawasan, termasuk infrastruktur pedestrian, konektivitas antar fasilitas, pengelolaan lalu lintas, dan kenyamanan penghuni jangka panjang.
Lev juga mengungkapkan bahwa performa Ecoverse akan menjadi sumber pembelajaran penting bagi pengembangan proyek-proyek berikutnya di Nuanu.
“Kami selalu merencanakan sesuatu yang baru, tetapi keputusan pengembangan harus berbasis data dan pengalaman nyata. Ecoverse memberi kami kesempatan untuk belajar bagaimana menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi tamu, penghuni, dan investor,” terangnya.
Baca Juga: Ledakan Data Center dan Industri Hijau Dorong Permintaan Hunian di Kota Deltamas
Pemesanan Ecoverse telah dibuka melalui Agoda, Airbnb, Booking.com, Tiket.com, serta kanal langsung OXO Living, dengan tarif mulai sekitar Rp1,3 juta per malam tergantung tipe unit dan periode menginap.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





