PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Tren home wellness semakin menguat di Indonesia. Rumah kini tidak lagi dipandang semata sebagai tempat tinggal, melainkan berkembang menjadi ruang yang mendukung kesehatan, kebugaran, sekaligus kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
CEO & Founder Pinhome Dayu Dara Permata mengatakan, evolusi tersebut terjadi seiring perubahan kondisi sosial ekonomi yang mendorong masyarakat mengubah cara memanfaatkan hunian. Rumah kini semakin berperan sebagai pusat kenyamanan, wellness, dan peningkatan kualitas hidup, tercermin dari meningkatnya penggunaan berbagai layanan berbasis rumah.
Baca Juga: Strategi Mengatur Keuangan agar Cicilan KPR Tetap Aman di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
“Perubahan kondisi sosial ekonomi mendorong masyarakat urban beralih dari pola perawatan rumah konvensional menuju layanan on-demand yang lebih fleksibel,” ujarnya.
Perubahan tersebut tergambar dalam Pinhome Indonesia Residential Property Market Report Semester I 2026, yang menunjukkan meningkatnya pemanfaatan berbagai layanan berbasis rumah sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan.
Data Pinhome menunjukkan indikator home wellness semakin kuat sepanjang Semester I 2026. Permintaan layanan Deep Cleaning meningkat dua kali lipat, Body Care tumbuh 29 persen secara kuartalan, sementara layanan Infal melonjak 117 persen pada Ramadan dan masih mempertahankan tingkat retensi pelanggan sebesar 21 persen pada kuartal berikutnya.
Di tengah tekanan ekonomi, kenaikan biaya hidup, hingga perubahan pola kerja, masyarakat justru mulai mengalokasikan pengeluaran untuk meningkatkan kualitas hunian. Perawatan rumah, kebersihan, hingga fasilitas pendukung kesehatan kini menjadi prioritas baru.
Baca Juga: Kohler Ubah Cara Pandang Kamar Mandi, Tren 2026 Bergeser ke Area Wellness
Tren Home Wellness Dorong Masyarakat Berinvestasi pada Kualitas Hunian
Pinhome mencatat pertumbuhan berbagai layanan yang berkaitan dengan home wellness sepanjang Semester I 2026. Kenaikan tersebut menjadi indikator bahwa rumah semakin berperan sebagai pusat aktivitas keluarga sekaligus ruang untuk menjaga kualitas hidup.
Salah satu yang menonjol ialah meningkatnya permintaan layanan Deep Cleaning hingga dua kali lipat, terutama setelah cuaca ekstrem pada awal tahun.
Di saat yang sama, layanan Body Care tumbuh sekitar 29 persen secara kuartalan, memperlihatkan bahwa aktivitas perawatan diri semakin banyak dilakukan dari rumah.
Momentum Ramadan juga memberi dampak tersendiri. Permintaan layanan Infal melonjak hingga 117 persen, sementara kebutuhan terhadap layanan kebersihan rumah tetap bertahan bahkan setelah periode tersebut berakhir.
Baca Juga: Saat Ibu Makin Melek Finansial, Rumah Impian Lebih Mudah Dicapai
Selain itu, pertumbuhan juga terlihat pada layanan seperti AC Repair serta Hair and Nail Care, yang memperkuat indikasi perubahan gaya hidup masyarakat dalam memanfaatkan hunian.
Pengeluaran Bergeser dari Rekreasi ke Peningkatan Kualitas Hunian
Lebih lanjut menurut Pinhome, perubahan perilaku konsumen bukan sekadar dipicu oleh kebutuhan praktis, tetapi juga oleh meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan dan kenyamanan.
Dalam laporannya disebutkan bahwa sebagian masyarakat mulai mengalihkan anggaran yang sebelumnya digunakan untuk perjalanan maupun rekreasi ke peningkatan kualitas rumah.
Respons terhadap perubahan tersebut juga diwujudkan melalui peluncuran layanan Pinhome Interior & Renovasi untuk mendukung transformasi hunian menjadi ruang hidup yang lebih bernilai.
Baca Juga: Perkuat Akses Mobilitas Penghuni, Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus ke Jakarta dan sekitarnya
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa investasi terhadap rumah kini tidak selalu diwujudkan dalam bentuk pembelian properti baru. Peningkatan kualitas ruang yang sudah dimiliki juga mulai dipandang sebagai bagian dari investasi jangka panjang.
Home Gym Kini Masuk Perencanaan Rumah Sejak Awal
Fenomena home wellness juga terlihat dari meningkatnya perhatian terhadap ruang kebugaran di dalam rumah.
CEO Technogym Indonesia, Ardi Setiadharma, mengatakan bahwa rumah kini dirancang untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan emosional. Menurutnya, home gym semakin sering menjadi bagian dari perencanaan hunian sejak tahap awal pembangunan, bukan lagi sekadar fasilitas tambahan.
“Dulu, kekayaan sering diukur dari aset. Kini, semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa kesehatan adalah aset yang paling berharga. Pergeseran ini juga terlihat di Indonesia, di mana hunian tidak lagi hanya dirancang sebagai tempat tinggal, tetapi juga untuk mendukung gaya hidup sehat,” ujar Ardi.
Baca Juga: Cara Memilih Air Purifier Sesuai Ukuran Ruangan, Lengkap dengan Daftar Harganya
Ia menjelaskan, perkembangan produk yang lebih ringkas memungkinkan ruang kecil di apartemen maupun rumah diubah menjadi wellness space lengkap tanpa memerlukan area sebesar pusat kebugaran komersial.
Dukungan ekosistem digital juga membuat aktivitas olahraga di rumah semakin terintegrasi dengan program latihan personal.
Peralatan Rumah Tangga Ikut Menjadi Bagian Home Wellness
Konsep home wellness juga merambah pemanfaatan peralatan rumah tangga.
Head of MODENA Subscription, Lusty Aprian Balenguru, menilai perangkat rumah tangga kini dipandang sebagai investasi yang berkontribusi terhadap kualitas hidup di rumah.
Baca Juga: EV Charger Kini Jadi Nilai Tambah Properti, BlueCharge Bidik Pasar Gedung Komersial
Melalui layanan berlangganan, konsumen dapat menggunakan berbagai home appliances seperti water purifier, kompor, cooker hood, kulkas, AC, water heater hingga mesin cuci, termasuk layanan perawatan tanpa biaya tambahan. Model ini dinilai memberi alternatif yang lebih fleksibel dibanding kepemilikan konvensional.
Wellness Space Dinilai Mampu Menambah Nilai Properti
Pergeseran fungsi rumah juga membawa implikasi terhadap nilai aset.
Dalam presentasi Pinhome disebutkan bahwa pembangunan wellness space tidak hanya meningkatkan kualitas hidup penghuni, tetapi juga berpotensi menambah nilai properti.
Nilai tersebut akan semakin optimal apabila didukung produk yang berkualitas, tahan lama, dan terintegrasi dengan layanan digital sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Syarat Program Bedah Rumah Dipangkas, Cukup Surat Keterangan Desa
Di tengah pasar properti yang semakin selektif, rumah bukan lagi hanya dipilih berdasarkan lokasi maupun harga. Kemampuan sebuah hunian menghadirkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan adaptif terhadap kebutuhan penghuninya mulai menjadi pertimbangan penting dalam mengambil keputusan.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





