BERITA TERKAIT

Menguak Potensi Investasi Wander Alley Walk di Kawasan TOD BSD City

Sinar Mas Land meluncurkan Wander Alley Walk di kawasan Intermoda BSD City yang berkembang sebagai simpul Transit-Oriented Development (TOD). Didukung traffic komuter tinggi, akses transportasi publik, dan ekosistem BSD City, kawasan ini dinilai memiliki prospek menarik untuk investasi properti komersial.

PropertiTerkini.com(BSD CITY) — Kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD) mulai menjadi salah satu sektor yang paling diperhatikan dalam pasar properti komersial Jabodetabek.

Perubahan pola mobilitas masyarakat urban membuat lokasi usaha yang dekat transportasi publik kini memiliki nilai tambah tersendiri, terutama untuk bisnis retail, food and beverage, hingga layanan gaya hidup.

Baca Juga: Wander Alley BSD City, Destinasi Urban Hangout Baru yang Terintegrasi TOD

Tren tersebut terlihat di kawasan Intermoda BSD City yang terus berkembang sebagai salah satu simpul TOD strategis di Tangerang Raya. Di area inilah Sinar Mas Land meluncurkan Wander Alley Walk, klaster komersial terbaru yang menyasar pasar bisnis dan investasi urban.

Wander Alley Walk dikembangkan di atas area seluas 3 hektare dan berada di sisi depan Jalan BSD Raya Utama ROW 22. Produk ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan Intermoda BSD City seluas sekitar 25 hektare yang terintegrasi dengan Stasiun Cisauk dan Terminal BSD Link.

Potensi kawasan TOD tersebut terlihat dari tingginya aktivitas komuter. Berdasarkan data perusahaan, jumlah penumpang di Terminal Bus dan Stasiun Cisauk mencapai 9.268.476 penumpang sepanjang 2025.

Traffic harian itu menjadi captive market yang dinilai penting untuk menopang aktivitas bisnis komersial di kawasan tersebut.

Baca Juga: Hunian Luxury di Tangerang Tetap Laris, CBRE Ungkap Alasannya

Traffic Komuter dan Konsep Kawasan Jadi Daya Tarik Investasi

Dalam beberapa tahun terakhir, pola pengembangan properti komersial mulai bergeser. Lokasi usaha tidak lagi hanya bergantung pada jalan utama atau pusat kota, tetapi juga pada kedekatan dengan transportasi publik dan kawasan mixed-use yang aktif.

Wander Alley Walk berada dalam radius berjalan kaki menuju Stasiun Cisauk dan terminal bus, sebuah faktor yang dinilai dapat meningkatkan visibilitas maupun pergerakan pengunjung harian.

CEO Commercial BSD Sinar Mas Land, Anna Budiman mengatakan produk ini dirancang untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha modern yang membutuhkan konektivitas tinggi.

“Produk komersial ini menawarkan prospek investasi yang menarik karena didukung captive market yang telah terbentuk, serta lokasi strategis di jantung BSD City dengan konektivitas yang sangat baik ke berbagai moda transportasi publik,” ujar Anna dalam keterangan resminya.

Baca Juga: BSD City Bangun Pusat Riset AI dan Robotik, Siapkan Akademi Teknologi Masa Depan

Pada tahap pertama, Wander Alley Walk dipasarkan terbatas sebanyak 64 unit dengan harga mulai Rp1,9 miliaran.

Skema limited supply tersebut biasanya menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor properti komersial, terutama di kawasan yang masih berkembang dan memiliki ruang pertumbuhan valuasi jangka panjang.

Dari sisi produk, Wander Alley Walk hadir dengan konsep commercial shophouse dua hingga tiga lantai berukuran 4,5 x 9 meter hingga 6 x 9 meter.

Produk ini dirancang oleh Siura Studio asal Singapura dengan pendekatan arsitektur modern dan lanskap terbuka.

Beberapa unit dilengkapi konsep double facade yang memungkinkan eksposur bisnis dari dua arah. Selain itu tersedia area pedestrian nyaman, ruang terbuka hijau, plaza komunal, serta area parkir yang mampu menampung lebih dari 400 kendaraan.

Baca Juga: Rumah Mewah Rp89 Miliar Ludes dalam 5 Bulan, BSD City Siapkan Produk Premium Baru

Konsep tersebut membuat kawasan ini dinilai cocok untuk berbagai jenis usaha seperti restoran, bakery, salon, beauty clinic, office, boutique, hingga bisnis F&B yang membutuhkan interaksi langsung dengan traffic kawasan.

Dikelilingi Ekosistem BSD City yang Sudah Terbentuk

Nilai investasi kawasan komersial umumnya tidak hanya ditentukan bangunan, tetapi juga ekosistem di sekitarnya. Dalam konteks ini, Wander Alley Walk berada di tengah kawasan BSD City yang telah memiliki kombinasi hunian, pusat bisnis, pendidikan, hingga lifestyle destination.

Di sekitar proyek terdapat kawasan residensial seperti ICON, Avani, dan Casa De Parco. Sementara dari sisi komersial dan gaya hidup, area ini dekat dengan AEON Mall BSD City, QBig, The Breeze, Eastvara Mall, BSD Green Office Park, hingga Pasar Modern Intermoda.

Kehadiran institusi pendidikan seperti ACS Jakarta, Sinarmas World Academy, Universitas Prasetiya Mulya, hingga Monash University Indonesia juga memperkuat aktivitas kawasan.

Baca Juga: IZZI BSD City Segera Rilis Tahap 2, Rumah Modern Rp1,4 Miliaran Terjual 100 Unit di Fase Awal

Faktor lain yang cukup menarik perhatian adalah rencana pengembangan BSD Secret Zoo, proyek hasil kolaborasi Sinar Mas Land dan Jawa Timur Park Group dengan konsep Urban Zoo Safari Adventure.

Kehadiran destinasi baru semacam ini umumnya berpotensi meningkatkan traffic kawasan dan mendorong pertumbuhan bisnis pendukung di sekitarnya.

Akses Tol dan Transportasi Publik Jadi Faktor Penggerak

Wander Alley Walk BSD City
Wander Alley Walk BSD City hadir dengan konsep commercial shophouse modern yang dirancang untuk mendukung aktivitas bisnis, F&B, dan lifestyle di kawasan TOD BSD City. (Foto: Dok. Sinar Mas Land)

Dari sisi konektivitas regional, Wander Alley Walk memiliki akses sekitar lima menit menuju Tol BSD Timur 1.

Kawasan ini juga terhubung dengan Tol Serpong–Balaraja, Tol Jakarta–Serpong, hingga jaringan JORR 1 dan JORR 2 yang menghubungkan berbagai koridor utama Jabodetabek.

Di tengah meningkatnya tren urban living dan mobilitas berbasis transportasi publik, kawasan TOD seperti Intermoda BSD City diperkirakan akan terus berkembang sebagai pusat aktivitas baru.

Baca Juga: Matera Lakeside Gading Serpong Diluncurkan, 25 Rumah Premium di Tepi Danau Cihuni Mulai Rp6,9 Miliar

Bagi pasar properti komersial, kombinasi antara captive market, aksesibilitas, dan ekosistem kawasan menjadi faktor utama yang menentukan daya tarik investasi jangka panjang.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page