Youtube Channel PT
Sunday, April 14, 2024

Meningkat 6 Persen, Laba Bersih Bank Danamon Tahun 2023 Capai Rp3,5 Triliun 

Di tengah kondisi tingkat suku bunga yang tinggi, Bank Danamon berhasil meningkatkan Net Interest Margin (NIM) sebesar 20 bps menjadi 8,2%. Pendapatan operasional juga meningkat sebesar 7% YoY menjadi Rp18,2 triliun.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Bank Danamon membukukan kenaikan Laba Bersih Setelah Pajak (NPAT) sebesar Rp3,5 triliun di tahun 2023, meningkat 6% YoY dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan jajaran Direksi Bank Danamon kepada pers dalam Virtual Press Conference Laporan Keuangan Bank Danamon Tahun 2023, di Jakarta, Senin sore (19/2/2014).

Baca Juga: Bank Danamon, Official Bank Partner IIMS 2024, Tawarkan Ragam Promo Menarik

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) kembali meraih rekor tertinggi dalam penyaluran kredit.

Total kredit dan Trade and Finance tumbuh sebesar 19% Year-on-Year (YoY) menjadi Rp174,9 triliun. Hal ini terjadi karena didukung oleh pertumbuhan dari keempat lini bisnis utama Danamon.

Pertumbuhan kredit ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan yang mencapai 10% di sepanjang tahun 2023.

Portofolio kredit konsumen menunjukkan pertumbuhan kredit tertinggi mencapai 41% YoY yang ditopang oleh partnership dengan perusahaan real estat Jepang dan akuisisi portofolio kredit konsumen Standard Chartered Bank.

Baca Juga: Sinergi Pengembang dan Perbankan Dorong Perekonomian Nasional

Berfokus pada peningkatan produktivitas dan perbaikan proses, segmen Kredit UKM meningkatkan kreditnya sebesar 9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Portofolio kredit dari segmen Enterprise Banking & Financial Institution memberikan kontribusi portofolio tertinggi mencapai Rp78,8 triliun, tumbuh 15% YoY.

Pembiayaan otomotif dan multiguna dari PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), anak perusahaan Danamon tumbuh 25% YoY mencapai Rp55,7 triliun.

Melalui peningkatan kolaborasi dengan Danamon dan MUFG, Adira Finance berhasil meningkatkan pembiayaan barunya sebesar 31% YoY di tahun 2023.

Pertumbuhan kredit yang pesat ini didukung dengan manajemen kualitas aset yang baik. Rasio Non-Performing Loan (NPL) – gross berhasil diturunkan menjadi 2,2%, dan rasio Loan at Risk (LAR) (termasuk restrukturisasi Covid-19 yang masih direlaksasi) berhasil turun menjadi 11,6%, membaik 100 basis poin (bps) YoY.

Baca Juga: 30 Ruas Jalan Daerah dan ‘Jalan Jeruk’ di Sumatera Utara Kini Telah Mulus

Danamon juga menyeimbangkan pertumbuhan kredit yang tinggi dengan rasio cakupan NPL yang kuat pada 265,9%.

Danamon berhasil membukukan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10% YoY, mencapai Rp140,4 triliun.

Program berskala nasional seperti Danamon Hadiah Beruntun, implementasi Next Generation Branch, serta pengembangan platform digital secara berkelanjutan telah meningkatkan jangkauan dan keterlibatan nasabah.

Di tengah kondisi tingkat suku bunga yang tinggi, Danamon berhasil meningkatkan Net Interest Margin (NIM) sebesar 20 bps menjadi 8,2%.

Pendapatan operasional juga meningkat sebesar 7% YoY menjadi Rp18,2 triliun. Danamon membukukan kenaikan Laba Bersih Setelah Pajak (NPAT) sebesar Rp3,5 triliun di tahun 2023, meningkat 6% YoY dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Menang Lawan Mafia Tanah, Empat Sertifikat Tanah Kembali Pada Artis Nirina Zubir

Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Daisuke Ejima mengatakan, Danamon menutup tahun 2023 dengan rekor baru khususnya dalam penyaluran kredit.

“Hal ini tercapai melalui eksekusi strategi kami yang disiplin dan menguatnya kolaborasi secara grup dengan MUFG dan Adira Finance,” katanya.

Sejalan dengan arahan strategis Danamon di tahun 2024-2026, lanjut Daisuke Ejima, hal ini memberikan landasan bagi Danamon untuk tumbuh sebagai financial group.

“Danamon juga akan terus memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia,” ungkap Daisuke Ejima.

Upaya Progresif Berkelanjutan

Direktur Syariah dan Sustainability Finance, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Herry Hykmanto menekankan bahwa Danamon telah melakukan upaya progresif menuju keuangan berkelanjutan dengan berpartisipasi dalam berbagai inisiatif pengembangan ekonomi hijau dan berkelanjutan di Tanah Air.

“Sepanjang tahun 2023, Danamon mencatat pertumbuhan portofolio kredit KKUB (Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan) sebesar 24% YoY, mencapai 22% dari total kredit bank,” katanya.

Baca Juga: Transisi Menuju Strategi Net-Zero dalam Perusahaan

Lebih jauh Herry mengemukakan, melanjutkan perjalanannya untuk mencapai Net Zero Carbon Emission pada operasionalnya, Danamon telah melakukan berbagai inisiatif dekarbonisasi di tahun 2023 seperti implementasi penggunaan dari Panel Surya, Lampu LED, dan EV Charging Station di Gedung-gedung Danamon, serta peremajaan ekosistem melalui penanaman bakau.

“Tahun 2023 juga menjadi awal keterlibatan Danamon dalam Bursa Karbon sebagai upaya untuk mendukung transisi ke energi terbarukan dan penyeimbangan karbon emisi melalui kepemilikan Karbon Kredit,” terang Herry.

Dalam hal Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sambung Herry, Danamon mendukung pemanfaatan kendaraan listrik bagi komunitas Koperasi dan pemasangan Panel Surya bagi 2 komunitas pendidikan.

Selain itu Danamon juga menjalankan literasi dan inklusi keuangan untuk beragam komunitas seperti pelajar dan mahasiswa, guru, pelaku UMKM dan komunitas difabel.

Baca Juga: Dibangun Kementerian PUPR, Rusun Untuk Penyandang Disabilitas Siap Dihuni

“Untuk mendukung proses pemulihan daerah yang terkena bencana, Danamon juga mengadakan pembangunan fasilitas air dan sanitasi di 3 lokasi bencana,” jelas Herry.

Danamon Optimalisasi Layanan Digital 

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, dalam meningkatkan jangkauan dan keterlibatan nasabah, Danamon terus mengembangkan kemampuan teknologi digital dan memperluas kemitraan digital dengan para pemain digital dan fintech di Indonesia, sambil terus membangun ketahanan operasional dan siber.

Pada tahun 2023, Danamon telah meluncurkan 22 fitur terbaru dalam aplikasi D-Bank PRO (digital banking untuk nasabah perorangan) yang menawarkan fleksibilitas dalam pengelolaan rekening dan transaksi, serta memberikan akses yang lebih luas terhadap solusi keuangan, termasuk pinjaman, wealth management, dan valas.

Spesifik untuk digital banking bagi nasabah bisnis, aplikasi Danamon Cash Connect telah dikembangkan lebih lanjut dan menawarkan modul yang lebih komprehensif untuk layanan Cash Management dan Financial Supply Chain.

Baca Juga: Mantis Hadirkan Khao Soi, Menu Baru Cita Rasa Kuliner Thailand Utara

Secara Gamblang Herry juga mengungkapkan, pada tahun 2023, Danamon telah mengimplementasikan konsep Next Generation Branch di 53 cabang yang tersebar di 18 kota.

Pengembangan digital ini mendukung peningkatan jumlah transaksi sebesar 154% dan peningkatan nilai transaksi sebesar 18% selama tahun 2023.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster
Sharp Plasmacluster

BERITA TERBARU

Demo Half Page