Iklan Youtube Properti Terkini
Sunday, April 14, 2024
Iklan Mesin Cuci Sharp

30 Ruas Jalan Daerah dan ‘Jalan Jeruk’ di Sumatera Utara Kini Telah Mulus

Selain menyelesaikan penanganan IJD, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan penanganan jalan rusak yang dikenal dengan "Jalan Jeruk".

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menangani 30 ruas jalan daerah dan ‘Jalan Jeruk di Karo’, Sumatera utara.

Upaya peningkatan konektivitas di Sumut tersebut, juga sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Empat Ruas Jalan Daerah di Magelang

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja mengatakan, khusus di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 30 ruas jalan daerah telah selesai dikerjakan tahun 2023 lalu.

“Lokasinya tersebar di 19 Kabupaten/Kota dengan biaya sebesar Rp1,2 triliun dan total panjang 224 km,” ujar Endra.

Kata dia, Program Inpres Jalan Derah (IJD) Sumut tersebar di 4 kawasan/koridor, yakni di Lintas Timur, Lintas Tengah, Lintas Barat, dan di Kawasan Nias.

Salah satu ruas jalan, bahkan telah ditinjau Presiden Jokowi bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada Mei 2023 lalu.

Ruas jalan tersebut, yakni Jalan Gunting Saga – Teluk Binjei di Kabupaten Labuhan Utara (Labura) sepanjang 5 km dengan biaya penanganan Rp41,6 miliar.

Baca Juga: Jalan Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor Diresmikan Presiden Jokowi

“Di Kabupaten Labuhan Utara tersebut juga telah selesai penanganan IJD ruas Teluk Binjei – Tanjung Leidong sepanjang 3 km dengan biaya peningkatan jalan sebesar Rp29,4 miliar,” lanjut Endra.

Jalan Kampung Jeruk Karo

Selain menyelesaikan penanganan IJD, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan penanganan jalan rusak yang dikenal dengan “Jalan Jeruk”.

Jalan kawasan Liang Melas Datas, Kabupaten Karo yang juga dikenal dengan jalan ke Kampung Jeruk, merupakan jalur utama bagi para petani jeruk.

“Perbaikan jalan jeruk yang rusak tersebut berada pada ruas Kuta Bangun – Kuta Kendit sepanjang 37,2 km dan lebar 3,5 meter,” jelas Endra.

Baca Juga: Dukung KEK Sei Mangke, Presiden Jokowi Resmikan Tol Tebing Tinggi-Indrapura dan Tol Indrapura-Lima Puluh

Dikatakan Endra, penanganan jalan ini dibutuhkan utamanya oleh para petani jeruk untuk meningkatkan konektivitas antara sentra produksi perkebunan dan pertanian ke pasar.

Sebelum diperbaiki, kondisinya sangat sulit dilalui dan hanya bisa dilintasi oleh kendaraan offroad seperti mobil Jeep dengan kecepatan rata-rata 5-10 km/jam.

Penanganan permanen dilakukan pada tahun 2022-2023 dengan biaya Rp163,74 miliar dengan menggunakan tiga jenis perkerasan yaitu perkerasan lentur dengan bahu diaspal.

Selanjutnya, perkerasan lentur dengan bahu Agregat Kelas S, dan perkerasan beton dengan bahu dibeton.

Total lebar badan jalan menjadi 5,5 meter dan lebar saluran 1 meter dengan pasangan batu dengan mortar.

Baca Juga: Paramount Petals Rilis Promo Penjualan Paramount Eazy Home ‘Lunar New Year Salebration 2024’

Kawasan Liang Melas Datas secara administratif memiliki luas 85,19 km2 yang mencakup 4 kecamatan, 7 desa dan 3 dusun di Kabupaten Karo.

Mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani jeruk, jagung, cabai, dan kemiri.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster

BERITA TERBARU

Demo Half Page