PropertiTerkini.com, (PARAMOUNT GADING SERPONG) — Konsep ekosistem hunian dan komersial terpadu semakin menjadi perhatian dalam pengembangan kota modern. Di tengah pertumbuhan kawasan perkotaan yang semakin padat, kebutuhan akan lingkungan yang memungkinkan aktivitas tinggal, bekerja, berbelanja, hingga bersosialisasi dalam satu kawasan terus meningkat.
Tren tersebut terlihat dalam pengembangan Paramount Gading Serpong yang mengedepankan prinsip urbanisasi berkelanjutan (sustainable urbanization) melalui integrasi hunian, area komersial, ruang publik, dan fasilitas gaya hidup yang saling terhubung.
Baca Juga: Victoria Central District, Babak Baru Kawasan Komersial di Boulevard Gading Serpong
Bagi pengembang, pendekatan ini tidak lagi sekadar menghadirkan produk properti. Kawasan harus mampu menciptakan aktivitas ekonomi, membangun komunitas, sekaligus menyediakan ruang hidup yang nyaman dan efisien bagi penghuninya.
Kawasan Hidup dengan Aktivitas yang Tersebar
Salah satu karakteristik yang membedakan Paramount Gading Serpong adalah penyebaran pusat aktivitas di berbagai titik kawasan.
Sejumlah destinasi seperti Hampton Square, kawasan kuliner Taman Rasa, hingga Maggiore Hills Park menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung interaksi sosial dan aktivitas warga sehari-hari.
Kehadiran ruang terbuka hijau di sekitar Danau Cihuni seluas sekitar 32 hektare juga memperkuat kualitas lingkungan kawasan. Tidak hanya berfungsi sebagai area rekreasi, ruang hijau tersebut menjadi elemen penting dalam mendukung konsep kota yang lebih berkelanjutan.
Baca Juga: Situ Cihuni Hadirkan Suasana Tenang di Tengah Kawasan Urban yang Hidup
Di sisi selatan kawasan Paramount Gading Serpong, berbagai area komersial berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Tangerang Raya. Konsep commercial strip dan pedestrian walk yang diterapkan menciptakan pengalaman berjalan kaki yang nyaman sekaligus mendukung aktivitas bisnis dan kuliner.
Area komersial seperti Maggiore, Pisa Grande, Sorrento, Verona, Hampton, hingga Aniva kini menjadi tujuan masyarakat untuk menikmati kuliner, bertemu rekan bisnis, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Didukung Permintaan Pasar yang Kuat

Tingginya aktivitas kawasan turut tercermin dari respons pasar terhadap produk-produk komersial yang dikembangkan.
Salah satu indikatornya adalah penyerapan produk komersial Maggiore Signature West yang memperoleh respons positif sejak diluncurkan pada awal 2026.
Baca Juga: Tumbuh 711%, Produk Komersial Maggiore @ Paramount Gading Serpong Jadi Rebutan Pasar
Menurut Ferry John Sihombing, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, perkembangan kawasan tidak hanya ditopang oleh sektor kuliner.
“Beragam kebutuhan harian tumbuh pesat, didorong captive market organik dari puluhan klaster hunian di sekitarnya. Menariknya, pusat keramaian tidak hanya terkonsentrasi pada satu titik, melainkan tersebar merata di hampir seluruh kawasan, menjadikan area ini semakin bersinar dan berkembang sebagai magnet ekonomi baru yang menarik pengunjung dalam skala regional, dari Tangerang, Jabodetabek, hingga luar Pulau Jawa,” ujar Ferry.
Tingkat okupansi yang tinggi juga terlihat pada berbagai sektor usaha lain, mulai dari lifestyle, kecantikan, minimarket, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kawasan yang memiliki basis penghuni kuat cenderung mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi properti di sekitarnya.
Mengarah pada Konsep Kota yang Lebih Walkable
Pertumbuhan aktivitas ekonomi yang berdekatan dengan area hunian turut mendorong terciptanya lingkungan yang lebih ramah pejalan kaki.
Konsep walkable city menjadi semakin relevan karena memungkinkan kebutuhan sehari-hari dijangkau dengan lebih mudah tanpa ketergantungan tinggi terhadap kendaraan.
Prinsip tersebut diterapkan pada pengembangan Pasadena Central District, kawasan seluas sekitar 40 hektare yang mengintegrasikan area komersial dan hunian premium dalam satu distrik terpadu.
Melalui konsep “10 Minutes City Living”, penghuni dapat menjangkau berbagai fasilitas utama dalam waktu relatif singkat sehingga aktivitas harian menjadi lebih efisien.
Matera Lakeside Tawarkan Keseimbangan Aktivitas dan Privasi
Implementasi konsep kawasan terpadu juga terlihat pada pengembangan Matera Lakeside.
Hunian premium ini berada di kawasan Matera yang memiliki akses langsung ke berbagai pusat aktivitas di Paramount Gading Serpong, namun tetap menawarkan privasi yang terjaga.
Lokasinya yang berdekatan dengan Danau Cihuni memberikan nilai tambah tersendiri. Kawasan danau tersebut telah dikembangkan sebagai area konservasi sekaligus ekowisata yang memperkuat kualitas lingkungan sekitar.
Mengusung konsep modern resort, Matera Lakeside juga terhubung langsung dengan Maggiore Hills Park yang dipenuhi pepohonan rindang dan fasilitas gaya hidup sehat seperti jogging track, outdoor gym, playground, hingga akses pedestrian menuju Matera Community Club.
Baca Juga: Kawasan Komersial Makin Hidup, Hunian Privat Justru Semakin Dicari
Kombinasi antara aksesibilitas, ruang hijau, dan fasilitas kawasan menjadi faktor yang semakin diperhatikan konsumen properti, khususnya di segmen hunian premium.
Paramount Gading Serpong Membangun Kota yang Berkelanjutan

Pengembangan kawasan terpadu saat ini tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana sebuah kawasan mampu menciptakan kehidupan yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Dengan mengintegrasikan hunian, komersial, ruang terbuka hijau, fasilitas publik, dan aktivitas komunitas dalam satu ekosistem, Paramount Gading Serpong berupaya membangun kawasan yang mendukung aktivitas tinggal, bekerja, dan bersosialisasi secara lebih efisien.
Baca Juga: Paramount Annual Golf Tournament 2026 Meriah, Hadiah Rumah Jadi Sorotan
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan kualitas hidup yang lebih baik, konsep kawasan terintegrasi seperti ini diperkirakan akan terus menjadi salah satu faktor utama yang dicari konsumen maupun investor properti.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





