PropertiTerkini.com, (PARAMOUNT GADING SERPONG) — Perkembangan kawasan Paramount Gading Serpong dalam dua dekade terakhir tidak hanya ditandai oleh bertambahnya hunian dan fasilitas kota, tetapi juga oleh tumbuhnya aktivitas ekonomi yang semakin beragam.
Dari pusat kuliner, layanan kesehatan, pendidikan, hingga berbagai sektor usaha baru, kawasan ini terus berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di Tangerang Raya.
Seiring meningkatnya populasi dan mobilitas kawasan, kebutuhan terhadap ruang usaha yang mampu mengakomodasi berbagai model bisnis juga terus bertambah.
Kondisi tersebut terlihat jelas di sepanjang Boulevard Gading Serpong yang kini berkembang menjadi salah satu koridor komersial paling aktif di kawasan barat Jakarta.
Saat ini, kota Gading Serpong telah dihuni lebih dari 120.000 jiwa dengan lebih dari 38 klaster hunian aktif. Kawasan ini juga terhubung langsung dengan BSD City dan berbagai pusat aktivitas ekonomi lainnya di Tangerang, menciptakan arus mobilitas yang terus bergerak sepanjang hari.
Menurut Associate Director LEADS Property, Martin Samuel Hutapea, minat investor terhadap properti komersial di kawasan kota mandiri seperti Gading Serpong masih menunjukkan tren yang positif dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Gading Serpong Kian Ramai, Kawasan Komersial Terintegrasi Jadi Daya Tarik Usaha
Ia menilai kondisi tersebut tercermin dari tingginya penyerapan berbagai produk komersial, mulai dari ruko, loft, hingga kavling komersial yang kemudian berkembang menjadi pusat aktivitas bisnis baru.
“Dalam beberapa tahun terakhir, khususnya lima tahun terakhir, minat investor terhadap properti komersial di kota mandiri seperti Gading Serpong meningkat pesat. Kondisi ini terbukti dari terserapnya produk komersial baik ruko, loft maupun kavling komersial,” ujarnya.
Menurut Martin, daya tarik utama Gading Serpong terletak pada kematangan kawasannya. Selain memiliki populasi yang besar dan daya beli yang relatif kuat, kawasan ini juga didukung berbagai fungsi kota yang lengkap, mulai dari hunian, pusat ritel, fasilitas kesehatan, pendidikan, olahraga, hingga perkantoran.
“Gading Serpong secara keseluruhan telah menjadi township yang padat, berdaya beli tinggi, memiliki semua fungsi penunjang aktivitas dan tertata rapi,” katanya.
Baca Juga: Matera Lakeside Gading Serpong Diluncurkan, 25 Rumah Premium di Tepi Danau Cihuni Mulai Rp6,9 Miliar
Martin menambahkan, keberhasilan sebuah kawasan komersial pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh jumlah populasi dan daya beli masyarakat yang telah terbentuk.
“Keberhasilan kawasan komersial akan didukung oleh permintaan. Dan permintaan selalu berasal dari populasi dan juga daya beli tentunya,” jelasnya.
Rekam Jejak Kawasan Komersial yang Terus Bertumbuh

Pertumbuhan komersial di Gading Serpong tidak terjadi dalam waktu singkat. Berbagai kawasan niaga yang dikembangkan Paramount Land menunjukkan bagaimana aktivitas ekonomi tumbuh mengikuti perkembangan kota.
Area-area komersial super viral dan populer di Gading Serpong, seperti Pisa Grande, Maggiore, Manhattan District, Aniva, dan lainnya.
Baca Juga: Kawasan Komersial Makin Hidup, Hunian Privat Justru Semakin Dicari
Maggiore sendiri kini berkembang menjadi lifestyle commercial corridor dan dikenal sebagai salah satu destinasi bisnis dan gaya hidup di Gading Serpong.
Berbagai produk komersial yang diluncurkan di kawasan tersebut tercatat terserap pasar dengan baik, bahkan beberapa di antaranya mengalami kelebihan permintaan (over-subscribed).
Sepanjang 2025, kawasan Maggiore Gading Serpong mencatat lahirnya 1.464 bisnis baru dari berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, retail, jasa, kesehatan, hingga lifestyle.
Fenomena serupa juga terlihat di kawasan Grand Boulevard Aniva. Kawasan yang kini dikenal sebagai salah satu pusat kuliner di Gading Serpong tersebut mencatat performa penjualan yang kuat, di mana lima tahap pengembangannya terserap pasar bahkan sebelum peluncuran resmi dilakukan.
Rekam jejak tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan ruang usaha di kawasan yang telah memiliki captive market kuat masih terus bertumbuh seiring meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Paramount Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap

Victoria Central District, Kawasan Komersial Generasi Baru di Jantung Kota
Melihat perkembangan kawasan yang semakin dinamis, Paramount Land menghadirkan Victoria Central District sebagai kawasan komersial baru di Boulevard Gading Serpong.
Mengikuti jejak Manhattan District dan Pasadena Central District, Victoria Central District akan berkembang sebagai kawasan komersial terpadu yang terdiri atas berbagai area bisnis dengan konsep berbeda, sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan usaha mulai dari retail, kuliner, jasa, hingga lifestyle.
Berlokasi di lahan seluas sekitar 6 hektare, kawasan ini berada di salah satu titik paling strategis di Boulevard Raya Gading Serpong dan dikelilingi berbagai fasilitas kota yang telah berkembang.

Beragam fasilitas tersebut meliputi Pasar Modern Paramount, Bethsaida Hospital, Atria Hotel Gading Serpong, BEZ Auto Center, kawasan CBD, hingga institusi pendidikan seperti Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Matana University.
Menurut Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land, pengembangan Victoria Central District tidak sekadar menghadirkan deretan unit komersial, tetapi dirancang sebagai sebuah kawasan yang mampu membentuk ekosistem aktivitas baru.
“Victoria Central District kami rancang bukan sekadar sebagai area komersial, melainkan sebuah district yang hidup. Konsepnya menyerupai pusat aktivitas modern, di mana bisnis, komunitas, dan berbagai kegiatan dapat tumbuh bersama dalam satu ekosistem yang saling terhubung,” kata Henry.
Ia menjelaskan, konsep tersebut diwujudkan melalui perencanaan kawasan yang mengedepankan aksesibilitas, kenyamanan pejalan kaki, konektivitas antarfungsi, serta ruang yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat.
Baca Juga: Paramount Petals Push Bike Competition 2026 Ramaikan Akhir Pekan Keluarga di Tangerang
“Jadi, bukan hanya tempat untuk bertransaksi jual-beli, tetapi juga bisa menjadi wadah berbagai event dan aktivitas yang memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat,” tambahnya.
Maxim Square, Langkah Awal Victoria Central District

Sebagai tahap awal pengembangan kawasan ini, Paramount Land sebelumnya telah menghadirkan Maxim Square, produk komersial pertama di Victoria Central District yang diluncurkan pada April 2025.
Maxim Square menempati posisi strategis menghadap langsung Boulevard Raya Gading Serpong ROW 45, salah satu koridor utama yang menghubungkan sisi utara dan selatan Gading Serpong.
“Dengan eksposur lebih dari 15.000 kendaraan per jam di Boulevard Raya Gading Serpong, Maxim Square menawarkan visibilitas yang sangat kuat bagi pelaku usaha. Keunggulan ini menjadi penting karena dapat mendukung branding sekaligus membantu meningkatkan potensi kunjungan konsumen,” jelas Ferry John Sihombing, Sales & Marketing Director Paramount Land.
Selain lokasi strategis, produk ini juga dirancang mengikuti kebutuhan bisnis masa kini. Tipe Studio Loft yang ditawarkan telah dilengkapi fitur videotron ready pada fasad bangunan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media promosi dan komunikasi bisnis.
Dari sisi operasional, Maxim Square mengusung konsep multi-tenancy dengan keberadaan lift dan tangga di area depan bangunan.
Baca Juga: Koridor Barat Jakarta Kian Strategis, Infrastruktur Dorong Lahirnya Growth Center Baru
Konsep ini memungkinkan lebih dari satu tenant beroperasi dalam satu unit pada lantai yang berbeda sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pemilik maupun pelaku usaha.

Martin melihat prospek properti komersial di koridor Boulevard Gading Serpong masih cukup menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan.
Menurutnya, pertumbuhan kawasan akan tetap didorong oleh bisnis berbasis F&B, sport, wellness, entertainment, hingga kebutuhan sehari-hari yang terus mengikuti perkembangan populasi kawasan.
“Dalam lima tahun ke depan, kawasan ini masih akan diwarnai oleh bisnis ritel berbasis F&B, sport, wellness, entertainment dan groceries,” ujarnya.
Baca Juga: Di Tengah Paramount Gading Serpong yang Vibrant, Hunian Tepi Danau Jadi Oase Baru
Dengan pasar yang telah terbentuk, aktivitas ekonomi yang terus berkembang, serta kebutuhan ruang usaha yang semakin beragam, Victoria Central District menjadi langkah terbaru Paramount Land dalam memperkuat ekosistem bisnis di Gading Serpong sekaligus menjawab kebutuhan pelaku usaha akan kawasan komersial yang relevan dengan perkembangan kota modern.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





