Friday, December 9, 2022

Harga Properti Bakal Naik, Konsumen ‘Serbu’ Perumahan Harvest City

Harvest City selalu menyediakan variasi produk yang dapat dijangkau oleh kalangan milenial di range harga sekitar Rp400–500 jutaan.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (CILEUNGSI) — Pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), penjualan properti justru mengalami kenaikan. Salah satunya di kawasan Transyogi (Cibubur – Cileungsi), termasuk yang dipasarkan Harvest City.

Disebutkan, hunian-hunian dengan kisaran Rp400-700 jutaan yang menyasar para milenial dan keluarga muda mendapat respons positif. Nampaknya mereka menyadari bahwa harga properti bakal segera naik lagi menyusul kenaikan harga BBM tersebut, apalagi harga material bangunan juga telah naik.

Baca Juga: Ekonomi Membaik, Jakarta Setiabudi Internasional Gencarkan Produk Residensial

CEO Harvest City Andry Sudjono mengatakan, baik kalangan milenial dan keluarga eksekutif muda tampaknya memanfaatkan momentum ini, karena memang para pengembang berencana akan melakukan penyesuaian harga dalam beberapa bulan ke depan.

“Mayoritas para pengembang, terutama Harvest City belum menaikkan harga rumah. Suku bunga KPR juga masih rendah sekitar 4-6% per tahun yang membuat konsumen merasa akan untung jika membeli rumah saat ini,” kata Andry, di Cileungsi, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Andry mengatakan, antusiasme konsumen manfaatkan momentum itu terlihat dari meningkatnya penjualan rumah segmen Rp400-700 jutaan di Harvest City di bulan Agustus 2022. Penjualan tercatat mencapai 55 unit rumah dan merupakan capaian tertinggi bulanan. Kemudian berlanjut pada September 2022, dimana per tanggal 20 September 2022, membukukan penjualan sebanyak 41 unit.

Baca Juga: The Zora BSD City Hadirkan Klaster Kanade, Hunian Premium Mulai Rp6,3 Miliar

“Di Agustus kemarin, penjualan rumah didominasi oleh cluster baru dan termewah di Harvest City, Ridge Crystal dengan harga mulai Rp700 jutaan dan Sakura Indica Rp400 jutaan. Dan yang menggembirakan, per September ini pemasaran Ridge Crystal tahap I sebanyak 100 unit rumah sudah sold out. Untuk itu, kami berterima kasih kepada semua konsumen. Kini kami sedang persiapan pemasaran tahap II,” ungkap Andry.

Cluster Ridge Crystal, kata Andry, dirilis pada pertengahan Juli 2022. Ini merupakan cluster premium pertama di Harvest City yang berlokasi di sebelah CBD Harvest City dan memiliki ROW jalan 34 meter di jalan utamanya (boulevard).

Selain menggunakan jaringan infrastruktur bawah tanah, Ridge Crystal juga punya gate (gerbang) yang prestige, layanan CCTV dan keamanan 24 jam, serta memiliki fasilitas club house privat khusus untuk penghuni cluster. Fasilitas club house terdiri dari kolam renang dengan amphiteater dan rooftop lounge.

Harvest City Rilis Rumah Rp400 Jutaan

Andry melanjutkan, selain rumah di segmen harga Rp700 jutaan, rumah di harga Rp400 jutaan dan Rp500 jutaan yang menyasar kalangan milenial juga laris manis penjualannya. Dua klaster yang didominasi kalangan milenial (umur 25 – 35) adalah Sweet Hortensia dan Sakura Indica.

Baca Juga: Ditargetkan 2.184 Rumah Tidak Layak Huni Siap Direnovasi di Kalsel

Untuk pemasaran Cluster Sweet Hortensia tahap 1 yang dikembangkan di atas lahan 5 hektare sudah sold out sebanyak 425 unit. Karena permintaan rumah harga 400 jutaan masih besar, maka di Oktober 2022 nanti kami akan merilis Sweet Hortensia Extension,” jelasnya.

Sementara untuk Sakura Indica merupakan produk smart home, rumah satu lantai yang dikembangkan di atas lahan seluas 5 hektare yang rencana akan dibangun sekitar 439 unit dan kini sudah terjual 85 persen.

Harvest City kata Andry, selalu menyediakan variasi produk yang dapat dijangkau oleh kalangan milenial di range harga sekitar Rp400–500 jutaan, dan juga kita tetap menawarkan rumah dengan harga Rp700 jutaan hingga Rp1 miliar di Cluster Ridge Crystal.

Baca Juga: Penjualan Rumah di Puri Harmoni Muktiwari Meningkat Signifikan, Bahkan di Tengah Kenaikan Harga BBM

Sebagai informasi, Harvest City merupakan perumahan skala kota terbesar di jalur Transyogi yang memiliki lahan seluas 1.350 hektar, yang dikembangkan oleh PT Dwigunatama Rintisprima.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU