Thursday, May 23, 2024
Iklan Youtube Properti Terkini

Basuki Resmikan Rusun Bagi ASN PUPR di Yogyakarta

Anggaran pembangunan satu tower rusun yang dilengkapi dengan meubelair tersebut sebesar Rp54,6 miliar.

PropertiTerkini.com, (YOGYAKARTA) — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono pada Sabtu (3/6/2023), meninjau sekaligus meresmikan Rumah Susun (rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) PUPR yang dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak yang berlokasi di Yogyakarta.

Rusun tersebut dibangun untuk mendukung kinerja ASN tersebut. Dalam kesempatan tersebut Basuki menyampaikan apresiasi atas pembangunan rusun tersebut yang dinilai rapi baik dari segi konstruksi dan estetikanya.

Baca Juga: Kementerian PUPR Serahterimakan Rusun Lansia Sasana Tresna Werdha Karya Bhakti Pembangunan

“Hebat, sangat memuaskan, konstruksinya rapi,” kata Basuki.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa III, Salahudin Rasyidi mengatakan, Rusun ASN PUPR tersebut terdiri dari 68 unit hunian tipe 45, khususnya untuk ASN yang telah berkeluarga.

Pembangunannya dimulai pada September 2020, selesai pada Juli 2021 dan mulai dihuni pada Januari 2022 silam. Anggaran pembangunan satu tower rusun yang telah dilengkapi dengan meubelair tersebut sebesar Rp54,6 miliar.

Baca Juga: Rusun TNI AU Halim Perdanakusuma Ditargetkan Rampung September 2023

Dikatakan Salahudin, sejumlah fasilitas yang ada di rusun ASN tersebut antara lain terdapat ruang serbaguna, musholla, mini market, lahan parkir yang cukup luas. Untuk mempermudah akses para penghuni, terdapat dua lift.

Selain itu juga tersedia lapangan gate ball, lintasan lari serta fasilitas penunjang untuk penyandang disabilitas seperti ram dan kamar khusus difabel.

Pengelola Rusun ASN BBWS Serayu Opak, Budi Riyanto mengatakan, minat ASN khususnya mereka yang berasal dari luar Provinsi Yogyakarta untuk tinggal di rusun cukup tinggi. Hal itu dikarenakan fasilitas dan unit bangunan vertikal tersebut sangat baik dan dikelola secara profesional.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Kretek 2, Diharapkan Dukung Wisata Parangtritis

Saat ini sudah 100 persen hunian telah terhuni dan masih banyak ASN yang mengantre untuk tinggal di hunian vertikal ini. Syarat utama untuk tinggal di Rusun ASN ini adalah mereka yang bekerja di Kementerian PUPR dan tidak memiliki rumah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rusun ini dapat dihuni dengan sistem sewa untuk jangka tertentu maksimal selama 3 tahun dengan biaya sewa Rp300 ribu per bulan. Uang sewa ini langsung disetor ke negara sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Salah satu penghuni rusun ASN tersebut, Wahyu Adi Satriawan mengaku sangat senang dan merasa nyaman bertempat tinggal di rusun tersebut.

Baca Juga: Progres IKN, Kini Mulai Membangun Rumah Jabatan Menteri

“Fasilitas pada rumah susun ASN Serayu Opak cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan penghuni, dengan biaya sewa yang terjangkau,” ujarnya.

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

RHVAC - 2023
Paramount 7 Maret 2023

BERITA TERBARU

Demo Half Page