BERITA TERKAIT

5 Taman Kota di Jakarta yang Paling Hits Buat Tempat Tongkrongan Kekinian

Panduan lengkap menjelajahi ruang terbuka hijau paling hits di Jakarta untuk tempat nongkrong hemat dan estetik. Temukan rekomendasi taman terbaik beserta rute praktis menuju ke sana menggunakan transportasi umum.

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — Jakarta kini tidak hanya identik dengan gedung pencakar langit dan pusat perbelanjaan megah. Beberapa tahun terakhir, ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota gencar direvitalisasi menjadi tempat interaksi publik yang modern, nyaman, dan estetik. Taman kota di Jakarta pun berhias menjadi salah satu destinasi tongkrongan favorit anak muda hingga keluarga.

Selain hemat kantong, nongkrong di taman kota memberikan suasana segar di tengah hiruk-pikuk kota. Jika Anda sedang mencari referensi tempat bersantai sore atau akhir pekan, berikut 5 rekomendasi taman kota di Jakarta yang paling hits beserta panduan cara menuju ke sana menggunakan transportasi umum.

Baca Juga: BSD Urbanatura Eco Urban Park, Ruang Hijau Baru BSD City Perkuat Konsep Kota Berkelanjutan

1. Taman Literasi Martha Christina Tiahahu (Blok M)

Berada tepat di kawasan strategis Blok M, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu menjadi salah satu tempat tongkrongan paling populer bagi anak muda. Taman seluas 9.710 meter persegi ini mengusung konsep ruang publik berbasis literasi dan budaya yang terintegrasi langsung dengan moda transportasi umum.

Daya Tarik: Desain arsitektur melingkar yang modern, area duduk terbuka, perpustakaan publik, serta deretan kedai kopi dan kuliner kekinian.

Aktivitas Favorit: Membaca buku di area amphitheater, kerja remotely (WFH/WFT), hingga sekadar menikmati suasana sore Blok M sambil minum kopi.

Lokasi: Jl. Sisingamangaraja, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Paramount Petals Perkuat Konsep Kota Hijau Lewat Optimalisasi RTH

Cara Menuju Ke Sana:
MRT Jakarta: Naik MRT dan turun di Stasiun MRT Blok M BCA. Keluar melalui akses pintu yang mengarah ke M Bloc / Taman Literasi, lalu jalan kaki sekitar 1–2 menit saja.
TransJakarta: Naik bus TransJakarta koridor utama (Koridor 1: Blok M – Kota) atau rute integrasi lainnya, lalu turun di Halte TransJakarta Blok M atau Halte Halte CSW & Halte Kejaksaan Agung. Dari sana Anda cukup berjalan kaki singkat menuju lokasi.

Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M
Suasana area depan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. (Foto: Dok. detik.com)

2. Hutan Kota GBK (Gelora Bung Karno)

Ingin merasakan sensasi piknik ala Central Park New York dengan latar belakang gedung-gedung tinggi? Hutan Kota GBK adalah jawabannya. Lahan hijau seluas 4 hektar ini menawarkan pemandangan kontras antara asrinya rumput hijau dan kemegahan lanskap perkotaan Jakarta.

Daya Tarik: Hamparan rumput luas yang terawat, area pejalan kaki yang nyaman, dan pemandangan skyline Jakarta yang sangat instagramable.

Baca Juga: Teknologi MPTree, Alternatif Ruang Hijau di Kawasan Properti Padat

Aktivitas Favorit: Gelar tikar untuk piknik, jalan sore, fotografi, dan menikmati sunset di antara gedung bertingkat.

Lokasi: Kompleks Gelora Bung Karno, Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat.

Cara Menuju Ke Sana:
MRT Jakarta: Naik MRT dan turun di Stasiun MRT Istora Mandiri. Keluar lewat Pintu B (arah Kompleks GBK) lalu masuk melalui Pintu 7 GBK dan jalan kaki sekitar 5 menit menuju area Hutan Kota.
TransJakarta: Naik Koridor 1 (Blok M – Kota) dan turun di Halte TransJakarta Gelora Bung Karno (GBK). Dari halte, Anda tinggal menyeberang via JPO dan masuk melalui pintu akses GBK terdekat.

rekomendasi taman kota di Jakarta yang paling hits untuk nongkrong
Pengunjung bersantai di area hijau Hutan Kota GBK dengan pemandangan latar belakang gedung pencakar langit Jakarta. (Foto: Dok. Istimewa)

3. Tebet Eco Park

Tebet Eco Park merupakan hasil revitalisasi besar-besaran yang menggabungkan konsep ekologi, sosial, edukasi, dan rekreasi. Taman seluas 7,3 hektar ini terbagi menjadi dua bagian (Sisi Utara dan Selatan) yang dihubungkan oleh ikon utamanya, yaitu Infinity Link Bridge.

Daya Tarik: Jembatan oranye berbentuk angka delapan (Infinity Link Bridge), area bermain anak berskala besar, zona wetland, serta fasilitas olahraga outdoor.

Aktivitas Favorit: Jogging, berswafoto di jembatan ikonik, hingga jalan-jalan santai menikmati kanopi pepohonan yang rindang.

Lokasi: Jl. Tebet Barat Raya, Tebet, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Kualitas Udara di Dalam Rumah Tak Selalu Lebih Baik, Dokter Ingatkan Pentingnya Udara Bersih

Cara Menuju Ke Sana:
KRL Commuter Line: Naik KRL lin Bogor–Jakarta Kota/Manggarai dan turun di Stasiun Cawang atau Stasiun Tebet. Dari stasiun, Anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi online (ojek) sekitar 5–10 menit, atau naik Mikrotrans (JakLingko JAK-43) menuju lokasi taman.
TransJakarta / Mikrotrans: Naik TransJakarta koridor 9 (Pinang Ranti – Pluit) turun di Halte Pancoran Tugu / Cikoko, lalu naik Mikrotrans JAK-43 (Pancoran – Tebet) yang melintasi area Tebet Eco Park.

Tebet Eco Park Jakarta Selatan
Tebet Eco Park dibangun di lahan seluas 7 ha yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu sisi utara dan selatan./ dok. Astra Land

4. Taman Suropati

Bagi yang menyukai suasana klasik, rindang, dan penuh seni, Taman Suropati seluas 16.328 meter persegi di kawasan Menteng adalah pilihan utama. Dikelilingi pepohonan tua yang besar, taman ini memberikan kesejukan alami di tengah pusat kota.

Daya Tarik: Suasana rindang dan tenang, monumen Perhimpunan Bangsa-Bangsa (ASEAN), serta pertunjukan musik jalanan dan komunitas seni yang kerap berkumpul saat malam hari atau akhir pekan.

Aktivitas Favorit: Berdiskusi santai, menikmati pertunjukan biola/akustik malam hari, hingga wisata kuliner kaki lima di sekitar area Menteng.

Baca Juga: Tebet Eco Park Raih Penghargaan President*s Design Award 2023

Lokasi: Jl. Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

Cara Menuju Ke Sana:
KRL Commuter Line: Naik KRL dan turun di Stasiun Cikini atau Stasiun Gondangdia. Dari kedua stasiun ini, Anda bisa melanjutkan dengan jalan kaki sekitar 10–15 menit sambil menikmati arsitektur bangunan tua Menteng, atau naik ojek online selama 5 menit.
TransJakarta: Naik bus TransJakarta rute feeder/integrasi (seperti 2C atau 6H) yang melewati area Menteng/Taman Suropati, atau turun di Halte Tosari / Bundaran HI lalu melanjutkan perjalanan singkat dengan ojek online.

rekomendasi taman kota di Jakarta yang asri untuk tempat nongkrong.
Area kolam air mancur yang dikelilingi pepohonan rindang di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Dok. smartcity.jakarta.go.id)

5. Taman Bendera Pusaka (Kebayoran Baru)

Taman Bendera Pusaka merupakan salah satu destinasi ruang terbuka hijau terbaru dan termegah di Jakarta Selatan. Taman ini berdiri di atas lahan seluas 5,6 hektar dan merupakan hasil peleburan serta integrasi dari 3 taman ikonik kawasan Barito/Blok M, yaitu Taman Langsat, Taman Ayodya (Taman Barito), dan Taman Leuser.

Daya Tarik: Jembatan “Merah Putih” penghubung antar-zona, danau buatan teratai, Patung Ibu Fatmawati, jogging track terpadu, rimbunnya ratusan pohon langka, serta aksesibilitas ramah penyandang disabilitas.

Aktivitas Favorit: Jogging lintas taman, piknik santai di tepi kolam/danau, berfoto di jembatan ikonik, membaca buku, hingga jalan-jalan sore menikmati suasana hijau yang tertata rapi.

Baca Juga: Sustainable Living Jadi Kunci Kota Berkelanjutan, IAP Ungkap Tiga Pilar Utamanya

Lokasi: Kawasan Jalan Barito & Jalan Mahakam, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Cara Menuju Ke Sana:
MRT Jakarta: Naik MRT dan turun di Stasiun MRT ASEAN atau Stasiun MRT Blok M BCA. Dari stasiun, Anda cukup berjalan kaki sekitar 5–8 menit menuju area taman.
TransJakarta: Naik Koridor 1 (Blok M – Kota) dan turun di Halte CSW / Kejaksaan Agung atau Halte Blok M. Lanjutkan jalan kaki santai menuju arah Jalan Barito / Jalan Mahakam.

Suasana danau buatan dan jembatan merah putih di Taman Bendera Pusaka Kebayoran Baru, rekomendasi taman kota di Jakarta yang hits untuk nongkrong.
Pengunjung beraktivitas di sekitar danau dan jembatan ikonik Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Dok. BeritaJakarta)

Tips Asik Nongkrong di Taman Kota Jakarta

  1. Gunakan Transportasi Publik: Sebagian besar taman di atas berada di dekat akses MRT, KRL, maupun TransJakarta. Menggunakan transportasi umum membuat perjalanan lebih praktis dan terhindar dari kendala lahan parkir.
  2. Siapkan Kartu Uang Elektronik (E-Money): Pastikan saldo e-money Anda mencukupi untuk pembayaran tiket MRT, KRL, maupun TransJakarta.
  3. Bawa Perlengkapan Pribadi: Bawa tikar lipat, botol minum (tumbler), dan alas duduk sendiri jika ingin bersantai lebih lama di area rumput.
  4. Jaga Kebersihan Lingkungan: Selalu buang sampah pada tempatnya demi menjaga kenyamanan area publik bersama.

  5. Pilih Waktu yang Tepat: Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari sebelum pukul 09.00 WIB atau sore hari mulai pukul 15.30 WIB agar tidak terlalu terik.

Baca Juga: Green Building Makin Dilirik: Saat Biaya Energi Naik, Bangunan Hemat Jadi Andalan

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page