Sunday, April 14, 2024
Iklan Mesin Cuci Sharp

Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Losari, Kota Makassar, Rampung Dibangun

Adanya IPAL Domestik Terpusat tidak hanya dapat melayani 41.000 jiwa masyarakat Kota Makassar, tetapi juga untuk menjaga kualitas air tanah dan air baku.

PropertiTerkini.com, (MAKASSAR) — Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik-Terpusat (SPALD-T), yang berada di Losari, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, rampung dibangun.

Proyek SPALD-T tersebut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Baca Juga: Bendungan Situ Lembang Bandung Barat Selesai Direhabilitasi Kementerian PUPR

Pembangunan SPALD-T Kota Makassar merupakan bagian dari Program Metropolitan Sanitation Managemen Investment Project (MSMIP).

Tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan air limbah terpadu pada kawasan perkotaan dengan kapasitas 16.000 m3/hari.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono berharap dengan dikembangkannya Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL) skala perkotaan, pencemaran badan air akibat air limbah domestik dapat diminimalisir.

Juga, lanjut Basuki, dapat memberikan nilai tambah berupa air bersih untuk penyiraman taman-taman dan ruang publik kota.

Baca Juga: Rencanakan Hari Valentine Romantis dengan 5 Ide Manis ala Pokémon GO!

“Tujuan utamanya adalah untuk kualitas lingkungan yang lebih baik, karena permukiman semakin padat maka limbahnya juga bertambah. Jadi harus kita olah dulu sebelum masuk ke badan air,” terang Menteri Basuki.

Pembangunan SPAL Domestik di Kota Makassar dinilai efektif karena menggunakan sistem Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) dengan mereduksi Biological Oxygen Demand, denitrifikasi dan mengurangi nitrogen.

Baca Juga: Sharp Greenovation Hadir di Bandung, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Dengan demikian efluen yang dihasilkan dapat memenuhi baku mutu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor. P. 68/MenLHK/Sekjen/Kum.1/8/2016 tentang baku mutu air limbah domestik, antara lain kadar BOD di bawah 30 mg/liter.

Pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik -Terpadu Kota Makassar dimulai pada November 2020.

Pengerjaan meliputi, pembangunan IPAL berkapasitas 16.000 m3/hari, pembangunan 1 unit rumah pompa, jaringan air perpipaan sepanjang 9,6 km, serta pemasangan sambungan rumah dan sambungan area komersil.

Saat ini konstruksi SPALD-T Kota Makassar telah selesai konstruksi dan siap beroperasi untuk mendukung layanan sanitasi masyarakat Kota Makassar.

Pembangunan SPALD-T dimulai dari pematangan lahan (lokasi) yang didanai dari APBD Kota Makassar.

Baca Juga: BSD City Jadi Township Pertama Aplikasikan Aspal Plastik, Begini Keunggulannya!

Kemudian dilanjutkan pembangunan IPAL Domestik dan jaringan perpipaan melalui Program Metropolitan Sanitation Managemen Investment Project (MSMIP) dengan dana Loan Asian Development Bank (ADB).

Selanjutnya pemasangan 74 sambungan rumah dan 25 sambungan komersil bersumber dari APBN dan akan dilanjutkan oleh Pemkot Makassar hingga tercapai target layanan 14.000 sambungan yang terbagi menjadi 8.400 sambungan domestik dan 5.600 sambungan komersil.

SPALD-T Kota Makassar dibangun di atas lahan seluas 2,37 hektar yang berlokasi di kawasan Losari, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate.

Diharapkan dengan terbangunnya IPAL Domestik Terpusat ini tidak hanya dapat melayani 41.000 jiwa masyarakat Kota Makassar, tetapi juga untuk menjaga kualitas air tanah dan air baku.

Baca Juga: Dibangun Kementerian PUPR, Rusun Untuk Penyandang Disabilitas Siap Dihuni

Juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta sebagai sarana edukasi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu pencemaran lingkungan.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

RHVAC - 2023

BERITA TERBARU

Demo Half Page