PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kondisi pasar properti sekunder di Indonesia sepanjang kuartal ketiga 2026 memperlihatkan dinamika yang menarik.
Berdasarkan data Flash Report Oktober 2026 dari Rumah123, Resale Price Index (RPI) rumah sekunder secara nasional tumbuh terbatas sebesar 0,4% secara tahunan (year-on-year/YoY). Namun, pergerakan di tingkat regional justru menunjukkan disparitas pertumbuhan yang cukup signifikan.
Sebanyak 10 dari 13 kota yang dipantau dalam indeks riset tersebut konsisten mencatatkan tren kenaikan harga. Menariknya, pertumbuhan harga tertinggi nasional tidak lagi didominasi oleh wilayah penyangga utama ibu kota, melainkan dipimpin oleh pusat pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.
+---------------------------------------------------------------------------------+
| PERTUMBUHAN HARGA RUMAH SEKUNDER TAHUNAN (YoY) - SEPTEMBER 2026 |
+---------------------------------------------------------------------------------+
| • Makassar : +10,2% (Lonjakan tertinggi dua digit secara nasional) |
| • Denpasar : +3,5% (Disokong ekspansi investor asing & domestik) |
| • Surakarta : +3,3% (Pertumbuhan stabil di Jawa Tengah) |
| • Medan : +2,9% (Pasar sekunder luar Jawa memimpin) |
| • Bogor : +2,6% (Pertumbuhan tertinggi di kawasan Jabodetabek) |
+---------------------------------------------------------------------------------+
(Sumber Data: Flash Report Oktober 2026 by Rumah123)
Makassar Tumbuh Dua Digit, Denpasar Ditopang Kebijakan Visa
Kota Makassar memimpin kenaikan harga rumah sekunder nasional secara fantastis dengan pertumbuhan mencapai 10,2% (YoY). Kinerja positif ini tercatat stabil di kisaran 9,5% hingga 10,2% sepanjang kuartal III 2026.
Posisi kedua ditempati oleh Denpasar dengan kenaikan 3,5% (YoY), yang secara fundamental disokong oleh tingginya permintaan dari investor domestik maupun mancanegara melalui skema kebijakan Second-Home Visa dan Golden Visa.
Sementara itu, wilayah Jabodetabek memperlihatkan laju pertumbuhan harga yang lebih landai dan moderat. Bogor memimpin di kawasan Jabodetabek dengan kenaikan 2,6%, disusul Bekasi 2,1%, Depok 1,3%, dan DKI Jakarta yang naik tipis 0,2%. Di sisi lain, kawasan Tangerang tercatat mengalami koreksi tipis -0,1%.
Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, menegaskan pentingnya membaca indikator pasar secara terpisah berdasarkan karakter per kota.
“Sepanjang kuartal ketiga, jarak antara pertumbuhan harga rumah seken dan inflasi terus melebar. Artinya, secara riil harga rumah seken cenderung tertahan. Tetapi pergerakan di tiap kota sangat berbeda: Makassar tumbuh dua digit, sementara Semarang dan Tangerang terkoreksi tipis. Karena itu, angka nasional perlu dibaca bersama data per kota,” papar Marisa.
+---------------------------------------------------------------------------------+
| DIVERGENSI HARGA RUMAH SEKUNDER DI KAWASAN JABODETABEK & JAWA |
+---------------------------------------------------------------------------------+
| 1. Bogor : +2,6% (YoY) |
| 2. Bekasi : +2,1% (YoY) |
| 3. Depok : +1,3% (YoY) |
| 4. Bandung : +1,1% (YoY) |
| 5. DKI Jakarta : +0,2% (YoY) |
| 6. Tangerang : -0,1% (YoY) |
| 7. Semarang : -0,5% (YoY) |
+---------------------------------------------------------------------------------+
(Sumber Data: Flash Report Oktober 2026 by Rumah123)
Memanfaatkan Layanan Analytics untuk Strategi Investasi Presisi
Adanya perbedaan laju pertumbuhan harga antarwilayah ini menandaskan bahwa strategi investasi properti tidak bisa lagi digeneralisasi.
Bagi pencari hunian dan investor, wilayah dengan harga yang masih landai atau mengalami koreksi tipis justru membuka peluang negosiasi sebelum momentum perbaikan harga tiba.
Sebaliknya, wilayah berkinerja tinggi seperti Makassar dan Denpasar menawarkan prospek imbal hasil pasar sekunder yang menjanjikan.
Untuk menavigasi diversifikasi lokasi pencarian serta pergerakan harga aset hunian tersebut secara akurat, keberadaan platform teknologi properti seperti Rumah123 menjadi sarana pendukung yang krusial.
Dengan ketersediaan basis data listing yang komprehensif dan pemantauan tren bulanan, masyarakat dapat menentukan keputusan transaksi properti secara terukur di berbagai wilayah Indonesia.
Arimasuton Building Tokyo, Rumah Beton yang Dibangun 21 Tahun dan Dipindahkan Tanpa Dibongkar
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel





