Banner Louis
Monday, July 22, 2024
Iklan Mesin Cuci Sharp

Program BSPS Tahun 2023 Capai Rp3,23 Triliun

Program BSPS yang dilaksanakan dengan metode padat karya ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 281.128 orang sampai dengan November 2023.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan terus meningkatkan ketersediaan hunian layak bagi masyarakat. Salah satunya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Pada tahun 2023 ini anggaran program BSPS dialokasikan sebesar Rp3,34 triliun dengan target peningkatan kualitas rumah swadaya sebanyak 150.421 unit.

Baca Juga: Sudah Rampung, ASN di Kota Balikpapan Kini Tinggal di Rusun

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan  program BSPS dengan metode Padat Karya Tunai (PKT) bertujuan untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi angka pengangguran. Renovasi rumah sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah.

“Saya harap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Basuki.

Berdasarkan catatan Ditjen Perumahan hingga 17 November 2023, realisasi keuangan Ditjen Perumahan pada program BSPS tahun 2023 sebesar Rp3,23 triliun atau 87,82 persen dari total anggaran, dengan realisasi fisik sebesar 99,48 persen atau sekitar 149.539 unit terbangun.

Program BSPS yang dilaksanakan dengan metode padat karya ini telah memberikan manfaat dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 281.128 orang atau sekitar 93,47 persen dari target 300.760 tenaga kerja.

Baca Juga: Resmi Beroperasi di Indonesia, bTaskee Hadirkan 4 Layanan Rumah Tangga

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan program BSPS merupakan bagian dari wujud nyata negara hadir dalam membantu masyarakat untuk tinggal di rumah layak huni.

Program BSPS dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tidak hanya memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman, namun juga mengurangi angka pengangguran dan mempertahankan daya beli masyarakat.

“Pada dasarnya dana Program BSPS yang disalurkan pemerintah merupakan stimulan agar masyarakat juga memiliki semangat serta mendorong gotong royong antar warga ketika melaksanakan pembangunan rumah,” kata Iwan.

Salah satu lokasi yang mendapat bantuan program BSPS 2023 adalah Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur sebanyak 110 unit.

Baca Juga: Onduline Green Roof Awards 2023 Asia: Semua Pemenang Arsitek Indonesia

Penyaluran program BSPS Kota Balikpapan telah selesai 100 persen yang tersebar di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Balikpapan Selatan (40 unit), Kecamatan Balikpapan Tengah (35 unit), Kecamatan Balikpapan Barat (10 unit) dan Kecamatan Balikapapan Utara (25 unit).

Menurut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Kalimantan II, Hujurat, dana Program BSPS yang disalurkan adalah Rp20 juta per unit rumah.

Dana tersebut bisa digunakan oleh masyarakat untuk membeli material bahan bangunan Rp17,5 juta dan untuk upah tukang Rp2,5 juta.

Pihaknya berharap melalui Program BSPS ini masyarakat di Kota Balikpapan bisa tinggal di hunian layak sekaligus mendorong Pemda untuk mengurangi RTLH.

Salah seorang penerima Program BSPS Kota Balikpapan Mastiah mengaku sangat terbantu dengan Program BSPS karena rumahnya kini sudah kuat secara konstruksi serta lebih nyaman untuk dihuni.

Baca Juga: Kementerian PUPR Serahterimakan Rusun Lansia Sasana Tresna Werdha Karya Bhakti Pembangunan

“Rumah saya jadi lebih bagus dan keluarga saya juga bisa tinggal dengan nyaman karena rumahnya kokoh dan rapi serta sehat,” kata Mastiah.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Demo Half Page