Kian Agresif di Luar Jawa, APLN Siap Operasikan Central Park Borneo Bay, Mal Premium Pertama di Dekat IKN

PT Agung Podomoro Land Tbk memperluas jejak bisnis properti komersial di luar Pulau Jawa melalui kehadiran pusat perbelanjaan premium di Kalimantan untuk menangkap peluang strategis di sekitar kawasan IKN.

Padre
4 Min Read
Pemandangan dari udara kawasan komersial terpadu dan mal Central Park Borneo Bay di Balikpapan, Kalimantan Timur. (Foto: Dok. Agung Podomoro Land)

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) semakin mempertegas ekspansi bisnisnya di luar Pulau Jawa melalui penyiapan pengoperasian pusat perbelanjaan premium terbarunya di Kalimantan.

Langkah strategis ini berjalan seiring dengan pencapaian kinerja keuangan perseroan yang solid hingga kuartal ketiga tahun 2026, ditopang oleh optimalisasi portofolio aset dan eksekusi proyek komersial berskala besar.

Hingga September 2026, emiten pengembang properti ini membukukan total penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp4,4 triliun. Perolehan tersebut melesat 66% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat senilai Rp2,6 triliun.

promo-metland-blanjaproperti-juli-2026-rumah-siap-huni-free-ppn-dan-golden-ticket-tabungan-emas-hingga-3-kg

Pertumbuhan agresif ini turut mengerek perolehan laba komprehensif perseroan hingga meroket 2.006% menjadi Rp594,2 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp28,2 miliar pada periode serupa tahun lalu.

Strategi Optimalisasi Aset dan Pengoperasian Mal Premium Pertama di Kalimantan

Corporate Secretary PT Agung Podomoro Land Tbk, Justini Omas, menjelaskan bahwa lonjakan profitabilitas tersebut terutama bersumber dari penjualan unit properti strategis, termasuk Deli Park Medan pada kuartal pertama 2026.

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi manajemen untuk mengoptimalkan nilai aset sekaligus menjaga keseimbangan portofolio bisnis jangka panjang.

“Untuk menjaga fundamental bisnis tetap solid, kami juga terus mengembangkan aset baru, termasuk Central Park Borneo Bay di Balikpapan, yang akan menjadi pusat perbelanjaan premium pertama di bumi Kalimantan dan dijadwalkan soft opening pada 12 November 2026,” ujar Justini dalam keterangannya.

Mal ini merupakan bagian dari kawasan pengembangan terpadu (superblok) Borneo Bay City (BBC) yang dikembangkan oleh APLN di atas lahan seluas 4,9 hektar di kawasan pesisir Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kehadiran mal premium di kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) ini diproyeksikan mampu menangkap dinamika pertumbuhan ekonomi regional serta tingginya kebutuhan gaya hidup kelas menengah-atas.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2026, komposisi pendapatan APLN didominasi oleh sektor penjualan properti yang mencapai Rp3,5 triliun—meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding Rp1,7 triliun pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan berulang (recurring revenues) tercatat senilai Rp894,1 miliar, menyesuaikan dinamika struktur portofolio setelah pelepasan aset komersial matang.

Penguatan Arus Kas dan Kinerja Pemasaran yang Resilien

Selain pertumbuhan pendapatan, penguatan fundamental APLN tercermin jelas pada perbaikan likuiditas dan arus kas operasional perusahaan. Posisi kas dan setara kas per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp1,1 triliun, tumbuh 28,4% dibandingkan Rp844,0 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Arus kas neto dari aktivitas operasi juga mencatatkan pembalikan yang sangat positif menjadi Rp1,4 triliun, dari posisi minus Rp60,7 miliar pada tahun sebelumnya, yang ditopang oleh kenaikan penerimaan kas dari pelanggan hingga Rp4,7 triliun.

Dari sisi penyerapan pasar, APLN mengantongi marketing sales sebesar Rp878 miliar di luar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hingga akhir September 2026.

Kontribusi penjualan pemasaran ini mayoritas disokong oleh performa stabil dari proyek-proyek unggulan nasional seperti Podomoro Park Bandung, Podomoro City Deli Medan, serta Parkland Podomoro Karawang.

Dengan rekam jejak lebih dari 56 tahun di industri properti, APLN terus memprioritaskan kualitas produk dan keselarasan dengan kebutuhan gaya hidup konsumen.

BACA JUGA:

Tarif Sewa Mal Jakarta Q2 2026: Sewa Dasar Rp484 Ribu per Meter

***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0877 8386 2018
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com
Share This Article
Follow:
Aku akan melakukan apa yang dia katakan! "Jika kamu tidak bisa menjelaskannya dengan sederhana, maka kamu belum benar-benar memahaminya dengan baik." - Albert Einstein.
Leave a Comment