BERITA TERKAIT

Rute TransNusa Melbourne–Bali Dibuka, Frekuensi Naik Jadi Harian pada November

TransNusa memulai penerbangan Melbourne–Bali dengan empat jadwal per minggu sebelum meningkatkan frekuensinya menjadi tujuh kali seminggu mulai 15 November 2026. Ekspansi ini juga memperluas konektivitas wisatawan Australia ke sejumlah destinasi di Indonesia dan Asia.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Rute penerbangan TransNusa Melbourne–Bali resmi diluncurkan pada Oktober 2026, menambah pilihan perjalanan udara antara Australia dan Indonesia. Maskapai ini akan memulai layanan dengan empat penerbangan per minggu, kemudian meningkatkan frekuensinya menjadi tujuh kali seminggu mulai 15 November 2026.

Pembukaan rute tersebut memperluas jaringan internasional TransNusa di pasar Australia setelah maskapai itu mengembangkan operasionalnya di Perth. Selain melayani perjalanan langsung, rute baru ini dirancang untuk menghubungkan penumpang dari Melbourne dengan sejumlah destinasi domestik dan internasional melalui Bali.

Group Chief Executive Officer TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan pembukaan rute tersebut menjadi bagian dari strategi ekspansi internasional perusahaan sekaligus memperkuat fungsi Bali sebagai titik penghubung perjalanan udara.

“Peluncuran rute Melbourne–Bali merupakan langkah penting dalam strategi ekspansi internasional TransNusa,” ujar Bernard dalam siaran persnya.

Rute TransNusa Melbourne–Bali Beroperasi Empat Kali Seminggu

Pada tahap awal, penerbangan Melbourne–Bali dijadwalkan setiap Senin, Rabu, Kamis, dan Jumat. Mulai 15 November 2026, frekuensinya direncanakan bertambah menjadi penerbangan harian.

Berdasarkan jadwal yang diumumkan, penerbangan 8B 18 berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pukul 20.45 dan tiba di Melbourne Airport pukul 05.40 pada hari berikutnya.

Sementara itu, penerbangan 8B 19 berangkat dari Melbourne pukul 06.25 dan dijadwalkan tiba di Bali pukul 09.40.

Pola keberangkatan malam dari Bali dan penerbangan pagi dari Melbourne memberikan pilihan waktu perjalanan bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis.

Untuk memperkenalkan rute baru tersebut, TransNusa menawarkan tiket kelas Basic mulai AUD299. Tiket standar mencakup fasilitas bagasi, air minum, dan makanan ringan tanpa biaya tambahan.

Tarif tersebut menjadi bagian dari penawaran awal untuk pasar Australia. Harga akhir yang dibayarkan penumpang dapat bergantung pada tanggal perjalanan, ketersediaan kursi, serta ketentuan pemesanan yang berlaku.

Jaringan Beyond Bali Hubungkan Penumpang ke Destinasi Lain

Pengembangan rute Melbourne–Bali juga berkaitan dengan jaringan yang disebut TransNusa sebagai Beyond Bali. Melalui koneksi di Bali, penumpang dari Australia dapat melanjutkan perjalanan menuju 11 destinasi pulau di Indonesia.

Destinasi yang disebutkan perusahaan mencakup Wakatobi, Manado, Bima, Surabaya, dan Lombok. Jaringan tersebut juga menyediakan koneksi menuju sejumlah pusat perjalanan regional, termasuk Guangzhou di China, Singapura, dan Phuket di Thailand.

Bernard mengatakan, “Dengan mengatur jadwal transit yang terintegrasi melalui Bali, kami memberikan fleksibilitas kepada wisatawan Australia untuk memperpanjang perjalanan mereka menuju destinasi-destinasi domestik maupun kota-kota utama di China dan Asia Tenggara dengan lebih mudah.”

Konektivitas lanjutan ini memperluas fungsi rute Melbourne–Bali dibandingkan layanan perjalanan langsung semata. Bagi sektor pariwisata Indonesia, akses penerbangan dan kemudahan transit menjadi bagian dari infrastruktur pendukung pergerakan wisatawan menuju berbagai daerah.

Ekspansi TransNusa Berlanjut Setelah Pertumbuhan di Perth

Sebelum memasuki pasar Melbourne, TransNusa telah meningkatkan kapasitas penerbangannya di Perth. Perusahaan menyebut frekuensi penerbangan terjadwal di rute tersebut naik dari tiga kali seminggu pada April 2025 menjadi 21 kali seminggu pada Juli 2026.

Dalam periode yang sama, TransNusa mengklaim berhasil meraih sekitar 20% pangsa pasar di Perth. Angka tersebut merupakan data yang disampaikan perusahaan dalam siaran pers dan tidak disertai rincian metodologi penghitungan dalam dokumen tersebut.

Ekspansi ke Melbourne memperluas kehadiran TransNusa di Australia, sekaligus menambah pilihan konektivitas antara kedua negara.

BACA JUGA:

Membaca Arah Investasi Properti Bali: Mengapa Kawasan Terpadu Berkonsep Holistik Kian Diminati Investor Global?

***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0877 8386 2018
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page