PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia mencatatkan pendapatan Rp1,3 triliun hingga September 2026, dengan kontribusi recurring income atau pendapatan berulang melampaui 75%.
Perseroan juga membukukan laba bersih sekitar Rp170 miliar, ditopang kinerja segmen komersial, hospitality, serta optimalisasi aset properti yang telah dimiliki.
Dalam laporan kinerja yang diumumkan pada 28 Oktober 2026, segmen komersial menjadi kontributor pertumbuhan terbesar dengan pendapatan lebih dari Rp521 miliar.
Sementara itu, segmen hospitality menyumbang sekitar Rp473 miliar dan penjualan properti menghasilkan pendapatan sekitar Rp310 miliar.
Paradise Indonesia Andalkan Segmen Komersial dan Hospitality
Pendapatan segmen komersial tumbuh sekitar 25% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi lebih dari Rp521 miliar. Kontribusinya mencapai sekitar 40% dari total pendapatan perseroan.
Pertumbuhan tersebut didukung pengembangan pusat perbelanjaan berukuran menengah, diversifikasi penyewa (tenant mix), serta penguatan specialty tenants yang menyasar pasar menengah atas.
Adapun segmen hospitality mencatatkan pertumbuhan pendapatan lebih dari 3,5% YoY menjadi sekitar Rp473 miliar. Segmen ini mencakup bisnis perhotelan yang menjadi salah satu penopang pendapatan berulang Paradise Indonesia.
Wakil Presiden Direktur sekaligus CFO Paradise Indonesia, Surina, menjelaskan bahwa diversifikasi portofolio menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja perseroan.
“Diversifikasi portofolio bisnis menjadi kunci INPP dalam menjaga kinerja yang solid, dengan segmen komersial dan hospitality sebagai penopang pendapatan berulang serta property sales sebagai penggerak pengembangan bisnis,” ujar Surina.
Komposisi tersebut memperlihatkan pembagian peran dalam portofolio bisnis perseroan. Bisnis komersial dan hospitality menopang pendapatan berulang, sedangkan penjualan properti mendukung pengembangan usaha.
Laba Bersih Paradise Indonesia Capai Rp170 Miliar
Selain pertumbuhan pendapatan, Paradise Indonesia mencatatkan peningkatan EBITDA sekitar 9,3% YoY menjadi lebih dari Rp36 miliar. Perseroan mengaitkan capaian tersebut dengan kontribusi lini bisnis utama dan optimalisasi utilisasi aset properti eksisting.
Hasil tersebut melengkapi pencapaian laba bersih sekitar Rp170 miliar hingga September 2026. Perseroan juga mempertahankan fokus pada pengembangan aset dan diversifikasi usaha untuk memperkuat kontribusi pendapatan berulang.
Dalam model bisnis properti, pendapatan berulang bersumber dari aktivitas operasional aset yang telah dikembangkan, seperti pusat perbelanjaan dan hotel.
Sementara itu, penjualan properti memiliki karakter berbeda karena pendapatannya berkaitan dengan transaksi penjualan unit atau produk properti.
23 Semarang Shopping Center dan 88 Plaza Perkuat Ekspansi
Di sisi pengembangan bisnis, Paradise Indonesia menambah portofolio melalui peresmian 23 Semarang Shopping Center pada semester I-2026. Perseroan juga melanjutkan pembangunan kompleks komersial 88 Plaza di Balikpapan.
Hingga September 2026, progres penjualan Fase I 88 Plaza telah mencapai sekitar 50%. Pengembangan ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas basis aset sekaligus membuka peluang pertumbuhan pendapatan pada periode berikutnya.
Selain menambah aset, Paradise Indonesia menjalankan revitalisasi properti yang telah dimiliki guna meningkatkan daya saing dan kinerja operasional.
Portofolio perseroan mencakup 14 hotel di Jakarta, Bali, Batam, Yogyakarta, dan Makassar; tujuh pusat perbelanjaan di Jakarta, Bandung, Bali, dan Semarang; serta empat properti residensial di Batam, Bali, Makassar, dan Jakarta.
Pengembangan lainnya mencakup Antasari Place di Jakarta Selatan serta destinasi komersial bergaya hidup di Balikpapan.
Ke depan, Paradise Indonesia menyelaraskan ekspansi, optimalisasi aset, dan diversifikasi lini bisnis untuk mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan berulang.
Kinerja BLES Kuartal III-2026: Penjualan Tumbuh 31 Persen, Laba Bersih Melesat 484 Persen
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel




