PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Sektor perhotelan, komersial, dan residensial di Indonesia kembali mencatat langkah strategis dari PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) yang konsisten memperkuat fondasi bisnisnya setelah melewati lebih dari dua dekade perjalanan usaha.
Emiten yang juga dikenal sebagai Paradise Indonesia ini mempertahankan komitmen penambahan aset baru secara rutin setiap tahun di berbagai kota besar demi mengukuhkan posisinya di sektor properti dan gaya hidup.
Strategi Ekspansi Portofolio Mixed-Use dan Target Dua Properti Baru per Tahun
Langkah ekspansi aset INPP difokuskan pada pengembangan properti berkonsep mixed-use. Konsep ini mengombinasikan berbagai segmen usaha mulai dari perhotelan (hospitality), properti komersial, hingga penjualan properti residensial berupa apartemen.
Seluruh portofolio tersebut secara khusus membidik pasar pada segmen menengah ke atas (middle to upper class). Dalam perjalanannya, perseroan secara konsisten menargetkan peluncuran atau ekspansi hingga setidaknya dua properti setiap tahun.
Seiring perayaan hari jadi ke-24, INPP kini telah mengelola sekitar 27 properti dengan portofolio yang terdiversifikasi di berbagai segmen bisnis.
Wakil Presiden Direktur & CFO Paradise Indonesia, Surina, menjelaskan bahwa ekspansi portofolio secara konsisten merupakan bagian penting dari strategi pertumbuhan perusahaan.
Perjalanan pertumbuhan ini didorong oleh komitmen untuk terus berkembang, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai berkelanjutan di masa depan.
Kontribusi Recurring Income dan Portofolio Ikonis di Berbagai Kota Utama
Penguatan portofolio yang dilakukan secara konsisten turut menopang kontribusi recurring income yang menjadi sumber pendapatan terbesar bagi perseroan.
Ke depan, INPP menargetkan kontribusi pendapatan berulang ini tetap berada pada kisaran 70 hingga 75 persen hingga akhir tahun.
Strategi tersebut dijalankan sejalan dengan upaya menjaga stabilitas pendapatan dan memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Sebagai grup properti yang didirikan pada tahun 2002, Paradise Indonesia berfokus pada pengembangan serta pengelolaan destinasi gaya hidup ikonis.
Saat ini, perseroan memiliki 14 hotel yang tersebar di Jakarta, Bali, Batam, Yogyakarta, dan Makassar, mulai dari hotel bisnis hingga properti perhotelan mewah.
Selain itu, terdapat enam pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jakarta, Bandung, dan Bali, serta empat properti residensial di Batam, Bali, Makassar, dan Jakarta.
Portofolio strategis ini diperluas melalui pengembangan kawasan terpadu, yang mencakup kelanjutan proyek Antasari Place di Jakarta Selatan serta pembangunan destinasi komersial gaya hidup berkepadatan rendah di Balikpapan.
Integrasi ESG Melalui Program Keberlanjutan Future Maker #Building Tomorrow
Di tengah ekspansi bisnis yang masif pada sektor perhotelan, komersial, dan apartemen, perseroan memperkuat komitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat peluncuran program Future Maker, sebuah inisiatif keberlanjutan sosial di bawah kampanye #Building Tomorrow.
Program ini berfokus pada perluasan akses pendidikan melalui pembangunan fasilitas belajar, pendampingan sekolah, serta partisipasi aktif karyawan.
Presiden Direktur Paradise Indonesia, Andri Hadi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong keterlibatan internal pada program keberlanjutan tersebut.
“Kami mengajak karyawan di seluruh unit bisnis untuk mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing. Kepedulian yang diwujudkan secara konsisten, kerja sama lintas unit, serta kesediaan mendengarkan kebutuhan sekolah akan menjadi kekuatan Future Maker. Dengan pendekatan ini, setiap kontribusi dapat menjadi bagian dari pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Andri.
Kolaborasi dengan Happy Hearts Indonesia di Cililin, Bandung
Sebagai langkah awal pada 2026, Paradise Indonesia bermitra dengan Happy Hearts Indonesia untuk mendukung pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Mulia Pasir Meong di Kabupaten Bandung.
Inisiatif ini menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan layak sekaligus mengintegrasikan kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan blok berbahan plastik daur ulang berkualitas tinggi.
Chief Corporate Communication Paradise Indonesia, Siti Utami, menambahkan bahwa penggunaan blok plastik daur ulang di SLB Budi Mulia, Cililin, Kabupaten Bandung, diproyeksikan mampu mengurangi 2 hingga 4 ton sampah plastik. Selain itu, inisiatif ini menekan emisi karbon sekitar 10 ton serta menyediakan ruang belajar yang aman dan inklusif bagi anak-anak.
Menindaklanjuti fondasi program yang diletakkan pada 2026, perseroan merencanakan perluasan keterlibatan unit bisnis ke delapan kota pada tahun 2027.
Langkah ini mencerminkan keselarasan antara pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel




