Iklan Mesin Cuci Sharp
Sunday, April 14, 2024

Rumah Tradisional Minang, Arsitektur Nusantara Bernilai Tinggi

Setiap arsitek memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap peninggalan sejarah.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Keunikan Arsitektur Nusantara yang bernilai budaya tinggi, membuat sosok bangunannya banyak ditampilkan untuk fungsi arsitektur baru. Salah satunya adalah rumah tradisional Minang dari Sumatera Barat dengan potensi arsitektur daerah yang kaya filosofi dan ragam adat budayanya, diantaranya dalam bentuk Rumah Gadang dengan atap ‘bagonjong’ yang kerap digunakan mewakili bangunan ciri khas Indonesia di berbagai kesempatan.

Melihat pentingnya hal tersebut, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sumatera Barat bersama Kenari Djaja dan Majalah Asrinesia, menyelenggarakan seminar virtual tentang Arsitektur Beradat di Ranah Minang nan Rancak. Kegiatan yang juga dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan R.I. tahun 2021 diselenggarakan pada Rabu (18/8/2021) lalu.

Baca Juga: Kenari Djaja Bagikan Rp120 Juta Melalui “Handle Design Competition”

Filosofi dasar arsitektur Minang yang sangat membumi dan terkenal sampai ke negeri seberang, disampaikan secara lengkap oleh narasumber Arsitek Dhasmayzal, mantan Ketua IAI Sumatera Barat.

Sosok arsitektur Rumah Gadang direncanakan dengan penuh pertimbangan adat istiadat yang memperlihatkan tata cara dan struktur masyarakat sebagai budaya yang adiluhung. Tidak heran jika penampilan indah arsitektur tradisional Sumatera Barat ini sangat memukau wisatawan saat berkunjung ke ranah Minang.

Kehidupan masyarakat dengan adat istiadatnya, masih terlihat pada beberapa peninggalan bersejarah rumah adat di kawasan Solok Selatan yang berhasil dipugar dan direvitalisasi oleh Pemerintah Daerah bersama para arsitek berpengalaman.

Melalui pengalaman pemugaran ini, Nadia Purwestri dari Pusat Dokumentasi Arsitektur, memperlihatkan betapa indahnya desain dan konstruksi tradisional ‘Rumah Gadang’ serta rumah adat Minang lainnya yang mampu mendukung bangunannya sekian lama.

Baca Juga: Pentingnya Handle Pintu, Kecil Tapi Besar Perannya

Pada bagian lain, masyarakat di Kota Padang dapat menerima sosok ‘arsitektur Minang modern’ melalui kehadiran Masjid Raya Sumatera Barat yang dirancang oleh Arsitek Rizal Muslimin, berdasarkan filosofi dan kearifan lokal.

Arsitektur Masjid modern ini menjadi salah satu bukti, bahwa arsitektur Minang tetap dapat beradaptasi dengan kehidupan baru yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. Wisatawan yang datang ke Kota Padang merasa kurang lengkap jika belum menyempatkan beribadah dan berfoto di sana.

Harapan melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai arsitektur khas arsitektur Minang, disampaikan oleh Ketua IAI Sumatera Barat Ivo Fridina, mengingat pariwisata berbasis arsitektur merupakan potensi besar di Sumatera Barat.

Ketua Umum IAI, I Ketut Rana Wiarcha, juga sependapat dan mendukung, bahwa setiap arsitek memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap peninggalan sejarah. Sehingga dalam melaksanakan profesinya harus turut menjaga kelestarian budayanya dan mencari terobosan agar nilai-nilai arsitekturnya terus hidup dalam era modern.

Baca Juga: Arsitektur Nusantara Harus Terus Dilestarikan

Pembahasan tentang arsitektur tradisional Minang dipimpin oleh Moderator Arsitek Budi Adelar Sukada, Ketua Umum IAI periode 2002-2008 yang konsisten dan berkomitmen pada eksistensi dan perkembangan arsitektur Nusantara.

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster
RHVAC - 2023

BERITA TERBARU

Demo Half Page