Iklan Youtube Properti Terkini
Saturday, June 15, 2024
Iklan Youtube Properti Terkini

Kuala Kencana Timika, Kota Modern Pertama di Tengah Hutan Tropis

Hunian di Kota Kuala Kencana dibangun dengan perpaduan konsep modern dan alam. Menyatu dengan alam dan tetap menjaga banyak ruang terbuka.

PropertiTerkini.com, (TIMIKA) — Kota Kuala Kencana yang didirikan PT Freeport Indonesia (PTFI) di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, merupakan kota modern pertama di Indonesia yang dibangun di tengah hutan tropis.

Proyek ini mulai dikembangkan pada 5 Desember 1995 di lahan seluas 17.078 hektar. Didirikan untuk mendukung operasional perusahaan juga untuk mendukung perkembangan Kota Timika.

Baca Juga: Sudah Rampung, ASN di Kota Balikpapan Kini Tinggal di Rusun

Kuala Kencana dibangun dengan konsep “kota berwawasan lingkungan”. Kehadirannya memberikan nuansa yang berbeda bagi warga Mimika.

Memasuki kawasan Kuala Kencana, disuguhkan dengan suasana alam yang terjaga rapi. Tidak ada kabel-kabel dan tiang listrik malang melintang, semua tertanam dengan rapi di bawah tanah.

Di kiri-kanan jalan nampak pepohonan yang menjadi bagian asli dari hutan tropis. Flora dan fauna diperlakukan sebagai aset kota yang sangat berharga. Keragaman hayati ini dijaga oleh warga sekitar dan diawasi dengan ketat oleh petugas khusus.

Di pusat kota, terdapat gedung perkantoran, fasilitas umum dan sosial, serta tempat ibadah.

Di tengah pusat kota, sebuah patung rancangan Nyoman Nuarta yang menjadi icon kota Kuala Kencana berdiri gagah di tengah alun-alun.

Baca Juga: Program BSPS Siap Bedah 1.212 Rumah Tak Layak Huni di Papua Barat

Tidak hanya warga yang bermukim di Kuala Kencana, warga Timika pun dapat ikut menikmati dan merasakan manfaat dari kehadiran kota ini.

General Superintendent Facilities Management PTFI, Samsul Arifin menjelaskan, Kota Kuala Kencana senantiasa memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan Timika sejak didirikan hingga memasuki usia 28 tahun.

“Salah satu kontribusi nyata kota Kuala Kencana bagi masyarakat Kabupaten Mimika adalah kehadiran Instalasi Pengolahan Air atau Water Treatment Plant (WTP) yang telah diresmikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng, pada Oktober 2023 lalu sebagai upaya menyediakan sarana air bersih untuk masyarakat Timika,” kata Samsul, melalui siaran persnya kepada media.

WTP senilai USD 10 juta dolar AS atau IDR 150 miliar rupiah tersebut merupakan kerja sama PTFI dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika.

Baca Juga: Roca Group Resmikan Terowongan Kiln Elektrik Pertama di Dunia untuk Produksi Keramik Sanitasi

Saat ini, fasilitas ini sedang dalam tahap uji coba dan akan memberikan air bersih untuk mendukung peningkatan kualitas hidup warga Kota Timika.

Patung rancangan Nyoman Nuarta yang menjadi icon kota Kuala Kencana
Patung rancangan Nyoman Nuarta yang menjadi icon kota Kuala Kencana. (Foto: Dok. Freeport)

Kota Kuala Kencana sukses memadukan unsur keberlangsungan lingkungan (sustainability) serta kebutuhan kehidupan masa kini.

Selain itu, Kuala Kencana juga dijadikan sebagai benchmark pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan sempat menjadi lokasi lomba lari maraton, serta jalan cepat saat perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Hingga saat ini, sebut Samsul, PTFI terus mengelola Kuala Kencana secara baik sebagai kota tambang modern di Indonesia Timur.

Baca Juga: Kendala Pengembang Properti dalam Proses Pembangunan Perumahan Rakyat Berkelanjutan

“Kami berharap kehadiran Kuala Kencana dapat selalu berkontribusi secara positif, bahkan bisa memberikan dampak yang lebih besar lagi ke depannya,” kata Samsul.

Fakta penting lainnya, Kuala Kencana memiliki sistem pengendalian limbah dan pengelolaan sampah yang dimonitor secara berkala.

Melalui sistem ini, Kuala Kencana berhasil meminimalisir angka kasus malaria karena suasana kota yang bersih.

“Kami bekerja sama dengan Public Health & Malaria Control (PHMC) untuk mencegah perkembangan nyamuk malaria di area kami,” tambah Samsul.

Salah satu hal yang menarik saat berkeliling di kota ini adalah masih banyak ditemukan aneka fauna asli Papua yang hidup liar di kota ini, seperti Burung Cendrawasih, Kakatua Raja, Rangkong, Nuri Kepala Hitam, Kuskus, hingga Kasuari.

Baca Juga: Pengaruh dan Peluang Kenaikan Suku Bunga Terhadap Sektor Properti di 2024

Hunian di Kota Kuala Kencana Padukan Unsur Modern dan Alam

perumahan di kota kuala kencana timika
Beberapa hunian di Kota Kuala Kencana Timika, Papua Tengah. (Foto: Dok. Freeport)

Terkait pengembangan hunian, masih menurut Samsul, dibangun dengan perpaduan konsep modern dan alam.

“Kota ini dibangun menyatu dengan alam dengan tetap menjaga banyak ruang terbuka hijau,” ujarnya.

Baca Juga: WNA Beli Rumah di Bali Terus Meningkat, Ini Dua Wilayah yang Paling Diincar

PT Freeport Indonesia membangun kota modern Kuala Kencana dengan menjaga kelestarian alamnya sebelum nantinya diserahkan kembali kepada Pemerintah Indonesia pada masa pasca-tambang.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Demo Half Page