Sunday, July 3, 2022

Kementerian PUPR Siap Serah Terimakan Rusun TNI Korem 133 Nani Wartabone

Tiap unitnya memiliki tipe 36 dengan fasilitas kamar tidur utama, kamar tidur anak, ruang tamu, dapur, kamar mandi dan ruang cuci dan dilengkapi mebeulair.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (GORONTALO) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan akan segera melakukan proses serah terima rumah susun (Rusun) TNI Korem 133 Nani Wartabone.

Adapun rusun bagi anggota TNI yang bertugas di Komando Resor Militer 133/Nani Wartabone Kodam XIII/Merdeka tersebut telah selesai dibangun.

Baca Juga: Dekoruma Ajak Masyarakat Wujudkan Rumah Impiannya Mulai dari #SatuSudutDulu

Rusun tersebut dibangun sebanyak satu tower dan memiliki 44 unit hunian dengan nilai total anggaran Rp21,5 miliar serta sedang dalam proses serah terima aset kepada pihak pengelola.

“Pembangunan Rusun merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengoptimalisasikan lahan yang ada untuk hunian. Salah satu target pembangunan Rusun ini adalah untuk tempat tinggal anggota TNI yang bertugas di daerah,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I Ditjen Perumahan Kementerian PUPR ,Recky W Lahope menjelaskan, pihaknya telah mengecek lokasi pembangunan Rusun yang berada di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Dari hasil peninjauan lapangan diketahui bahwa pelaksanaan pekerjaan pembangunan Rusun tersebut telah selesai pengerjaannya.

Baca Juga: Berharap Tol Bengkulu Bakal Buka Potensi Perekonomian

Tampak hadir mendampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Faharudin, PPK Rumah Swadaya dan RUK Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Elvira Monayo, PPK Rumah Susun Satker Provinsi Sulawesi Utara, Lani Mamudi.

“Kami tengah menyiapkan proses serah terima aset kepada pihak pengelola yakni Korem 133/Nani Wartabone Kodam XIII Merdeka. Pembangunan Rusun ini sebagai bentuk perhatian dan bagian dari Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah,” terangnya.

Sebagai informasi, konstruksi bangunan Rusun TNI tersebut menelan biaya Rp21,5 miliar. Rusun tersebut terdiri dari 44 unit dan terdapat 2 unit khusus untuk penghuni difabel.

Tiap unitnya memiliki tipe 36 dengan fasilitas kamar tidur utama, kamar tidur anak, ruang tamu, dapur, kamar mandi dan ruang cuci dan dilengkapi mebeulair.

Baca Juga: Kendala Pendanaan Mendorong Milenial dan Gen Z Semakin Selektif di Era Baru Properti

Selain itu, terdapat pula fasilitas lainnya seperti ground water tank berkapasitas 80 kubik, instalasi listrik yang mencapai 1.300 watt per unit, CCTV, juga area parkir.

Selanjutnya adalah fasilitas berupa penerangan umum tenaga surya dan tersedia sistem proteksi kebakaran yang terdiri dari smoke detector, fire alarm hydrant interior di setiap lantai serta Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) sebagaimana gedung yang berstatus bangunan gedung negara.

Baca Juga: Jadi Wakil Kepala IKN, Dhony Rahajoe Resmi Mundur dari Sinar Mas Land

“Kami harap dengan terbangunnya Rusun ini dan dilengkapi berbagai fasilitas yang ada serta Prasarana, Sarana dan Utilitas sebagai pelengkap dapat memberikan kenyamanan bagi para penerima manfaat yakni prajurit anggota TNI yang akan menghuninya nanti,” harapnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU