Monday, November 29, 2021
728 x 90-Banner Grand Wisata

Tren Perubahan Harga Rumah Seken Oktober 2021, Makassar Alami Peningkatan Tertinggi

Secara year-on-year, semua kota mengalami peningkatan harga kecuali Surabaya yang mengalami penurunan harga sebesar 0,6%.

- Advertisement -
728 x 90-Banner Grand Wisata

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Industri properti kembali mencatatkan pemulihan indeks harga positif untuk tipe hunian rumah tapak seken. Berdasarkan statistik Rumah123.com yang dirilis dalam laporan bulanan bertajuk Flash Report edisi Oktober, terlihat harga rumah yang meningkat hingga 3.0 persen dibanding periode sama pada tahun sebelumnya.

Indeks perubahan juga tampak di beberapa kota besar di Indonesia, dengan Makassar sebagai area yang mengalami peningkatan terbesar. Harga rumah seken di Makassar secara bulanan naik paling pesat hingga 4.0 persen, melampaui Jakarta, Surabaya, Bandung hingga Tangerang.

Baca Juga: Pandemi Mengubah Tren Desain Rumah, Beko Hadir Sebagai Solusi

Sementara itu, data Flash Report Rumah123 pada Oktober 2021 memperlihatkan tren peningkatan harga tahunan yang diamati di tiga belas kota besar di Tanah Air.

Kota-kota tersebut adalah Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Surabaya, Surakarta, Denpasar, Makassar, Yogyakarta, Medan, dan Semarang. Yogyakarta keluar sebagai kota dengan peningkatan harga rumah seken tahunan tercepat sebesar 13.5 persen.

Di Jabodetabek, terjadi peningkatan harga secara month-on-month di Kota Tangerang, Bogor dan Bekasi sebesar 0,9%, 1,4% dan 2,5% berturutan. Jakarta mengalami penurunan harga sebesar 0,3%, sementara Depok tidak mengalami perubahan harga.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun Sarhunta Mandalika Dukung Gelaran WSBK

Secara year-on-year, dari Oktober 2020 hingga Oktober 2021, Kota Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor dan Bekasi mengalami kenaikan harga sebesar 1,4%, 6,1%, 3,5%, 5,8% dan 6,2% berturutan.

Kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa seperti Bandung, Yogyakarta dan Surakarta mencatatkan kenaikan harga secara month-on-month sebesar 0,6%, 4,2% dan 2,3% berturutan.

Sementara Kota Surabaya dan Semarang mencatatkan penurunan harga secara month-on-month masing-masing sebesar 1,0% dan 0,6%.

Secara year-on-year, semua kota mengalami peningkatan harga kecuali Surabaya yang mengalami penurunan harga sebesar 0,6%. Harga rumah seken di Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surakarta meningkat, masing-masing sebesar 3,6%, 4,6%, 13,5% dan 4,2%.

Baca Juga: Intiland dan Abdael Nusa Luncurkan Proyek Baru Amesta Living di Surabaya

Untuk kota besar lainnya di luar Pulau Jawa, Kota Denpasar dan Makassar mengalami kenaikan harga sebesar 1,5% dan 4,4% pada bulan Oktober 2021 dibandingkan September 2021.

Sementara harga rumah seken di Medan menurun 3,1%. Secara year-on-year, harga rumah seken di Medan, Denpasar dan Makassar meningkat sebesar 11,6%, 0,1% dan 12,0%.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU