BERITA TERKAIT

Koridor Timur Kuasai 72,8% Pasar Logistik Greater Jakarta, Jadi Episentrum Gudang Modern

Dominasi kawasan timur menunjukkan pergeseran pusat aktivitas logistik. Keterbatasan pasokan mulai terasa di lokasi-lokasi utama.

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — Koridor timur kini menjadi poros utama dalam peta pasar logistik Greater Jakarta. Sekitar 72,8% total pasokan gudang modern terkonsentrasi di wilayah ini, menjadikannya episentrum aktivitas distribusi dan penyimpanan barang di kawasan metropolitan.

Angka ini bukan sekadar dominasi wilayah. Ada pola yang terbentuk—dan semakin menguat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Sektor Logistik dan Industri Jadi Andalan, Astra Property Optimis Tumbuh di 2026

Arah pengembangan terlihat konsisten mengarah ke timur. Kawasan industri yang sudah terbentuk, ditambah konektivitas langsung ke Pelabuhan Tanjung Priok, membuat wilayah ini terus menjadi pilihan utama.

Kawasan seperti Bekasi, Cikarang, hingga Karawang berkembang bukan tanpa alasan. Infrastruktur sudah tersedia, akses tol terhubung, dan ekosistem industrinya matang.

Dalam praktiknya, hal ini mempermudah distribusi barang dalam skala besar. Jarak ke pelabuhan relatif efisien, sementara akses ke pasar konsumsi tetap terjaga.

Total pasokan gudang modern di Greater Jakarta saat ini mencapai sekitar 3 juta meter persegi. Namun distribusinya tidak merata—dan koridor timur mengambil porsi terbesar.

Baca Juga: Pasar Properti 2026 Masuk Fase Transisi: Pasok Baru Turun hingga 80%, Pemulihan Mulai Terlihat

Koridor Timur: Permintaan Naik, Ruang Menyempit

Pasar tidak lagi hanya digerakkan oleh e-commerce atau perusahaan logistik pihak ketiga. Permintaan mulai datang dari sektor yang lebih luas.

FMCG, elektronik, farmasi, hingga industri kendaraan listrik mulai aktif mencari ruang gudang, demikian data Colliers Quarterly Property Market Report Q1 2026, Jakarta Warehouse and Logistics sector. Ini menunjukkan perubahan struktur kebutuhan logistik.

“Pasar logistik terus mencatat kinerja yang lebih unggul dibandingkan banyak segmen properti lainnya, didukung oleh perannya yang krusial dalam menunjang distribusi domestik serta rantai pasok yang semakin kompleks,” ujar Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia.

Permintaan yang lebih beragam ini membuat tekanan terhadap ruang yang tersedia semakin terasa, terutama di lokasi yang sudah matang.

Baca Juga: Properti Jawa Timur 2026 Masuk Fase Matang, Gudang dan Ruko Pimpin Pasar

Di sisi lain, pertumbuhan pasokan tidak secepat sebelumnya. Pengembang terlihat lebih selektif dalam menambah proyek baru.

Rata-rata tambahan pasokan diperkirakan hanya sekitar 186.000 meter persegi per tahun hingga 2029.

Kombinasi ini menciptakan situasi yang cukup jelas: ruang terbatas, sementara kebutuhan tetap berjalan.

Tingkat hunian gudang modern bahkan sudah mencapai 95,8% pada kuartal pertama 2026—angka yang mendekati kapasitas penuh.

Episentrum Baru, Tapi Sekaligus Arah Strategi Pasar

Bagian dalam gudang modern Astra Property di Bekasi
Ruang interior gudang modern Astra Property di Bekasi yang mampu menahan beban lantai hingga 6 ton, ideal untuk berbagai kebutuhan industri berat maupun ritel. (Foto: Dok. Astra Property)

Di tengah keterbatasan ruang, arah pasar mulai terlihat.

Pengembang cenderung mengarah pada fasilitas gudang dengan spesifikasi lebih tinggi, terutama di lokasi yang sudah matang.

Di sisi lain, kebutuhan yang terus berjalan membuat ruang di kawasan primer semakin cepat terserap, sehingga keputusan sewa tidak lagi bisa ditunda terlalu lama.

Dominasi koridor timur memang memperkuat posisinya sebagai pusat logistik.

Baca Juga: Strategi Pasar Properti 2026: Menakar Lonjakan Pasokan Apartemen dan Dominasi Logistik

Namun pada saat yang sama, pasar mulai bergerak ke fase yang lebih selektif—baik dari sisi pengembangan maupun pemilihan lokasi.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page