BERITA TERKAIT

The People’s Choice 2026: 427 Ribu Suara Konsumen Ubah Peta Penghargaan Properti

Rumah123 dan Indonesia Property Watch menggelar The People’s Choice 2026 dengan partisipasi lebih dari 111 ribu pemilih dan total 427 ribu suara untuk menentukan 55 brand terbaik di sektor properti, bahan bangunan, hingga layanan pendukung hunian.

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — Ajang The People’s Choice 2026 resmi digelar oleh Rumah123 bersama Indonesia Property Watch (IPW) di Raffles Hotel Jakarta, Senin (10/8/2026).

Penghargaan ini mencatat partisipasi lebih dari 111 ribu pemilih dengan total 427 ribu suara untuk menentukan 55 brand terbaik di sektor properti, mulai dari proyek hunian, bahan bangunan, hingga layanan pembiayaan dan teknologi pendukung hunian.

Baca Juga: Dovia Sold Out Cepat, Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Livia di Ladoria Grand Wisata Bekasi

Skala partisipasi tersebut menjadikan The People’s Choice 2026 sebagai salah satu penghargaan properti berbasis suara konsumen terbesar di Indonesia.

Berbeda dengan penghargaan industri yang umumnya ditentukan oleh panel internal atau asosiasi, penilaian kali ini berasal dari masyarakat yang benar-benar sedang mencari, membandingkan, menghitung KPR, hingga membeli rumah. Rata-rata setiap pemilih memberikan penilaian pada tiga hingga empat kategori berbeda.

CEO 99 Group, Darius Cheung, menyebut penghargaan ini mencerminkan perubahan otoritas penilaian di pasar properti Indonesia.

“The People’s Choice 2026 bukan sekadar penganugerahan, melainkan penegasan atas standar baru pasar properti Indonesia. Pencapaian ini diharapkan memicu iklim industri yang semakin kompetitif, adaptif, dan berfokus pada nilai nyata bagi masyarakat,” ujar Darius dalam sesi pembukaan acara.

Baca Juga: Siasat CVIG Garap Pasar Properti Indonesia di Tengah Kelangkaan Hunian Sydney

Pernyataan tersebut sejalan dengan perubahan perilaku konsumen yang menjadi tema utama diskusi sepanjang rangkaian acara.

Menurut Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch, penyelenggaraan tahun ini mengalami penyempurnaan signifikan dibanding edisi dua tahun sebelumnya.

“Dulu hanya murni polling. Tahun ini ditambah FGD dengan asosiasi, komunitas, dan survei bahan bangunan yang mendalam sehingga hasilnya lebih komprehensif,” katanya.

Proses penilaian berlangsung selama sekitar lima bulan, mencakup:

  • Maret–Juli 2026: Focus Group Discussion dan riset mendalam,
  • 1,5 bulan berikutnya: voting terbuka untuk publik,
  • tahap akhir: audit, verifikasi, dan review hasil pemungutan suara.

Baca Juga: Pasar Properti Mulai “Pilih Kasih”, Rumah Premium Tiba-Tiba Melonjak 46,7%

Pendekatan ini membuat penghargaan tidak hanya mengukur popularitas merek, tetapi juga mempertimbangkan persepsi kualitas dari berbagai pemangku kepentingan industri.

Konsumen Properti 2026 Makin Kritis dan Selektif

Lebih lanjut Ali bilang bahwa kondisi ekonomi membuat konsumen properti jauh lebih hati-hati dalam mengambil keputusan pembelian. Popularitas merek atau promosi besar tidak lagi menjadi faktor dominan.

“Konsumen hari ini tidak lagi terbujuk popularitas atau promosi masif. Mereka memperhitungkan rekam jejak, kualitas eksekusi, sampai nilai investasi jangka panjang,” ungkapnya.

Baca Juga: Kualitas Udara di Dalam Rumah Tak Selalu Lebih Baik, Dokter Ingatkan Pentingnya Udara Bersih

Dalam konteks pasar 2026, pertimbangan pembeli rumah telah bergeser dari sekadar lokasi dan harga menuju aspek yang lebih substansial, antara lain:

  • kepastian proyek benar-benar dibangun,
  • ketepatan waktu serah terima,
  • kualitas konstruksi dan material bangunan,
  • kelengkapan fasilitas kawasan,
  • lingkungan yang ramah anak dan berorientasi keberlanjutan.

Perubahan ini menjadi alasan utama lahirnya The People’s Choice sebagai benchmark independen yang dapat membantu masyarakat menilai kualitas proyek dan pengembang secara lebih objektif.

Delapan Kategori Utama dan 55 Pemenang, Brand Lokal Mulai Mendominasi

The People’s Choice 2026 mencakup delapan kategori utama, yaitu:

  1. Best Choice Housing Project
  2. Best Choice Home Design
  3. Best Choice Subsidized Housing Project
  4. Best Choice Home Appliances
  5. Best Choice Building Materials
  6. Best Choice Luxury Building Materials
  7. Best Choice Brand SPKLU
  8. Company of The Year

Baca Juga: Beli Apartemen LRT City Malah ‘Buntung’: Barang Belum Wujud, Cicilan KPA Jalan Terus!

Selain kategori utama, penyelenggara juga memberikan Special Mention Awards untuk pencapaian khusus di luar kategori reguler.

Di jajaran penghargaan tertinggi, Ciputra Group meraih predikat Developer of The Year, sementara Grand Wisata dinobatkan sebagai Project of The Year. Di sektor layanan pembiayaan digital, balé by BTN memperoleh penghargaan Best Digital Mortgage Super Apps.

Daftar pemenang menunjukkan keterlibatan yang luas, tidak hanya dari pengembang perumahan, tetapi juga produsen semen, cat, keramik, sanitari, smart home, hingga penyedia solusi pengisian kendaraan listrik.

Salah satu temuan menarik dari penyelenggaraan tahun ini adalah meningkatnya partisipasi brand lokal. Jika pada edisi sebelumnya proporsinya hanya sekitar 10–15%, kini mencapai 30–40% dari total nominasi, dengan lebih dari 20 brand lokal masuk dalam daftar kandidat penghargaan.

Baca Juga: Banyak Dicari, Ini 5 Keunggulan Desain Modern Tropical untuk Rumah Masa Kini

Fenomena ini menunjukkan bahwa konsumen mulai memberi perhatian lebih besar pada produk dan merek domestik yang mampu bersaing dari sisi kualitas maupun inovasi.

Diskusi Material Bangunan dan Infrastruktur Kawasan

Rangkaian acara juga menghadirkan Press Conference dan Exclusive Business Networking yang mempertemukan pengembang, produsen material, dan pelaku industri pendukung.

Dalam diskusi panel bersama KENCANA Ahlinya Baja Ringan, Dekkson, dan PT Pertamina Patra Niaga, muncul pandangan bahwa keputusan membeli rumah kini sangat dipengaruhi oleh:

  • kualitas material bangunan,
  • teknologi hardware dan smart doorlock,
  • efisiensi utilitas,
  • serta kelengkapan fasilitas kawasan.

Baca Juga: Membangun Kota Masa Depan Dimulai dari Pengelolaan Kawasan, Ini Konsep Modern Living Paramount Petals

PT Pertamina Patra Niaga bahkan menempatkan SPBU dan infrastruktur energi sebagai bagian dari kebutuhan harian penghuni yang dapat meningkatkan nilai tambah sebuah kawasan hunian modern.

Properti Menggerakkan 183 Subsektor Ekonomi

Dalam keynote speech pada malam penganugerahan, Pujo Setio, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, menegaskan bahwa sektor properti memiliki efek berganda yang sangat luas terhadap perekonomian nasional.

“Ekosistem properti melibatkan sekitar 183 subsektor, mulai dari semen, baja, keramik, kaca, hingga perbankan melalui pembiayaan KPR. Penguatan sektor properti berarti memperkuat aktivitas ekonomi dan rantai pasok domestik,” ujarnya.

Pujo menyebut kontribusi sektor real estat dan konstruksi secara akumulatif mencapai sekitar 9–14% terhadap PDB nasional dan menyerap jutaan tenaga kerja. Pemerintah juga masih mempertahankan berbagai instrumen stimulus, antara lain:

  • PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP),
  • LTV kredit properti hingga 100% yang diperpanjang sampai 31 Desember 2026,
  • serta program FLPP untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Handover Riverie Shila at Sawangan Dimulai, Tahap Akhir Kolaborasi Vasanta dan Mitsubishi

Ia menilai pengembangan properti ke depan perlu diarahkan pada penggunaan produk dalam negeri, penguatan rantai pasok domestik, dan integrasi infrastruktur energi baru agar tercipta ekosistem hunian yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Menuju Benchmark Konsumen Properti Indonesia

Rumah123 dan Indonesia Property Watch membuka malam penganugerahan The People’s Choice 2026 di Jakarta dengan panggung utama dan pertunjukan pembukaan acara penghargaan properti berbasis suara konsumen.
Rumah123 dan Indonesia Property Watch (IPW) membuka malam penganugerahan The People’s Choice 2026 yang digelar di Raffles Hotel Jakarta, Senin (10/8/2026), sebagai ajang penghargaan properti berbasis partisipasi suara konsumen. (Foto: Dok. Rumah123/ Edit; PropertiTerkini.com)

Senior Commercial Advisor Rumah123, Maria Herawati Manik, menegaskan bahwa angka 427 ribu suara mencerminkan semakin aktifnya masyarakat dalam memvalidasi brand yang dipercaya dalam perjalanan kepemilikan rumah.

Menurutnya, seluruh data voting telah melalui audit dan verifikasi berlapis untuk memastikan hasil penghargaan merepresentasikan preferensi objektif konsumen nyata di lapangan.

Dengan pendekatan berbasis consumer choice, The People’s Choice 2026 tidak hanya berfungsi sebagai ajang penghargaan tahunan, tetapi juga mulai membentuk pusat referensi dan benchmark kualitas bagi ekosistem properti Indonesia—mulai dari pengembang, produsen material, perbankan KPR, hingga penyedia teknologi hunian.

Baca Juga: FORTRESS Bidik Pertumbuhan Pasar Pintu Baja Lewat Kolaborasi dengan Developer Nasional

Rangkaian acara ditutup dengan malam penganugerahan yang dihadiri jajaran Realestat Indonesia (REI), Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), pimpinan perusahaan properti nasional, serta pelaku industri pendukung lainnya.

Penyelenggaraan tahun ini didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai mitra utama dan Synergy Indonesia sebagai mitra pendukung.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page