Tuesday, January 31, 2023

Fokus Pada Ritel, Hunian, Hotel dan Convention, Crown Group Segera Rilis ONE Global Capital

Meski masih baru, namun okupansi SKYE Suites pada bulan ini sudah mencapai 95% untuk SKYE Green Square, SKYE Sydney dan SKYE Parramatta.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Bisnis properti pengembang kenamaan Australia, Crown Group terus tumbuh. Untuk lebih fokus menggarap sektor ini, khususnya pada ritel, pembangunan hunian, hotel dan convention, pengembang akan meluncurkan ONE Global Capital.

“ONE Global Capital adalah sebuah holdings baru. Saat ini sedang dalam tahap finalisasi sebelum kami perkenalkan kepada publik. Akan kami luncurkan sebelum akhir 2022 ini,” ujar CEO Crown Group Iwan Sunito kepada media dalam sesi press conference online via Zoom, Selasa (21/6/2022).

Baca Juga: Iwan Sunito: Kenaikan Biaya Konstruksi Tidak Akan Mematikan Pasar Apartemen

Menurutnya, keberadaan ONE Global Capital sangat dibutuhkan untuk kegiatan ekspansi usaha ke sektor-sektor yang saat ini belum tersentuh.

“Dan sebagai langkah awal, ONE Global Capital akan membangun proyek hunian perdananya di kawasan Chatswood, Sydney,” katanya.

Okupansi SKYE Suites Tembus 95%

Sementara untuk brand hotel milik Crown Group, yakni SKYE Suites juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Bahkan rataan keterisian kamar hotel di tiga lokasi mencapai di atas 80%.

“Kami juga happy karena bulan ini akan mencapai okupansi 95% untuk SKYE Green Square, SKYE Sydney dan SKYE Parramatta. Cukup fenomenal karena hotel kami baru 4 tahun dibuka sehingga bukan hotel dengan brand yang luar biasa,” ungkap Iwan.

Baca Juga: JLL: Kota-kota Asia Pasifik Harus Prioritaskan Dekarbonisasi Real Estat untuk Capai Target Net-Zero

Tidak hanya itu, SKYE Suites juga menuai kesuksesan yang luar biasa dengan terpilihnya sebagai official partner dari AfterPay Australian Fashion Week selama 3 tahun.

“Ditambah perpanjangan kerja sama dengan program TV reality show paling popular di Australia, Married at First Sight,” tambahnya.

Satu Dekade dengan Konsep Green Building

Pengembangan kawasan yang berkelanjutan termasuk bangunan dengan konsep green building tengah menjadi tren dalam beberapa tahun belakangan ini. Termasuk Kota Sydney yang terus mengejar kota-kota global lainnya.

Hasil dari Pemilihan Federal Australia baru-baru ini, kata Iwan, mengirimkan pesan yang jelas dari para pemilih bahwa perlu ada fokus yang jauh lebih besar pada konsep hijau dan berkelanjutan yang positif bagi lingkungan di semua bidang termasuk pengembangan properti.

Baca Juga: Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Prestisius di Ajang FIABCI World Prix d’Excellence Awards 2022

“Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah Australia untuk mencapai Net Zero Emissions pada tahun 2050,” katanya.

Rencana yang berbasis teknologi tersebut telah menetapkan jalur yang kredibel untuk mencapai net zero pada tahun 2050, sambil melestarikan industri yang ada, menjadikan Australia sebagai pemimpin dalam teknologi rendah emisi.

Rencana tersebut didasarkan pada kebijakan yang ada dan akan dipandu oleh lima prinsip yang akan memastikan peralihan Australia ke net zero economy tidak akan mengancam industri, wilayah atau pekerjaan yang sudah ada sebelumnya.

Baca Juga: Investasi Real Estat Asia Pasifik Melonjak 20% di Q1 2022

“Di Crown Group, kami telah menerapkan prinsip-prinsip dasar green building semenjak tahun 2010, menciptakan tren hunian baru di dunia. Bisa dilihat pada beberapa proyek kami, yakni Arc by Crown Group, Infinity by Crown Group, Waterfall by Crown Group, The Grand Residences dan sekarang Mastery by Crown Group,” terangnya.

Lebih lanjut sebut Iwan, penerapan konsep green building tersebut antaralain pengembangan proyek yang menyatu dengan alam, penggunaan material berbahan dasar kayu dan bisa daur ulang, ruang tamu yang luas dengan sirkulasi udara maksimal serta keberadaan pintu kaca besar yang memungkinkan sinar matahari dapat menyinari secara alami, sehingga mengurangi konsumsi listrik.

“Tetapi sekarang ini, baik di Australia maupun negara lain juga mulai berpikir bagaimana menerapkan free carbon emission. Jadi pemikiran bagaimana konsumsi dan emisi daripada gedung tersebut menjadi neutral,” sebut Iwan.

Baca Juga: Standard Chartered Bersama Habitat for Humanity Indonesia Dukung Wirausaha Perempuan untuk Kembali Bangkit Pasca Pandemi

Lebih dari itu, Crown Group justru telah berpikir untuk mengembangkan desain biofilik. “Gedung yang green secara desain yang didesain untuk psychological benefit, atau keuntungan psikologi bagi mereka yang tinggal, membuat dia peaceful dan lebih happy,” tutup Iwan.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU