BERITA TERKAIT

Dari Kawasan Hunian Menjadi Ekosistem Kota, Ini Catatan Perjalanan 47 Tahun Bintaro Jaya

Bintaro Jaya memperkenalkan Cluster Bria yang mengusung desain arsitektur American Classic. Dengan harga mulai Rp2,9 miliar serta dukungan insentif PPN DTP 100 persen, Cluster Bria menjadi bagian dari strategi pengembangan kawasan untuk menjawab kebutuhan pasar hunian di koridor selatan Jabodetabek.

PropertiTerkini.com(TANGSEL) — Tidak banyak kawasan hunian di Jabodetabek yang mampu mempertahankan relevansinya selama puluhan tahun. Di tengah perubahan kebutuhan masyarakat, perkembangan infrastruktur, hingga dinamika pasar properti, Bintaro Jaya menjadi salah satu kawasan yang terus bertransformasi.

Memasuki usia ke-47 tahun, kawasan yang dikembangkan PT Jaya Real Property Tbk (JRP) ini tidak lagi sekadar dikenal sebagai kawasan perumahan.

Baca Juga: BXchange Mall Tahap 2 Diresmikan, Hadirkan BXSEA untuk Hiburan Anak-Anak

Bintaro Jaya telah berkembang menjadi sebuah ekosistem kota yang mengintegrasikan hunian, pendidikan, kesehatan, rekreasi, ruang publik, pusat bisnis, hingga fasilitas gaya hidup dalam satu kawasan yang saling terhubung.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang pengembangan kota mandiri yang dimulai sejak akhir 1970-an dan terus berlanjut hingga saat ini.

Konektivitas Menjadi Fondasi Pertumbuhan Kawasan

Dalam pengembangan kota modern, aksesibilitas menjadi salah satu faktor utama yang menentukan daya tarik sebuah kawasan. Hal ini pula yang menjadi salah satu kekuatan Bintaro Jaya.

Kawasan ini memiliki dua akses tol langsung, yakni Tol Pondok Ranji dan Tol Parigi yang mempermudah mobilitas menuju Jakarta maupun berbagai wilayah penyangga lainnya.

Bandara Soekarno-Hatta dapat dijangkau dalam waktu sekitar 25 menit, sementara konektivitas menuju Depok, Bogor, Cinere hingga Bandung semakin terbantu melalui jaringan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago).

Baca Juga: Gedung Permata Bank di Bintaro Raih Sertifikat Green Building dari GBCI

Di sisi transportasi publik, integrasi kawasan terus diperkuat melalui layanan shuttle bus InTrans Bintaro, kemudian revitalisasi Stasiun Pondok Ranji, kini menghadirkan konektivitas modern dengan akses langsung menuju Plaza Bintaro Jaya.

Tidak hanya itu, koneksi langsung juga dihadirkan di Stasiun Jurangmangu yang terhubung secara eksklusif dengan Bintaro Jaya Xchange Mall melalui terowongan bawah tanah (underground tunnel).

Konsep pengembangan berbasis Transit-Oriented Development (TOD) yang diterapkan membuat mobilitas penghuni maupun pengunjung semakin praktis tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kendaraan pribadi.

Bintaro Jaya Xchange Menjadi Pusat Aktivitas Baru

Perkembangan kawasan juga terlihat dari semakin besarnya peran Bintaro Jaya Xchange (BXc) sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Grand Opening BXc Mall Tahap 2 pada 2024 menjadi tonggak penting dalam pengembangan kawasan mixed-use seluas 8,5 hektare yang menggabungkan pusat perbelanjaan, hiburan, ruang terbuka hijau, dan aktivitas komunitas dalam satu lokasi.

Baca Juga: Saat Rumah Menengah Sulit Terjual, Hunian Super Mewah Justru Diburu. Apa yang Dicari Kalangan Ultra Kaya?

Lebih dari sekadar pusat belanja, BXc berkembang menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan berbagai komunitas dan kegiatan kreatif.

Kehadiran tenant seperti Marks & Spencer, Lacoste, Sephora, Foot Locker, Coffee Academics, Monsieur Spoon, hingga Teras by Plataran semakin memperkuat daya tarik kawasan.

Kemudahan akses langsung dari Stasiun Jurangmangu menjadi nilai tambah yang jarang dimiliki pusat perbelanjaan lain di kawasan Tangerang Selatan.

Menggabungkan Hiburan, Olahraga, dan Edukasi

Baca Juga: Ingin Udara Rumah Lebih Bersih? Ini Tiga Air Purifier Sharp Unggulan pada 2026

Akses Tol Parigi yang terhubung dengan kawasan Bintaro Jaya
Akses Tol Parigi menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mendukung perjalanan Bintaro Jaya dari kawasan hunian menjadi ekosistem kota terintegrasi. (Foto: Dok. Bintaro Jaya)

Dalam beberapa tahun terakhir, Bintaro Jaya juga memperluas fungsi kawasannya melalui pengembangan fasilitas rekreasi dan edukasi.

Salah satunya adalah BXRink yang berada di kawasan BXc Mall. Arena ice skating ini berkembang menjadi salah satu pusat olahraga es terbesar di Indonesia dan menjadi tempat latihan bagi atlet hoki es serta figure skating nasional.

Sementara itu, BXSea menghadirkan konsep wisata edukasi yang menggabungkan hiburan, konservasi, dan pembelajaran dalam satu destinasi.

Oceanarium dua lantai pertama di Tangerang Selatan ini menjadi rumah bagi lebih dari 25.000 satwa dari berbagai ekosistem. Kehadiran tunnel akuarium terbesar di Asia Tenggara serta akuarium tertinggi di Indonesia menjadi daya tarik utama destinasi tersebut.

Baca Juga: Koridor Barat Jakarta Kian Strategis, Infrastruktur Dorong Lahirnya Growth Center Baru

Berbagai program seperti Boat Tour, Behind The Sea Tour, hingga Junior Aquarist juga memberikan pengalaman edukatif yang dirancang untuk memperkenalkan pentingnya konservasi lingkungan kepada generasi muda.

Ruang Publik dan Konservasi Menjadi Bagian dari Kota

Perjalanan Bintaro Jaya sebagai kota mandiri tidak hanya ditandai oleh pembangunan fisik, tetapi juga penyediaan ruang publik yang mendukung kualitas hidup masyarakat.

Komitmen tersebut terlihat melalui kehadiran Aviary Park @ Bintaro Creative District yang diresmikan pada Februari 2025 oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni.

Taman konservasi seluas enam hektare ini menghadirkan lebih dari 200 spesies satwa dalam habitat yang dirancang menyerupai kondisi alami.

Baca Juga: Didukung Kinerja Kuartal I yang Melonjak, RISE Agresif Garap Proyek Baru dan Pendapatan Berulang

Selain menjadi destinasi wisata keluarga, Aviary Park memperkuat posisi Bintaro Jaya sebagai kawasan yang memberi perhatian pada edukasi lingkungan dan keberlanjutan.

Menurut Wakil Direktur Utama PT Jaya Real Property Tbk, Henky Wijaya, berbagai fasilitas yang dihadirkan dirancang untuk memberikan pengalaman hidup yang lebih baik bagi seluruh generasi penghuni.

“Saya berharap semua yang kami hadirkan di kawasan ini akan membawa sukacita. Sejalan dengan misi kami, yang berkeinginan membangun dan mengembangkan kawasan yang nyaman untuk dihuni, bekerja, berkarya, berusaha, dan nyaman untuk berkumpul dan bergembira ria,” ujar Henky dalam keterangannya.

Discovery Riviera, Babak Baru Pengembangan Hunian

Memasuki usia ke-47 tahun, Bintaro Jaya juga melanjutkan pengembangan sektor residensial melalui kawasan Discovery Riviera.

Kawasan hunian seluas 18 hektare ini dilengkapi Discovery Clubhouse yang menghadirkan berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi seperti semi-Olympic swimming pool, lapangan padel, gym indoor, area lounge, hingga area komersial pendukung.

Baca Juga: Potensi Properti Komersial di Paramount Gading Serpong Masih Besar, Didukung Pasar yang Terus Bertumbuh

Seluruh fasilitas tersebut berada tepat di depan Cluster Aira at Discovery Riviera yang rencananya akan beroperasi pada akhir 2026.

Cluster Bria at Discovery Riviera di Bintaro Jaya
Cluster Bria at Discovery Riviera menjadi salah satu pengembangan hunian terbaru yang melanjutkan transformasi Bintaro Jaya sebagai kota mandiri. (Foto: Dok. Bintaro Jaya)

Melanjutkan pengembangan kawasan, pada Mei 2026, Bintaro Jaya memperkenalkan Cluster Bria yang mengusung desain arsitektur American Classic. Produk hunian terbaru ini ditujukan bagi keluarga muda yang mencari lingkungan tinggal dengan fasilitas kawasan yang semakin lengkap dan matang.

Dengan harga mulai Rp2,9 miliar serta dukungan insentif PPN DTP 100 persen, Cluster Bria menjadi bagian dari strategi pengembangan kawasan yang terus berupaya menjawab kebutuhan pasar hunian di koridor selatan Jabodetabek.

Di usia ke-47 tahun, perjalanan Bintaro Jaya menunjukkan bahwa pembangunan kota mandiri tidak hanya soal menghadirkan rumah. Yang dibangun adalah sebuah ekosistem yang memungkinkan masyarakat tinggal, bekerja, belajar, berolahraga, berinteraksi, dan bertumbuh dalam satu kawasan yang terintegrasi.

Baca Juga: Holdwell Business Park Gandeng Telkom Indonesia Perkuat Infrastruktur Digital Kawasan Logistik

Transformasi itulah yang membuat Bintaro Jaya tetap menjadi salah satu referensi pengembangan kota mandiri di Indonesia hingga hari ini.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page