PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Perusahaan teknologi hospitality asal Italia, Zucchetti, memperkuat kemitraan strategis dengan SiteMinder guna memperluas peluang pendapatan baru bagi hotel di berbagai negara. Kolaborasi tersebut difokuskan pada peningkatan konektivitas sistem hotel berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Langkah terbaru dalam kerja sama ini dilakukan melalui integrasi central reservation system (CRS) milik Zucchetti, yakni Vertical Booking, ke dalam platform SiteMinder. Sebelumnya, internet booking engine milik Zucchetti, Simple Booking, telah lebih dahulu terhubung dengan SiteMinder sejak 2016.
Baca Juga: Distribusi Hotel Berbasis AI: 2 Terobosan SiteMinder yang Ubah Cara Booking Akomodasi di 2026
Integrasi tersebut sekaligus memperkuat konektivitas antara platform SiteMinder dengan property management system (PMS) milik Zucchetti. Implementasi awal akan dilakukan di Italia dan Spanyol sebelum diperluas ke pasar utama lain di Eropa, Asia Pasifik, dan Amerika.
CEO Zucchetti Hospitality, Angelo Guaragni, mengatakan kemitraan ini diposisikan sebagai langkah strategis jangka panjang di tengah meningkatnya kebutuhan hotel terhadap sistem teknologi yang lebih fleksibel dan terintegrasi.
“Dengan memperdalam kolaborasi ini, kami ingin memberikan fleksibilitas bagi pelanggan kami untuk membangun ekosistem teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka, sekaligus membuka akses terhadap peluang pendapatan yang lebih besar,” ujar Angelo Guaragni.
Zucchetti saat ini melayani sekitar 48.500 pelanggan sektor hospitality di seluruh dunia melalui layanan PMS, CRS, revenue management system, dan berbagai perangkat lunak hotel lainnya. Di kawasan Asia, lebih dari 1.500 properti menggunakan solusi perusahaan tersebut, termasuk di Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Tiongkok.
Baca Juga: Hotel di Bali Ini Pangkas Emisi Setara Ribuan Pohon, Ini Strateginya
Sementara itu, SiteMinder tercatat digunakan lebih dari 53.000 hotel global dengan dukungan jaringan lebih dari 2.350 mitra teknologi. Platform ini menggabungkan fungsi distribusi, analisis data, hingga manajemen pendapatan dalam satu ekosistem digital.
Hotel Butuh Sistem yang Lebih Terhubung
Penguatan kerja sama kedua perusahaan juga didorong perubahan perilaku industri hospitality global yang semakin mengandalkan sistem digital terintegrasi untuk menangkap permintaan pasar secara cepat.
Dalam survei terhadap 700 hotelier di berbagai destinasi dunia, hampir 40% responden menyebut sistem yang terfragmentasi dan kompleksitas penambahan channel distribusi menjadi hambatan dalam menangkap permintaan wisatawan.
Selain itu, sebanyak 58% responden menilai speed-to-market sebagai faktor penting untuk memaksimalkan peluang pendapatan hotel.
Chief Operating Officer SiteMinder, Jonathan Kenny, menilai hotel saat ini membutuhkan kebebasan lebih besar dalam memilih teknologi yang dapat terhubung secara seamless.
“Hotel perlu memiliki kebebasan yang lebih besar dalam memilih dan mengakses teknologi kelas dunia, sehingga mereka dapat merespons permintaan pasar secara real-time dan menjangkau lebih banyak wisatawan dari pasar yang paling relevan,” kata Jonathan Kenny.
Kolaborasi Zucchetti dan SiteMinder mencerminkan tren transformasi digital di sektor hospitality global, di mana interoperabilitas sistem menjadi faktor penting untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung strategi revenue management hotel.
Di tengah pertumbuhan perjalanan internasional dan kompetisi distribusi digital yang semakin ketat, integrasi teknologi seperti PMS, CRS, booking engine, dan AI analytics diperkirakan akan menjadi fondasi baru industri perhotelan modern.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





