BERITA TERKAIT

The Sanctuary Collection, Rumah ‘Resort’ di Sentul Meluncur di Tengah Pandemi Corona

Rumah tapak 2 lantai dijual mulai Rp1,9 miliar (tipe 7), Rp2,8 miliar (tipe 8) hingga Rp3,6 miliar (tipe 10). Konsepnya berbeda, rumah yang tidak perlu direnovasi lagi, karena biaya renovasi sudah masuk dalam harga rumah tersebut.

Tetap Launching

Meski Indonesia tengah dilanda wabah Covid-19, namun pengembang tetap akan meluncurkan proyek tersebut.

Andreas beralasan, Aeon Mall Sentul City yang akan segera beroperasi menjadi target pihaknya dalam memasarkan produk perumahan di The Sanctuary Collection Sentul.

“Sehingga saat ini adalah harga perdana sebelum dibukanya mal tersebut. Kami buka pemilihan unit di akhir pekan ini melalui cara online,” kata dia.

Baca Juga: Wilayah Bogor yang Paling Banyak Diincar Pembeli Rumah

Andreas yakin, perumahan tersebut akan segera terserap pasar, meskipun banyak perusahaan yang untuk sementara ditutup.

“Memang banyak usaha yang mengalami kebutuhan, tapi ada juga yang mengalami akselerasi. Karena orang juga mempersiapkan masa setelah Covid ini. Kondisi ini bukan permanen tapi temporer,” katanya.

The Sanctuary Collection
The Sanctuary Collection, kawasan hunian premium, rumah dua lantai di Sentul City yang dijual mulai Rp1,9 miliar.

4 Alasan Beli Properti

Properti, terutama hunian, sebut Andreas adalah kebutuhan dasar manusia, sehingga tetap akan dicari. Setidaknya, menurut dia, ada empat alasan, kenapa orang harus membeli properti.

“Mereka beli karena kebutuhan, keinginan, prestige, dan ability,” tegas Andreas.

Tentu ini sangat berkaitan erat dengan kebijakan pemerintah, yakni suku bunga. Diketahui, sektor properti sangat besar perannya dalam menggerakkan banyak segmen-segmen lainnya. Kebutuhan akan properti masih banyak sekali, hanya banyak yang juga masih menahan.

Baca Juga: Dharmawangsa Hills Luncurkan Tahap Dua Perumahan Dua Lantai di Bogor

“Produk kami ke segmen middle-up, terutama pasar di Sentul, Bogor, Cibubur, Depok, Jakarta, Serpong. Saat ini memang banyak yang menargetkan segmen middle-low, di situlah kami melihat ada peluang untuk middle-up. Karena tidak sedikit yang mencari hunian yang premium,” ucap Andreas yakin.

Fasilitas

Meski proyek The Sanctuary Collection Sentul dikelilingi berbagai fasilitas lengkap, namun dalam kawasan perumahan juga akan dibangun sejumlah fasilitas internal.

Andreas bilang, The Sanctuary Collection adalah proyek mixed use, sehingga selain hunian tapak, nantinya juga akan ada juga gedung vertikal (highrise).

Sementara beberapa fasilitas yang dibangun, seperti club house yang diapit 2 sungai (dilengkapi beberapa fasilitas di sekitar sungai), jogging track, highland passage, boulevard utama 24 m, water treatment, dual security system (di gerbang utama dan di klaster masing-masing), serta pintu masuk dilengkapi RFID Security System.

Kawasan hunian premium di Sentul ini diarsiteki oleh arsitek asal Singapura. Desain masterplan oleh Aecom dari Singapura, kemudian desain fasad, layout oleh DPA Architects (Singapura). Untuk lansekap nuansa resort dipercayakan kepada Townland. Sementara interior oleh KKS Group dari Jepang. Infrastruktur oleh Meinhardt, serta image consultant dari Forefront asal Malaysia.

Baca Juga: Banara Serpong, Unik dengan Smart Environment

The Sanctuary Collection adalah proyek ketiga selepas Banara, Marchand Hype Station di Bintaro (sold out). Cipta Harmoni Lestari kini punya landbank seluas 600 hektar yang rencananya akan dikembangkan menjadi kota mandiri.

“Rencananya tahun depan akan kami sampaikan,” ungkap Andreas.

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page