PropertiTerkini.com, (BALI) — Respons pasar terhadap hunian eksklusif Luna Residences mulai terlihat sejak tahap awal peluncurannya. Dari 15 unit pertama yang dipasarkan, sekitar separuh telah terjual hanya dalam masa pemasaran awal kepada jaringan friends and family. Menariknya, mayoritas calon pembeli menjatuhkan pilihan pada unit yang menawarkan panorama laut.
Head of Corporate Communications Nuanu Real Estate, Reyni Wullur, mengatakan pemandangan menjadi salah satu pertimbangan utama calon pembeli ketika mencari hunian premium di Bali.
Baca Juga: Nuanu Creative City Bangun Kembali Rumah Warga Tabanan, Perkuat Dampak Sosial di Bali
“Yang paling laku memang unit yang menghadap laut. Selain itu ada juga pilihan yang menghadap sungai dan kawasan hijau,” ujarnya kepada PropertiTerkini.com usai peluncuran Luna Residences di kawasan Nuanu Creative City, Bali, Selasa (30/6/2026).
Luna Residences merupakan proyek hunian terbaru hasil kolaborasi Nuanu Real Estate, 618 Development, dan Luna Beach Club yang dikembangkan di kawasan Nyanyi, Kabupaten Tabanan, Bali. Lokasinya hanya sepelempar batu dari kota kreatif Nuanu Creative City.
Hunian ini juga menjadi bagian dari pengembangan Nuanu Creative City, kawasan kreatif seluas 44 hektare yang menggabungkan residensial, seni, budaya, wellness, pendidikan, hingga destinasi gaya hidup dalam satu ekosistem.
Tawarkan Tiga Panorama Alam Bali
Tidak seperti kebanyakan proyek hunian yang hanya mengandalkan satu orientasi pemandangan, Luna Residences menawarkan tiga pilihan panorama yang menjadi karakter kawasan Nyanyi.
Calon pembeli dapat memilih unit dengan ocean view yang menghadap laut, river view ke arah aliran sungai, maupun jungle view atau hamparan kawasan hijau tropis.
Seluruh unit juga dirancang memiliki balkon pribadi agar penghuni dapat menikmati suasana luar ruang secara maksimal dari masing-masing hunian.
Pilihan tipe hunian pun cukup beragam, mulai dari studio, one-bedroom suite, two-bedroom family suite hingga penthouse. Harga ditawarkan mulai Rp3,3 miliar, sementara penthouse dipasarkan mulai kisaran Rp15 miliar dengan jumlah yang sangat terbatas, hanya empat unit dari total 88 unit yang akan dikembangkan.
Adapun penthouse memiliki area yang sangat luas, bahkan mencapai sekitar 478 meter persegi.
Menurut Reyni, seluruh 88 unit tidak akan langsung dipasarkan sekaligus. Nuanu Real Estate memilih melepas unit secara bertahap agar dapat menyesuaikan pasokan dengan perkembangan permintaan pasar.
“Kami melihat bagaimana demand-nya di Bali. Karena itu setiap kuartal kami akan memperkenalkan sekitar 15 unit lagi sehingga semua calon pembeli tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan unit yang diinginkan,” katanya.
Baca Juga: Nuanu Real Estate Kembangkan 12 Proyek Hunian di Bali, Target 400 Unit Siap pada 2027
Pengalaman Tinggal Kini Jadi Pertimbangan Utama Pembeli
Bagi CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, keberhasilan sebuah proyek residensial tidak hanya ditentukan oleh kualitas bangunan maupun lokasinya. Yang jauh lebih penting adalah pengalaman hidup yang dirasakan penghuni setelah menempati kawasan tersebut.
Menurut Lev, banyak proyek properti berfokus pada aspek konstruksi, padahal keputusan seseorang memilih tempat tinggal sering kali dipengaruhi oleh lingkungan, komunitas, kuliner, hingga aktivitas yang tersedia di sekitarnya.
“Real estate bukan hanya tentang membangun rumah. Saat orang memilih tempat tinggal, yang dicari bukan sekadar bangunannya, tetapi juga komunitas, pengalaman hidup, makanan, lingkungan, dan orang-orang yang akan berbagi kehidupan di sana,” ujarnya.
Karena itu, Luna Residences dirancang bukan sebagai proyek yang berdiri sendiri. Hunian ini terhubung langsung dengan seluruh ekosistem Nuanu Creative City, mulai dari ruang seni, pusat kebugaran, area edukasi, berbagai kegiatan komunitas, hingga Luna Beach Club yang menjadi salah satu destinasi unggulan kawasan tersebut.
Baca Juga: X Hotel: Hotel Pertama di Nuanu Buka 41 Unit Investasi Mulai Rp2,6 Miliar
Lev bahkan menegaskan Nuanu tidak hanya mencari investor.
“Kami mencari future neighbours. Orang-orang yang ingin menjadi bagian dari komunitas yang sedang kami bangun,” tegasnya.
Sementara Director Nuanu Real Estate, Anastasia Sinberg, menilai preferensi pembeli properti premium di Bali kini mulai berubah. Lokasi masih menjadi faktor penting, tetapi bukan lagi satu-satunya pertimbangan.
“Hunian mewah di Bali kini tidak lagi ditentukan hanya oleh lokasi atau arsitekturnya. Pembeli semakin memprioritaskan proyek yang mampu menghadirkan pengalaman kepemilikan secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan hospitality yang profesional, operasional yang berkualitas hingga ketahanan investasi dalam jangka panjang,” jelasnya.
Pandangan tersebut sejalan dengan tren pasar. Berdasarkan data REID, harga properti di koridor pesisir barat Bali, meliputi Nyanyi, Cemagi, Kedungu, dan Kediri, meningkat rata-rata 12,2 persen sepanjang 2023–2025, sementara harga tanah per meter persegi naik sekitar 18,1 persen.
Kolaborasi yang Menyatukan Konstruksi dan Lifestyle
Luna Residences dikembangkan bersama 618 Development yang bertanggung jawab pada pembangunan fisik, sementara Luna Beach Club akan mengelola berbagai layanan hospitality, termasuk in-residence dining, shuttle menuju beach club, hingga berbagai keuntungan eksklusif melalui program Luna Black Card bagi para pemilik unit.
Founder dan CEO 618 Development, Daniil Berlin, mengatakan proyek ini menjadi kelanjutan kolaborasi dengan Nuanu setelah sebelumnya mengembangkan sejumlah proyek residensial di kawasan tersebut.
Baca Juga: The Collection Tawarkan Enam Villa Mewah Freehold di Nuanu City Bali, Siap Dihuni 2026

“Bersama Nuanu Real Estate dan Luna Beach Club, kami ingin menghadirkan standar kualitas pembangunan yang lebih tinggi melalui desain dan konstruksi yang memiliki integritas,” katanya.
Sementara itu, CEO Luna Beach Club, James Karl Ephraim, menilai kolaborasi tersebut menjawab kebutuhan para tamu yang selama ini ingin menikmati pengalaman Luna lebih lama.
“Banyak tamu bertanya di mana mereka bisa menginap setelah menikmati Luna Beach Club. Kehadiran Luna Residences menjadi jawaban atas kebutuhan itu sekaligus menghadirkan pengalaman tinggal yang terhubung langsung dengan gaya hidup Luna,” ungkapnya.
Baca Juga: Rebranding Hotel Makin Marak, Jakarta dan Bali Berebut Pasar Wisata Premium
Nuanu Real Estate menargetkan serah terima Luna Residences dimulai pada kuartal IV 2028. Dengan total 88 unit yang dipasarkan secara bertahap, proyek ini diharapkan menjadi salah satu ikon hunian premium baru di kawasan pesisir barat Bali yang terintegrasi dengan ekosistem Nuanu Creative City
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





