Iklan Youtube Properti Terkini
Sunday, November 27, 2022
Iklan Youtube Properti Terkini

Presiden Jokowi Tinjau Infrastruktur Penyedia Air Baku Kawasan IKN Nusantara

Selain menyediakan air baku, bendungan ini juga sebagai infrastruktur pengendali banjir kawasan IKN sebesar 55 persen.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (PENAJAM PASER UTARA) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ketua DPR RI Puan Maharani meninjau progres pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (22/6/2022).

Bendungan yang terletak di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku ini akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan air baku dan mereduksi banjir kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Baca Juga: Bendungan Bolango Ulu Diharapkan Airi 4.193 Hektar Sawah di Gorontalo

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang turut mendampingi Jokowi mengatakan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dioptimalkan fungsinya untuk menyediakan air baku kawasan IKN berkapasitas 2.000 liter/detik dan Kota Balikpapan sebesar 500 liter/detik. Bendungan ini juga diproyeksikan sebagai infrastruktur pengendali banjir kawasan IKN sebesar 55 persen.

“Dengan adanya Bendungan Sepaku Semoi  penyediaan air baku IKN masih cukup hingga 2030. Ke depan kita juga akan tambah dengan membangun Bendungan Batu Lepek dan Bendungan Selamayu,” kata Basuki.

Sementara itu menurut Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko, pembangunan Bendungan Sepaku Semoi terus dikerjakan agar fungsi utama sebagai penyedia air baku dan mengurangi risiko banjir kawasan IKN segera dimanfaatkan. Progres konstruksi Bendungan Sepaku Semoi telah mencapai 56,72 persen dan ditargetkan selesai pada awal 2023.

Baca Juga: Food Estate NTT Diharapkan Menjadi Lumbung Pangan di Luar Pulau Jawa

“Sesuai kontrak bendungan selesai pada Desember 2023, tetapi arahan Bapak Menteri PUPR dipercepat lebih awal untuk segera mendukung sumber air baku kawasan IKN. Kami siapkan air bakunya kurang lebih untuk 1,5 juta penduduk,” kata Jarot.

Bendungan Sepaku Semoi dibangun dengan skema kontrak tahun jamak hingga tahun 2023 senilai Rp556 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya- PT Sacna- dan PT BRP (KSO). Bendungan ini didesain dengan tipe urugan tanah homogen dengan luas genangan 280 hektar dan kapasitas tampung 10,6 juta m3.

Selain bendungan, untuk mendukung penyediaan air baku kawasan IKN Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan Intake Sungai Sepaku berkapasitas 3000 liter/detik. Intake Sungai Sepaku berkonsep Bendung Obermeyer dengan panjang 117,8 meter dengan progres  konstruksi sudah 12,34 persen dan ditargetkan selesai 2023.

Baca Juga: Akses Menuju Geopark Huta Ginjang Selesai, Dukung Wisata Danau Toba

Selain itu juga tengah disiapkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendungan Sepaku Semoi dengan potensi untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar 5.000 liter/detik dan telah dilaksanakan studi kelayakan pada 2020.

IPA ini didesain untuk menghasilkan air dengan kualitas siap minum yang nantinya akan didukung oleh Pemerintah Korea Selatan. Selanjutnya Bendungan Selamayu yang juga telah dilakukan studi kelayakan pada 2021 dengan potensi air baku sebesar 3.950 liter/detik.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU