Sunday, September 25, 2022

Pasca Revitalisasi, Perumahan Telaga Kahuripan Semakin Prospektif untuk Investasi Properti

Dengan konsep yang baru saat ini, sangat mungkin perumahan Telaga Kahuripan akan berkembang menjadi sebuah CBD baru bernuansa alam di koridor selatan Jakarta.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (BOGOR) — Koridor Selatan Jakarta – Ciputat – Kemang – Bogor kini semakin ramai oleh pengembangan hunian baru. Meski demikian, PT Kuripan Raya melalui proyek perumahan Telaga Kahuripan tetap optimis perumahannya tetap diminati konsumen.

Pasalnya, Telaga Kahuripan adalah perumahan skala kota seluas 750 hektar. Tidak hanya itu, berbagai strategi dan sejumlah perubahan besar sudah dan akan terus dilakukan. Seperti diketahui, perumahan yang pertama kali dipasarkan tahun 1994 dan mulai dibangun tahun 1996 ini telah direvitalisasi dan hadir dengan wajah baru sejak 2021 lalu.

Baca Juga: Telaga Kahuripan Tawarkan Rumah Indonesia Kontemporer Tropis Rp1,1 Miliar

Tak tanggung-tanggung, untuk melancarkan program peremajaan tersebut, PT Kuripan Raya mengucurkan dana lebih dari Rp100 miliar tanpa investasi dari luar. Ini juga didukung sejumlah share holders Telaga Kahuripan yang sejak awal PT Kuripan Raya didirikan sama sekali tidak mengalami perubahan.

Lepas rebranding dengan konsep baru yang mengusung tagline “Kembali Ke Alam Indonesia”, perumahan Telaga Kahuripan tancap gas dengan meluncurkan klaster hunian baru pada akhir September 2021 lalu, yakni Aluna yang merangkum sebanyak 1.100 unit rumah.

Mega Cluster Aluna dibangun di lahan seluas 26 hektar yang terbagi dalam tiga sub-cluster, yakni Aluna Sekar, Aluna Tirta dan Aluna Terra. Keseluruhan unit merupakan rumah dua lantai yang terdiri dari empat tipe, diantaranya Tipe 6 (6×15), Tipe 7 (7×15), Tipe 8 (8×15), Tipe 9 (9×15).

Baca Juga: Kreasi Prima Land Lanjutkan Pembangunan Perumahan Subsidi Berkualitas di Pesona Prima 7 Rajamandala

“Penjualan tahap awal adalah Cluster Aluna Sekar sebanyak 300 unit rumah. Sampai saat ini sudah terjual 50 persen,” kata Richie Laseduw, Chief Marketing Officer PT Kuripan Raya dalam forum diskusi Menggali Potensi Investasi, bersama media di Marketing Gallery Telaga Kahuripan, Rabu (10/8/2022).

Saat ini, kata dia, harga rumah yang semula berkisar mulai Rp1,1 miliaran, telah naik menjadi Rp1,3 miliaran. “Kami juga masih menawarkan sejumlah kemudahan dan promo, seperti DP 0%, Subsidi Biaya Akad Rp30 Juta, dan Free BPHTB, serta tersedia AC di setiap unit kamar, canopy, CCTV, smart door lock, smart home system, hingga tempered shower,” terangnya.

Perumahan Telaga Kahuripan, CBD Nuansa Alam

Sebagai perumahan skala kota, Telaga Kahuripan telah dan akan terus dilengkapi dengan berbagai fasilitas di dalamnya. Saat ini, sudah tersedia fasilitas pendidikan, rumah ibadah, kantor polisi, SPBU Pertamina, taman bermain anak, jogging track, skate park, serta taman hijau yang akan menambah keasrian lingkungan perumahan.

Pakar Tata Kota, Yayat Supriyatna mengungkapkan, dengan konsep yang baru saat ini, sangat mungkin perumahan ini akan berkembang menjadi sebuah CBD baru bernuansa alam di koridor selatan Jakarta.

Baca Juga: Kementerian PUPR Minta Data Valid Penerima Huntap Tahap 2 di Sulteng

“Ditambah lagi dengan semakin bertambahnya akses infrastruktur baru, bahkan ke depannya ada beberapa jalan baru yang siap dibangun di sekitar perumahan ini,” ungkap Yayat.

Untuk ini, Yayat bilang, Telaga Kahuripan harus mampu menampilkan ciri khasnya tersendiri dan menjadikannya sebagai wilayah penyangga ekonomi baru bagi Kabupaten Bogor.

Menurut dia, Telaga Kahuripan memiliki lokasi yang menguntungkan, aksesnya terhubung langsung dengan pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong dan pusat ekonomi di Kota Bogor. Menariknya lagi, kawasan ini masuk ke dalam struktur jaringan Jalan Tol JORR.

Baca Juga: Kementerian PUPR Serahterimakan 300 Unit Huntap di Adonara

“Rebranding ini tentunya akan menciptakan kawasan baru yang prospektif dan strategis jika direalisasikan secara nyata, karena aksesibilitasnya jadi lebih mudah dan akan terasa lebih dekat ke mana-mana,” jelas Yayat.

Menurutnya, masa depan kawasan hunian Telaga Kahuripan ini sangat menjanjikan untuk investasi karena memiliki dua simpul akses. Selain bisa menjadi destinasi wisata, unggul pula dari sisi kehidupan baru serta konsep bentang alam juga infrastruktur yang memadai.

“Kawasan ini akan menjadi CBD baru di wilayah Bogor Barat, Telaga Kahuripan memiliki infrastruktur tata kota yang terencana. Izin pembangunan jalannya juga sudah dipetakan dan masuk ke dalam jaringan infrastruktur tata ruang Jabodetabek, mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Ibaratnya, membeli rumah di Telaga Kahuripan sama dengan membeli masa depan,” sebut Yayat.

Baca Juga: Show Unit Maison de Wisteria Resmi Dibuka: Datang dan Rasakan Langsung Konsep Modern-French!

Lebih lanjut Richi menjelaskan, selain jalan tol, pemerintah juga telah membangun jalan arteri Bojong Gede – Kemang (Bomang). Dengan keberadaan akses tersebut, kawasan di selatan Jakarta ini diharapkan semakin menarik bagi investor.

Selling point lainnya, konsep green nature dipilih Telaga Kahuripan yaitu menawarkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang memadai, bahkan lebih dari 50 persen. Adanya potensi alam seperti hamparan taman yang sangat luas dan danau-danau alami, merupakan kekuatan dasar yang sudah dimiliki Telaga Kahuripan,” ucapnya.

“Kami menawarkan tak hanya investasi jangka panjang, tetapi investasi dari sisi lain yaitu kesehatan serta kenyamanan bagi keluarga. Keunggulan tersebut menjadi alasan kuat bagi konsumen membeli unit hunian di Telaga Kahuripan,” lanjut Richie.

Baca Juga: Sukses Phase 1, Metland Cyber Puri Rilis The Northbend Phase 2

Memadukan fasilitas infrastruktur yang komplit dengan suasana alam, perumahan ini mengombinasikan aset alam dengan aset kawasan yang semakin lengkap. Richie mengatakan, Telaga Kahuripan merupakan proyek perumahan terbesar di koridor Selatan Jakarta – Ciputat – Kemang – Bogor.

Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut terbagi menjadi dua. Area pertama yang diluncurkan tahun 1996 silam, masterplan-nya dirancang oleh Konsultan Internasional Design Development Group of Baltimore.

Kawasan komersialnya yang dikenal dengan Plaza Haihoo dirancang oleh Arsitek Peter Caderas dari Hawaii. Sementara rancangan hunian dipercayakan kepada beberapa arsitek muda Indonesia, kala itu antara lain JJ, Andra Martin, Yori Antar, Ferry Ridwan dan lainnya.

Diskusi Menggali Potensi Investasi di Marketing Gallery Telaga Kahuripan
Diskusi Menggali Potensi Investasi di Marketing Gallery Telaga Kahuripan, Bogor, Rabu (10/8/2022) menghadirkan Pakar Tata Kota, Yayat Supriyatna (ketiga kiri); Richie Laseduw, Chief Marketing Officer PT Kuripan Raya (kedua kiri); Arsitektur, Thoat Fauzi (kiri); dan Anto Erawan sebagai moderator (kanan)./ Foto: Pio

Hunian Sehat, Pilihan Tepat

Perumahan Telaga Kahuripan memiliki keharmonisan dari berbagai aspek, memiliki keunggulan dari konsep lingkungan juga struktur jaringan jalan. Kawasan ini mempunyai prospek ekonomi yang perlu dicermati oleh masyarakat luas.

Dari sisi arsitektur, Thoat Fauzi mengatakan, Telaga Kahuripan tidak hanya mengedepankan konsep lingkungan secara keseluruhan tapi juga memerhatikan fungsi hunian yang sehat. Sesuai tagline pengembang Telaga Kahuripan, yakni “Kembali ke Alam Indonesia” di cluster tertentu, konsep rumah yang dihadirkan benar-benar mengadopsi nuansa resor.

Baca Juga: Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Jadi Akses Baru Menuju GIIAS 2022 di BSD City

Menurutnya, tinggal di Telaga Kahuripan merupakan pilihan tepat, karena konsep hunian yang ditawarkan mempunyai desain yang menarik untuk dimiliki calon penghuni. Setiap unit memiliki sirkulasi udara sangat baik, ditambah lagi nuansa alami Telaga Kahuripan dan RTH yang memadai.

“Pandemi telah menggeser preferensi penghuni dalam memilih huniannya, tidak lagi berdasar style ataupun trend yang ter-update, namun lebih berorientasi pada hunian ‘sehat’ dengan unsur alam. Bukan lagi tentang minimalis, skandinavian, ataupun etnik-klasik, namun lebih kepada desain rumah dengan bukaan yang tepat dan optimal, guna menghadirkan pencahayaan dan penghawaan alami yang berkualitas,” jelas Thoat.

Kata dia, rumah dengan inner court yang menghadirkan unsur alam dan penghijauan dalam kesehariannya. Pada akhirnya, hunian yang mendukung kesehatan penghuninya dan berdampingan dengan alam adalah rumah yang tepat sebagai pilihan untuk tempat istirahat, merajut mimpi, dan tumbuh bersama membina keluarga.

Baca Juga: Kohler Experience Center Pertama di Indonesia Resmi Dibuka

“Dan semua itu sudah diaplikasikan dan sejalan dengan konsep pengembangan hunian masa kini yang ada di dalam kawasan perumahan Telaga Kahuripan ini,” katanya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU