PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — Tren rancangan hunian di koridor barat Jakarta terus mengalami pergeseran visual maupun fungsional. Setelah mendominasi pasar lewat desain modern tropis pada empat klaster terdahulu, Paramount Petals mengambil langkah berbeda pada peluncuran klaster kelima bertajuk Mimosa.
Mengusung gaya American Classic dengan sentuhan Art Deco pada interiornya, klaster ini dirancang untuk menjawab kejenuhan pasar terhadap arsitektur minimalis yang terlalu umum.
Baca Juga: Konstruksi Akses Tol Langsung Rampung 100%, Paramount Petals Rilis Klaster Mimosa
Kehadiran Klaster Mimosa bertepatan dengan momentum penting penataan kawasan kota mandiri seluas ±400 hektare tersebut.
Menariknya, Mimosa dirancang sebagai salah satu klaster terdepan yang terhubung langsung melalui Jalan Boulevard Sakura menuju akses tol langsung Jakarta-Tangerang KM 25.
Progres pembangunan fisik pintu tol tersebut kini telah rampung 100 persen dan memasuki tahap Pra-Uji Laik Fungsi (ULF) serta Uji Laik Operasi (ULO) sebelum dioperasikan penuh untuk umum.
Konektivitas terdepan ini secara signifikan memangkas durasi perjalanan dan mempermudah mobilitas penghuni menuju berbagai destinasi vital, seperti 15 menit menuju Gading Serpong, 20 menit ke Jakarta Barat, dan 30 menit menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Baca Juga: Sustainable Living Kian Jadi Standar, Paramount Petals Terapkan Sejak Tahap Perencanaan
Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land, memaparkan bahwa pengembangan kawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk merespons kebutuhan pasar modern.
“Paramount Petals memastikan pembangunan berkelanjutan terjadi secara paralel, tidak hanya dari segi infrastruktur dan fasilitas kota yang semakin lengkap, tetapi juga kebutuhan masyarakat akan hunian masa kini yang nyaman dan bernilai tinggi. Hal inilah yang melatarbelakangi kami menghadirkan ‘Mimosa’, hunian kelima Paramount Petals bergaya American Classic. Mengusung konsep ‘premium within reach‘, kami menghadirkan desain premium yang dapat dinikmati semua kalangan,” ujar Henry.
Selain unggul dari sisi lokasi terdepan dekat gerbang tol, Klaster Mimosa didukung oleh ekosistem kota mandiri yang sudah hidup. Penghuni dapat langsung memanfaatkan beragam fasilitas yang telah beroperasi di Petals Selatan, antara lain Community Club Paramount Petals, pusat kuliner Paramount Petals Taman Rasa, Pasar Modern Paramount Petals, hingga layanan kesehatan Bethsaida Clinic, dan area komersial lainnya.
Fasilitas skala kota lainnya juga terus dilengkapi secara bertahap, mulai dari Bethsaida Hospital, sarana pendidikan (sekolah), hingga area komersial dan hotel.
Baca Juga: Paramount Petals Mulai Serah Terima Klaster Lily, Perkuat Kepercayaan Konsumen
Guna menunjang kemudahan mobilitas harian, kini telah beroperasi pula transportasi kawasan shuttle bus kerja sama dengan DayTrans (bagian dari White Horse Group).
Layanan shuttle ini melayani rute langsung Paramount Petals menuju counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat, dan sebaliknya via Tol Jakarta-Tangerang. Pemilihan titik Grogol dinilai sangat strategis bagi penghuni karena terkoneksi dekat dengan stasiun kereta, titik integrasi moda transportasi Jakarta, hingga terminal bus.

Bukaan Luas dan Fleksibilitas Ruang Open Plan
Satu di antara keunikan yang ditawarkan Mimosa terletak pada kompromi antara estetika luar dan kebebasan pemilik rumah dalam menata ruang interior.
Bangunan kosongan (unfurnished) sengaja dirancang menggunakan pola open plan. Konsep ini memberi ruang gerak bagi penghuni untuk menyesuaikan tata letak furnitur tanpa terhalang sekat permanen.
Pengembang memberikan sentuhan Art Deco pada interior show unit sebagai inspirasi bagi calon pembeli. Gaya Art Deco dinilai memiliki karakter timeless yang menjembatani nuansa klasik dan modern lewat permainan garis lengkung (curve) serta profil dekoratif.
Baca Juga: Jalan Baru Paramount Petals Mulai Dimanfaatkan Warga, Mobilitas Curug Kian Mudah
Meski demikian, tata ruang bawah yang terbuka tetap memungkinkan penghuni menerapkan tema interior lain, mulai dari modern minimalis hingga earth tone.
Kebebasan penataan tersebut dipadukan dengan optimalisasi sirkulasi udara melalui sistem cross ventilation. Bukaan interior di sisi depan dan belakang rumah memaksimalkan pencahayaan alami sekaligus menjaga efisiensi energi.
Untuk hunian tipe lebar 8, area belakang disisakan taman seluas 15 hingga 20 meter persegi. Bentuk taman dibuat lebih cenderung persegi (square) ketimbang memanjang (linear), sehingga memudahkan pengembangan struktur bangunan (extended space) di masa mendatang jika dibutuhkan.
Detail Fasad dan Atap Mansard Bitumen

Secara arsitektural eksterior, fasad Klaster Mimosa Paramount Petals mengadopsi gaya American Modern. Ciri khas yang menonjol adalah penerapan bentuk atap mansard dengan penutup bahan aspal bitumen.
Penggunaan material bitumen dipilih bukan sekadar untuk mengejar tampilan visual yang terkesan premium, melainkan juga pertimbangan teknis keselamatan dan daya tahan.
Henry menambahkan detail arsitektural yang disematkan pada fasad bangunan.
“Mimosa memiliki desain atap mansard berbahan bitumen yang mewah, dilengkapi jendela berukuran besar dan wall lighting bergaya klasik, hingga detail profil architrave pada bagian entrance yang memikat. Penataan ruangnya berkonsep open plan yang lapang dan fleksibel, dengan taman belakang ekstra luas yang memaksimalkan ventilasi silang. Hunian ini hadir dalam dua tipe ukuran, yakni L6x12 dan L8x13/14 di mana keduanya hadir memenuhi tingginya permintaan konsumen,” terangnya.
Material bitumen memiliki bobot yang tergolong ringan dibanding genteng beton tradisional. Struktur atap bitumen dengan kemiringan khas mansard dinilai lebih aman terhadap risiko pergeseran.
Selain itu, rongga kosong di balik atap tinggi mampu menahan radiasi panas matahari sebelum masuk ke dalam ruang huni, menjadikan suhu dalam rumah tetap adem.
Elemen pendukung American Classic juga disematkan pada area entrance berupa profil architrave. Detail pengerjaan profil ini biasanya identik dengan rumah berukuran besar, namun kini berhasil diterapkan secara proporsional pada rumah tipe kompak.
Baca Juga: Paramount Land Raih Best Sustainable Township Developer di IndoBuildTech Awards 2026
Opsi Tipe Hunian dan Spesifikasi Ruang Klaster Mimosa Paramount Petals

Klaster Mimosa Paramount Petals berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 3 hektare dan merangkum sekitar 160 unit hunian. Pilihan tipe terbagi menjadi dua varian lebar utama, yakni lebar 6 (6×12 meter) dan lebar 8 (8×13 serta 8×14 meter).
Tipe lebar 6 memiliki luas bangunan 89 m². Sementara tipe lebar 8 memiliki luas bangunan 118 m² dengan pilihan luas tanah 104 m² atau 112 m².
Seluruh unit merupakan bangunan dua lantai dengan ketinggian floor-to-floor lantai dasar mencapai 3,4 meter dan floor-to-ceiling sekitar 2,8 meter.
Spesifikasi tata ruang tipe lebar 8 mencakup:
- 3 kamar tidur utama plus 1 kamar pembantu dengan area servis.
- 3+1 kamar mandi (termasuk akses area servis tersendiri).
- Kamar tidur anak berukuran standar 3×3 meter.
- Kamar tidur utama di lantai atas seluas kisaran 16–17 meter persegi.
- Ruang fleksibel di lantai dasar yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang kerja, ruang hobi, maupun kamar tidur lansia.
Baca Juga: Hampton @ Manhattan District Resmi Dibuka, Okupansi Tembus 81% di Gading Serpong
Di luar area hunian, klaster ini mengalokasikan porsi ruang terbuka hijau yang lebih luas dibandingkan klaster-klaster sebelumnya. Fasilitas pendukung di dalam lingkungan mencakup green corner, foyer garden, pocket garden, green spine, hingga children playground.
Fasilitas Pembiayaan dan Skema KPR
Kehadiran Klaster Mimosa Paramount Petals dipasarkan mulai dari kisaran harga Rp1,6 miliaran untuk tipe terkecil sementara tipe lebar 8 mulai Rp2,4 miliaran.
Guna memudahkan keterjangkauan transaksi, pengembang menggandeng sejumlah perbankan nasional, baik penyedia fasilitas KPR konvensional maupun perbankan syariah seperti BSI.

Ferry John Sihombing, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, menjelaskan kesiapan fasilitas pendukung serta skema pembiayaan yang ditawarkan selama periode peluncuran.
“Setiap unit Mimosa dilengkapi fitur istimewa berupa AC di ruang tidur utama, smart door lock, dan free IPKL 6 bulan. Periode penjualan berlangsung 8-28 Juli 2026, di mana konsumen dapat memanfaatkan promo Early Bird yang menarik. Tersedia berbagai cara pembayaran, dari Supercash, KPR DP 5% 3x, KPR DP 10% 10x, Tunai Bertahap DP 15% 1x Tenor 60x, dan Tunai Bertahap Tanpa DP 36x dan 60x,” tutur Ferry.
Baca Juga: Koridor Barat Jakarta Kian Strategis, Infrastruktur Dorong Lahirnya Growth Center Baru
Sebagai gambaran untuk calon konsumen double income, opsi cicilan KPR ditawarkan dengan skema yang kompetitif:
- Tipe Lebar 6: Estimasi cicilan KPR mulai dari Rp8 jutaan per bulan dengan opsi uang muka (DP) mulai 5 persen.
- Tipe Lebar 8: Estimasi cicilan KPR berada di kisaran Rp14 jutaan per bulan.
Ferry menambahkan, pengembang mengundang masyarakat untuk datang langsung melihat suasana kawasan kota mandiri ini guna menyaksikan wujud nyata komitmen pembangunan yang terus berjalan
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





