Saturday, October 23, 2021

Kementerian PUPR Percepat Pembangunan Rusus di NTT

Saat ini progres pembangunan rusus sudah mencapai 39,65 persen untuk masyarakat terdampak badai siklon tropis Seroja di NTT.

PropertiTerkini.com, (NTT) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) berupa rumah khusus (rusus) di Kabupaten Lembata dan Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembangunan rusus ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memulihkan kerusakan pascabencana banjir dan longsor akibat badai siklon tropis seroja yang terjadi di sejumlah wilayah di NTT.

Baca Juga: Konstruksi Precrafted dari Selo Group, Solusi Inovatif dan Efisien untuk Bangunan

Menurut Widiarto, Kepala Satuan Tugas Pelaksana Penanggulangan Bencana NTT dan NTB sesuai instruksi presiden saat ini tengah dilakukan pembangunan huntap di Kabupaten Lembata sebanyak 700 unit dan di Kabupaten Flores Timur sebanyak 300 unit. Kementerian PUPR akan terus berupaya untuk menyelesaikan pembangunan huntap ini agar masyarakat bisa segera menikmatinya.

Kementerian PUPR membangun sebanyak 700 unit rusus dibangun di 3 lokasi di Kabupaten Lembata yaitu Waesesa (173 unit, progres 77,14 persen), Tanah Merah (294 unit, progres 38,80 persen), dan Podu (233 unit, progres 8,9 persen). Pembangunan rusus sebanyak 300 unit di Kabupaten Flores Timur juga dilakukan di 3 lokasi yaitu Oyangbarang (50 unit, progres 84,9 persen), Saosina (195 unit, progres 20,61 persen), dan Nelelamadike (55 unit, progres 7,6 persen).

Baca Juga: Program Bedah Rumah Untuk Kampung Wisata di Danau Sentani

Pelaksanaan konstruksi dilakukan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor dan PT Virama Karya sebagai manajemen konsultan. Pekerjaan konstruksi telah dilakukan sejak April 2021 dan direncanakan selesai pada November 2021 mendatang. “Sampai saat ini, progres fisik konstruksi secara keseluruhan telah mencapai 39,65 persen,” kata Widiarto.

Direktur Rumah Khusus Direktorat Jenderal Perumahan Yusniewati mengatakan bahwa pembangunan rusus dilakukan dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) Type 36 yaitu teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat dengan menggunakan panel beton bertulang pada struktur utamanya.

Lebih lanjut, Yusniewati mengatakan, lingkup pekerjaan mencakup 3 bagian yaitu struktur (pondasi, kolom balok, rangka atap), arsitektur (lantai, dinding, pintu, jendela, penutup atap, plafond, toilet, dapur, aksesoris), serta MEP dan utilitas (utilitas, kelistrikan, pemipaan air), dan dilengkapi dengan sarana prasarana dasar (jalan lingkungan, drainase dan air bersih).

Baca Juga: Intip Penjualan Rumah Modern Minimalis di Kota Baru Paramount Petals

“Kita membangun huntap ini dengan pendekatan build back better and safer, tidak sekadar membangun kembali, tetapi membangun lebih baik dan lebih aman dari sebelumnya,” ujar Yusniewati.

BERITA TERKAIT

Pasang Iklan disini ...

PROPERTI TV

BERITA TERBARU