Friday, December 9, 2022

Jalan Lingkar Sepaku, Permudah Konektivitas Menuju IKN Nusantara

Pembangunan jalan lingkar Sepaku segmen 1 hingga segmen 3 hampir selesai dibangun dengan rata-rata progres fisik mencapai 77 persen.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (IKN NUSANTARA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di bidang konektivitas di Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya yang dikerjakan adalah pembangunan Jalan Lingkar Sepaku yang merupakan jalan nasional yang menjadi akses utama menuju IKN Nusantara.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan IKN, Kalimantan Timur sudah memasuki fase land development atau pemetaan lahan.

Baca Juga: Pembangunan Perumahan di IKN Peluang Membuka Kran Investasi di Daerah

“Setelah pemetaan lahan, pemerintah akan memulai pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan tol dan jalan nasional yang menjadi akses utama ke IKN Nusantara,” kata Basuki.

Pembangunan Jalan Lingkar Sepaku segmen 1 hingga segmen 3 hampir selesai dibangun dengan rata-rata progres fisik mencapai 77 persen. Alokasi APBN terbagi dalam tiga paket dengan total nilai Rp103,772 miliar.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Junaidi mengatakan bahwa panjang keseluruhan jalan yang dibiayai melalui APBN sekitar 2,91 kilometer.

“Pembangunan Jalan Lingkar Sepaku segmen 1 sepanjang 0,75 kilometer,  segmen 2 sepanjang 1,04 kilometer, dan  segmen 3, panjangnya 1,12 kilometer,” ujar Junaidi.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun 22 Tower Rusun Untuk Pekerja di IKN

Untuk pembangunan Jalan Lingkar Sepaku segmen 1 hingga 3 dilaksanakan melalui skema Multi Year Contract (MYC) lanjutan. Pelaksanaan pekerjaan segmen I oleh PT Prampus Inti Puspita dengan nilai kontrak kegiatannya senilai Rp46,693 miliar.

Kemudian, pembangunan Jalan Lingkar Sepaku segmen 2, dikerjakan PT Duta Mega Perkasa senilai Rp48,021 miliar. Selanjutnya, pembangunan segmen 3 dikerjakan PT Cipta Artha Borneo dengan anggaran sebesar Rp44,8 miliar.

Junaidi juga mengatakan bahwa saat ini, kegiatan pembangunan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4 sudah selesai tender sehingga dapat segera dilaksanakan.

Baca Juga: IKN Properti Expo Digelar, Pameran Properti Terbesar di Kaltim

“Tender proyek untuk pembangunan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4 telah dibuka dengan nilai pagu paket senilai Rp193,47 miliar, dan persiapan kontrak,” kata Junaidi.

Pembangunan IKN Nusantara akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2045 dengan mengusung konsep “Future Smart Forest City of Indonesia” sehingga tetap memperhatikan aspek lingkungan. Pada tahap awal di tahun 2022-2024, pembangunan yang akan menjadi prioritas Kementerian PUPR meliputi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 6.671 hektar.

Infrastruktur prioritas yang akan dibangun oleh Kementerian PUPR antara lain Istana Kepresidenan, masjid negara, perkantoran kementerian atau lembaga, penataan Kawasan Sumbu Kebangsaan dan Tripraja, hunian ASN, jalan akses dan jalan lingkungan tahap awal, serta infrastruktur dasar permukiman seperti penyediaan air baku melalui Bendungan Sepaku Semoi dan beberapa bendungan lainnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU