Friday, December 9, 2022

Pembangunan Perumahan di IKN Peluang Membuka Kran Investasi di Daerah

IKN Nusantara bukan menjadi saingan Kota Jakarta tapi upaya pemerintah menarik investasi dari negara tetangga agar mau berpindah dan berinvestasi ke Indonesia.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (BALIKPAPAN) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan potensi penyelenggaraan pembangunan perumahan di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sangat terbuka cukup luas dan diharapkan mampu menarik minat para investor untuk berinvestasi.

Hal ini dikatakan Iwan Suprijanto, dalam Dialog Perumahan bertemakan “Merajut Potensi Penyelenggaraan Perumahan di IKN Nusantara” di Balikpapan, Sabtu (20/8/2022).

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun 22 Tower Rusun Untuk Pekerja di IKN

Menurutnya, pembangunan perumahan di IKN Nusantara akan menunjang fungsi kota dan membuka peluang masuknya investasi. Pemerintah membuka peluang para pemangku kepentingan bidang perumahan untuk bisa berpartisipasi dalam pembangunan hunian IKN Nusantara.

Dialog perumahan tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2022 yang mengangkat tema “Kolaborasi Wujudkan Hunian Layak dan Terjangkau Untuk Semua”.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perumahan, perwakilan asosiasi pengembang di Kalimantan Timur seperti Realestat Indonesia (REI), Apersi, Himperra, Pemkot Balikpapan, Otorita IKN Nusantara dan perguruan tinggi.

Baca Juga: IKN Properti Expo Digelar, Pameran Properti Terbesar di Kaltim

Menurut Iwan, penetapan pembangunan IKN Nusantara bukan hanya sekadar membangun infrastruktur dan perumahan saja tapi juga mendorong distribusi serta pemerataan ekonomi di daerah.

Selain itu, desain IKN Nusantara adalah membangun kota baru dengan heterogenitas masyarakat dari seluruh wilayah di Indonesia. Membangun infrastruktur yang mampu mendukung aktivitas hidup penduduk kota dan menunjang aspek sosial ekonomi kerakyatan.

IKN ini di desain dengan masterplan yang baik bukan hanya sekadar ibukota tapi juga mampu mengundang global talent dan investasi dari berbagai perusahaan serta lembaga pendidikan kelas dunia.

Baca Juga: Hapernas Harus Jadi Momentum Tingkatkan Kolaborasi Pembangunan Perumahan

Iwan menegaskan, IKN Nusantara bukan menjadi saingan kota Jakarta tapi upaya pemerintah menarik magnet investasi dari negara tetangga agar mau berpindah dan berinvestasi ke Indonesia. Konsep wilayah IKN Nusantara di desain sekitar 256.000 Hektar semacam Daerah Khusus IKN Nusantara.

Dalam pengembangan saat ini pemerintah fokus pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Pemerintah juga telah membentuk otorita dan menunjuk Kepala Otorita yang tidak hanya bertanggung jawab sebagai Kepala Pemerintahan dan mengelola wilayah otorita serta masyarakat.

Pembangunan IKN Nusantara, menjadi tantangan yang ada sekaligus peluang membuka kran investasi di daerah. Dalam hal ini pemerintah hanya ambil porsi hanya 20 persen saja dan sisanya 80 persen untuk investasi peluang bagi para pengusaha dan pengembang perumahan untuk bisa partisipasi dalam menyediakan hunian bagi masyarakat.

Baca Juga: Pameran IPEX 2022 Digelar 9 Hari, Rumah Dijual Mulai Rp100 Jutaan

“Kami siap mendukung kemudahan investasi dan peraturan yang mampu mendukung penyediaan hunian layak dan terjangkau. Kami harap para pengembang perumahan dan pemerintah daerah bisa menjadi aktor utama dalam pembangunan perumahan di IKN Nusantara,” ujar Iwan.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU