Saturday, July 2, 2022

Groundbreaking Dimulainya Pembangunan Underpass Simpang Joglo Kota Surakarta

Diharapkan pada awal semester II tahun 2022 sudah siap penyedia jasanya sehingga akhir 2022 sudah mulai konstruksi.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (SURAKARTA) — Kementerian PUPR bersama Kementerian Perhubungan melakukan groundbreaking pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Solo Balapan – Kalioso dan Rekayasa Lalulintas guna kelancaran mobilitas di Simpang Joglo Kota Surakarta.

Acara groundbreaking ditandai dengan penekanan sirene oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Hedy Rahadian mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, di Simpang Joglo Surakarta, Sabtu (8/1/2022).

Baca Juga: Sepanjang 2021, Kementerian PUPR Rampungkan 7.075 Unit Rumah Susun

Menurut Budi Karya, jalanan di simpang Joglo, Kota Surakarta merupakan daerah dengan titik kemacetan tertinggi di Indonesia. Dari survei yang dilakukan kerja sama dengan UNS UGM, ada keharusan untuk melakukan rekayasa konstruksi agar kemacetan itu terurai.

“Timbulah satu ide membuat Elevated Art Bridge Composite,” kata Budi Karya. Melalui proyek ini, diharapkan bisa menyelesaikan masalah lalu lintas di Simpang Joglo ini, baik dari sisi headway kereta api, maupun jalur transportasi darat yang akan tetap berjalan.

Sementara itu Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kota Surakarta yang bersama Kementerian PUPR dapat bersinergi dengan baik dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di Simpang Joglo.

Baca Juga: Showcase Glazell, Muat Lebih Banyak, Untung Lebih Banyak

“Saat ini juga sedang disiapkan Nota Kesepahaman, sehingga masing-masing pihak mengetahui siapa berbuat apa dalam mengatasi kemacetan di Simpang Joglo,” ujar Hedy.

Menurut Hedy dukungan Kementerian PUPR antara lain melakukan pembangunan Underpass Jalan Nasional Jalan Ki Mangunsarkoro – Jalan Sumpah Pemuda. Disamping itu, turut terlibat dalam penyusunan desain manajemen lalu lintas. Simpang Joglo Kota Surakarta dan memberikan masukan teknis dalam pembangunan jalan layang kereta api. Seluruh pekerjaan direncanakan akan selesai pada tahun 2024.

Simpang Joglo sejak lama bermasalah, padahal jalur ini merupakan jalur logistik nasional non – tol penghubung Surabaya – Jakarta. Kementerian PUPR akan mendukung dengan membangun underpass di bawahnya. Saat ini sedang disiapkan untuk pembebasan lahan dan desain underpass. Diharapkan pada awal semester II tahun 2022 sudah siap penyedia jasanya sehingga akhir 2022 sudah mulai konstruksi.

Baca Juga: Amesta Living Surabaya Sukses Terjual, 300 Unit Rumah Tahap Pertama Segera Dibangun

Underpass tersebut memiliki total panjang total 434 meter dengan lebar 18 meter, dan konstruksinya ditargetkan akan rampung pada 2024 mendatang,” tambah Hedy.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan memberikan hasil yang baik pula. Sementara Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pembangunan elevated rail dan underpass di Joglo merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperlancar arus barang dan jasa dari Surakarta ke daerah lain dan sebaliknya.

Baca Juga: Hingga 2021 Akumulasi Jalan Tol yang Sudah Beroperasi Mencapai 2.489,2 Km

“Simpang Joglo merupakan salah satu titik dengan lalu lintas paling rumit di Surakarta, dengan Kondisi itu pula yang membuat pemanfaatan jalur kereta yang melalui Simpang Joglo tidak maksimal,” ujar Gibran.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU