BERITA TERKAIT

Sharp Hydro Heroes Dorong Pemberdayaan Ibu Muda di Bekasi

Program Sharp Hydro Heroes di Bekasi Utara melibatkan 20 ibu muda dengan pelatihan hidroponik, kewirausahaan, pemasaran digital, hingga edukasi pola makan beragam bagi keluarga.

PropertiTerkini.com(BEKASI) — Program Sharp Hydro Heroes kembali digelar PT Sharp Electronics Indonesia dengan menyasar ibu muda di Bekasi Utara, Jawa Barat.

Program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian hidroponik ini dirancang untuk menggabungkan keterampilan bercocok tanam dengan peluang ekonomi keluarga dan edukasi mengenai pangan bergizi.

Baca Juga: Sharp Class Perluas Pendidikan Vokasi, Cetak Talenta Industri Siap Kerja

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya di Karawang pada 2024 yang melibatkan generasi muda di sekitar lingkungan perusahaan, Sharp Hydro Heroes di Bekasi diarahkan lebih dekat dengan kebutuhan keluarga.

Sebanyak 20 peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan hidroponik, pengelolaan hasil panen, kewirausahaan, pemasaran digital, hingga pemahaman mengenai pola makan beragam dan konsumsi sayuran bagi anak.

Program ini memanfaatkan lahan berukuran 15 x 5 meter di area SAGA Life School, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara. Melalui sistem hidroponik, lahan yang relatif terbatas tersebut dimanfaatkan sebagai area produksi tanaman pangan sekaligus ruang belajar bagi peserta.

Sharp Hydro Heroes di Bekasi Tekankan Ekonomi Keluarga dan Gizi Anak

Pelaksanaan Sharp Hydro Heroes di Bekasi tidak dilepaskan dari persoalan pemenuhan gizi anak. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dicantumkan dalam materi program, prevalensi stunting di Kota Bekasi mencapai 11,7%, terdiri atas 2,5% anak sangat pendek dan 9,2% anak pendek.

Baca Juga: Sharp AIREST, AC Split Pertama di Dunia Berfilter MERV 14 Resmi Meluncur

Pemerintah Kota Bekasi juga menempatkan penurunan prevalensi stunting sebagai salah satu indikator pembangunan daerah. Dalam RPJMD Kota Bekasi 2025–2029, prevalensi stunting ditargetkan turun dari 9,05% pada 2025 menjadi 8,50% pada 2026 dan 7,06% pada 2029.

Konteks tersebut membuat program hidroponik ditempatkan bukan sekadar sebagai kegiatan pertanian. Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat sayuran dan pentingnya keberagaman makanan dalam mendukung kebutuhan nutrisi keluarga.

Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia mengatakan bahwa, melalui Sharp Hydro Heroes, Sharp ingin hadir lebih dekat dengan kebutuhan keluarga di sekitar kami.

“Kami percaya pemberdayaan perempuan tidak hanya berbicara mengenai peningkatan ekonomi, tetapi juga mengenai bagaimana seorang ibu dapat menjadi penggerak perubahan di dalam keluarganya, termasuk dalam membangun kebiasaan makan yang lebih sehat bagi anak-anak,” ujarnya.

Karena itu, kata dia, program ini tidak berhenti pada bagaimana menanam sayuran. “Kami ingin peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola hasilnya menjadi peluang ekonomi, sekaligus memahami nilai penting sayuran dan pola makan yang beragam bagi pertumbuhan keluarga,” ungkapnya lebih lanjut.

Baca Juga: Bukan Cuma Merek Top, Ini Rahasia Sharp Sabet Tiga Penghargaan Perangkat Rumah Tangga 2026

Pelatihan Sharp Hydro Heroes Mencakup Hidroponik hingga Pemasaran Digital

Sebanyak 20 peserta akan mengikuti pelatihan terstruktur yang mencakup sejumlah keterampilan praktis. Materinya meliputi dasar-dasar pertanian dan hidroponik, teknik penanaman dan perawatan, pengelolaan serta pemanenan hasil pertanian, hingga pengolahan hasil panen.

Aspek bisnis juga menjadi bagian dari program. Peserta akan diperkenalkan pada dasar-dasar kewirausahaan, perhitungan sederhana biaya dan potensi usaha, pemasaran serta branding produk, dan pemanfaatan media sosial untuk memperluas pasar.

Dengan materi tersebut, hidroponik diarahkan menjadi keterampilan produktif yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan.

Peserta juga didorong memanfaatkan kanal digital untuk memperkenalkan produk dan membangun pelanggan. Pendekatan ini memberi ruang bagi ibu muda untuk mengembangkan aktivitas produktif tanpa melepaskan peran dalam keluarga.

Pemilihan peserta dilakukan melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan domisili, kesiapan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, serta komitmen untuk mengembangkan keterampilan hidroponik dan menerapkannya bagi peningkatan ekonomi maupun kesehatan keluarga.

Baca Juga: Air Limbah Dipakai Lagi, GIIC Kota Deltamas Perkuat Konsep Industri Berkelanjutan

Pemanfaatan lahan berukuran 15 x 5 meter menjadi salah satu aspek menarik dari program ini. Hidroponik memungkinkan aktivitas budidaya tanaman dilakukan pada ruang yang relatif terbatas sehingga relevan dengan konteks lingkungan perkotaan.

Dalam Sharp Hydro Heroes, lahan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai lokasi produksi. Area hidroponik sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk memahami proses budidaya, perawatan, panen, dan pengelolaan hasil pertanian.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana ruang terbatas dapat diberi fungsi produktif sekaligus edukatif. Bagi keluarga di kawasan perkotaan, aktivitas serupa juga berkaitan dengan pengenalan sumber pangan dan pola konsumsi yang lebih beragam.

Sharp Hydro Heroes Dimulai dari Karawang

Sharp Hydro Heroes bukan program yang baru pertama kali dijalankan. Sharp memperkenalkannya di Karawang pada November 2024 dengan melibatkan 20 pemuda dan pemudi dari lingkungan sekitar perusahaan.

Baca Juga: Paramount Petals Dorong Lingkungan Sehat melalui Layanan Kesehatan dan Kebun PKK

Program tersebut memberikan pelatihan dasar pertanian, teknik hidroponik, pemasaran digital, dan kewirausahaan. Hasilnya kemudian terlihat melalui panen perdana tanaman selada pada Januari 2025.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu dasar bagi Sharp untuk membawa program dengan pendekatan yang disesuaikan ke Bekasi.

Dalam pelaksanaannya di Bekasi, Sharp menggandeng Benihbaik.com sebagai mitra yang mendukung penyediaan sumber daya, jaringan, serta pendampingan terkait pengembangan program sosial dan keberlanjutan.

“Bagi kami, program pemberdayaan akan memiliki makna ketika pengetahuan yang diberikan dapat menjadi bekal untuk menciptakan perubahan nyata,”kata Firdaus Juli, Chief of Strategic & Business Development, Benihbaik.com.

Menurutnya, Sharp Hydro Heroes tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi terus memberikan pendampingan agar para peserta dapat mengembangkan keterampilannya.

“Kami ingin agar mereka dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi keluarga dan memiliki potensi untuk menjadi sumber penghasilan,” tambah Firdaus.

Baca Juga: Kolaborasi Nestlé Indonesia, Waste4Change, dan Arkadia Green Park Bangun Kebiasaan Kelola Sampah

Sharp Kaitkan Program dengan Sejumlah Target SDGs

Dari sisi keberlanjutan, Sharp mengaitkan Sharp Hydro Heroes dengan sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs).

Program ini mencakup SDG 2 atau Zero Hunger, melalui pengenalan pangan yang lebih beragam dan bergizi serta praktik pertanian berkelanjutan. Aspek kesehatan keluarga juga dikaitkan dengan SDG 3 atau Good Health and Well-being.

Sementara pemberdayaan ibu muda berkaitan dengan SDG 5 atau Gender Equality, terutama melalui peningkatan keterampilan, akses ekonomi, dan kemandirian produktif perempuan.

Program tersebut juga dikaitkan dengan SDG 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 10 tentang pengurangan kesenjangan, serta SDG 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Sharp Indonesia Tanam 600 Pohon untuk Pulihkan Habitat Elang Jawa di Bogor

Bagi Sharp, ukuran keberhasilan program tidak semata dilihat dari hasil panen. Dampak yang diharapkan mencakup bertambahnya keterampilan ekonomi peserta, meningkatnya pemahaman keluarga terhadap makanan bergizi, serta pemanfaatan lahan agar memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Pandu Setio, PR & Brand Communication Department Head, PT Sharp Electronics Indonesia menambahkan, Sharp Hydro Heroes harus dapat tumbuh menjadi sebuah gerakan kecil yang memberikan dampak nyata bagi keluarga.

“Ketika seorang ibu memiliki pengetahuan, keterampilan dan kesempatan untuk berkembang, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh anak, keluarga dan lingkungan di sekitarnya,” katanya.

“Inilah yang ingin kami hadirkan melalui Sharp Hydro Heroes bukan sekadar program menanam sayuran, tetapi sebuah upaya untuk menanam pengetahuan, menumbuhkan kemandirian dan memanen masa depan yang lebih baik bagi keluarga Indonesia,” lanjut Pandu.

Bagi masyarakat perkotaan, program semacam ini mempertemukan sejumlah isu yang semakin beririsan: pemanfaatan ruang terbatas, keterampilan ekonomi keluarga, akses pangan segar, serta literasi mengenai konsumsi makanan bergizi.

Baca Juga: Pesta Rakyat 2026 di GWK Cultural Park Libatkan Komunitas Lokal

Sharp Hydro Heroes di Bekasi pun menjadi kelanjutan dari pendekatan Sharp yang menggabungkan pemberdayaan masyarakat dengan isu lingkungan dan kesehatan keluarga melalui aktivitas yang dapat diterapkan secara langsung di tingkat komunitas.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page